rajatv
Ibu Muda Lindungi Anak Balitanya Hingga Napas Terakhir dari Awan Panas Erupsi Gunung Semeru

Ibu Muda Lindungi Anak Balitanya Hingga Napas Terakhir dari Awan Panas Erupsi Gunung Semeru

6 Des 2021
1565x
Ditulis oleh : Admin

Kisah pilu ibu dan anak terjadi saat erupsi Gunung Semeru, Lumajang. Ibu muda usia 25 tahun ini memeluk erat balitanya hingga napas terakhir dari awan panas Semeru.

Jenazah ibu muda dan anak balitanya ditemukan petugas dalam posisi berpelukan. Si Ibu melindungi balitanya dari awan panas Semeru dan keduanya tak sempat melarikan diri dari awan panas tersebut.

Kejadian pilu ini terjadi di Dusun Curah Kobokan, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.

Ibu dan anak balitanya ini tertimbun abu vulkanik.

Jenazah ibu dan anak balitanya ini ditemukan oleh relawan Garda Pemuda (GP) Baret Nasdem Jember yang ikut dalam proses evakuasi bersama TRC BPBD Jember.

Lokasi ibu dan anaknya ini berada di dalam rumah yang atapnya sudah hancur dan pondasi tertimbun abu vulkanik.

“Saat tadi proses evakuasi, kita menemukan jenazah ibu peluk anak. Sekitar pukul 06.30 pagi,” kata Ketua Tim SRU 1 Relawan Baret Nasdem Jember Raditya dikonfirmasi melalui ponselnya, Minggu (5/12/2021).

Saat ditemukan, ibu dan anaknya ini berada di bawah tumpukan pasir debu abu vulkanik setebal kurang lebih 2 meter.

Relawan awalnya menemukan korban hanya bagian telapak tangannya yang berada di permukaan pasir.

Belum diketahui terkait identitas ibu dan anak balitanya ini.

Raditya menceritakan, timnya datang ke lokasi atas atas permintaan seorang kakek yang panik minta pertolongan menyelamatkan anak dan cucunya.

“Karena panik tidak sempat menanyakan namanya si kakek. Kita langsung berangkat ke lokasi pukul 6 pagi tadi. Saat itu kita temukan korban, ibu peluk anak, yang merupakan cucu dan anak dari si kakek,” katanya.

“Saat itu si kakek (teriak) histeris. Iki putuku mas, iki putuku (ini cucuku mas, ini cucuku),” jelasnya.

Ibu muda ini kisaran umur antara 25 – 30 tahun. Sementara anaknya masih usia balita dan dalam posisi digendong.

“Anaknya masih balita dalam posisi digendong. Tidak bisa dikenali dan kulitnya banyak terkelupas. Hanya diketahui dari pakaian sobek dan warnanya. Posisi awal di bawah tumpukan pasir,” jelas Raditya.

Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati dan baru bisa dievakuasi sekitar pukul 7.30 WIB. Dengan menggali tumpukan pasir menggunakan sekop dan alat seadanya.

“Lokasi tepatnya di ujung perkampungan, Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo,” ucapnya

(hajinews)

Berita Terkait
Baca Juga:
Tips Olahraga Sambil Bekerja di Rumah

Tips Olahraga Sambil Bekerja di Rumah

Tips      

27 Sep 2021 | 1414


Bekerja di rumah saja bukan menjadi alasan untuk tidak berolahraga. Apalagi di saat pandemi, tubuh perlu tetap sehat untuk menjaga imunitas tubuh. Atlit Olimpiade Inggris sekaligus ...

Pesantren Al Masoem

Islamic Full Day School Janjang SMP Favorit di Bandung

     

17 Mei 2024 | 875


SMP Islam di Bandung semakin diminati oleh masyarakat, terutama yang menawarkan konsep Full Day School. Salah satu SMP Favorit di Bandung yang menerapkan konsep Islamic Full Day School ...

Ini Dosa Istri Kepada Suami yang Sering Diabaikan, Ingat Neraka Ganjarannya

Ini Dosa Istri Kepada Suami yang Sering Diabaikan, Ingat Neraka Ganjarannya

Tips      

21 Okt 2022 | 1248


Gus Baha pernah dalam salah satu kesempatan khutbah menyampaikan perbuatan dosa yang sering dilakukan istri kepada suami tanpa disadari menyeretnya ...

Inilah Pemandangan Air Terjun Bak Di Dunia Berbeda

Inilah Pemandangan Air Terjun Bak Di Dunia Berbeda

Wisata      

18 Feb 2021 | 2100


Pemandangan air terjun berikut ini yang ada di dunia yang sangat indah dan dapat menghilangkan rasa stres karena pekerjaan dan rasa bosan, cara ampuh untuk merilekskan adalah pergi ke ...

Percetakan Terbaik dengan Kualitas Bagus dan Harga Murah

Percetakan Terbaik dengan Kualitas Bagus dan Harga Murah

Teknologi      

20 Jan 2023 | 1420


Percetakan adalah proses produksi massal dari dokumen cetak, contohnya buku, majalah, katalog, brosur dan yang lainnya bisa anda dapatkan di percetakan bandung. Proses ini meliputi beberapa ...

Perlunya Diversifikasi Investasi untuk Situasi Pasar yang Tidak Menentu Seperti Saat Ini

Perlunya Diversifikasi Investasi untuk Situasi Pasar yang Tidak Menentu Seperti Saat Ini

Tips      

8 Okt 2021 | 2321


Kondisi ekonomi global saat ini masih dipengaruhi oleh pandemi covid 19 yang masih belum menemukan titik terang kapan akan berakhir sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi saat ini. Hal ...