RajaKomen
Ibu Muda Lindungi Anak Balitanya Hingga Napas Terakhir dari Awan Panas Erupsi Gunung Semeru

Ibu Muda Lindungi Anak Balitanya Hingga Napas Terakhir dari Awan Panas Erupsi Gunung Semeru

6 Des 2021
1532x
Ditulis oleh : Admin

Kisah pilu ibu dan anak terjadi saat erupsi Gunung Semeru, Lumajang. Ibu muda usia 25 tahun ini memeluk erat balitanya hingga napas terakhir dari awan panas Semeru.

Jenazah ibu muda dan anak balitanya ditemukan petugas dalam posisi berpelukan. Si Ibu melindungi balitanya dari awan panas Semeru dan keduanya tak sempat melarikan diri dari awan panas tersebut.

Kejadian pilu ini terjadi di Dusun Curah Kobokan, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.

Ibu dan anak balitanya ini tertimbun abu vulkanik.

Jenazah ibu dan anak balitanya ini ditemukan oleh relawan Garda Pemuda (GP) Baret Nasdem Jember yang ikut dalam proses evakuasi bersama TRC BPBD Jember.

Lokasi ibu dan anaknya ini berada di dalam rumah yang atapnya sudah hancur dan pondasi tertimbun abu vulkanik.

“Saat tadi proses evakuasi, kita menemukan jenazah ibu peluk anak. Sekitar pukul 06.30 pagi,” kata Ketua Tim SRU 1 Relawan Baret Nasdem Jember Raditya dikonfirmasi melalui ponselnya, Minggu (5/12/2021).

Saat ditemukan, ibu dan anaknya ini berada di bawah tumpukan pasir debu abu vulkanik setebal kurang lebih 2 meter.

Relawan awalnya menemukan korban hanya bagian telapak tangannya yang berada di permukaan pasir.

Belum diketahui terkait identitas ibu dan anak balitanya ini.

Raditya menceritakan, timnya datang ke lokasi atas atas permintaan seorang kakek yang panik minta pertolongan menyelamatkan anak dan cucunya.

“Karena panik tidak sempat menanyakan namanya si kakek. Kita langsung berangkat ke lokasi pukul 6 pagi tadi. Saat itu kita temukan korban, ibu peluk anak, yang merupakan cucu dan anak dari si kakek,” katanya.

“Saat itu si kakek (teriak) histeris. Iki putuku mas, iki putuku (ini cucuku mas, ini cucuku),” jelasnya.

Ibu muda ini kisaran umur antara 25 – 30 tahun. Sementara anaknya masih usia balita dan dalam posisi digendong.

“Anaknya masih balita dalam posisi digendong. Tidak bisa dikenali dan kulitnya banyak terkelupas. Hanya diketahui dari pakaian sobek dan warnanya. Posisi awal di bawah tumpukan pasir,” jelas Raditya.

Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati dan baru bisa dievakuasi sekitar pukul 7.30 WIB. Dengan menggali tumpukan pasir menggunakan sekop dan alat seadanya.

“Lokasi tepatnya di ujung perkampungan, Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo,” ucapnya

(hajinews)

Berita Terkait
Baca Juga:
Jenis-Jenis Soal Kompetensi Bidang dalam Tes BUMN

Jenis-Jenis Soal Kompetensi Bidang dalam Tes BUMN

Tips      

27 Maret 2025 | 511


Tes BUMN adalah salah satu langkah penting dalam proses seleksi untuk memasuki Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di tengah semakin ketatnya persaingan untuk bergabung dengan ...

pesantren al-masoem

Pendidikan Karakter untuk Meningkatkan Prestasi Akademik di Pesantren Modern Al Masoem

Pendidikan      

11 Jul 2024 | 650


Pendidikan karakter telah menjadi aspek penting dalam menunjang prestasi akademik para siswa di Pesantren Modern Al Masoem, sebuah lembaga pendidikan Islam di Bandung yang menawarkan SMA ...

Hati-Hati, Investasi Modus Jual Aplikasi Robot Trading

Hati-Hati, Investasi Modus Jual Aplikasi Robot Trading

Tips      

20 Jan 2022 | 1376


Bareskrim Polri membongkar penipuan investasi dengan modus menjual aplikasi Robot Trading Evotrade secara ilegal. Dalam perkara tersebut, Bareskrim menetapkan enam orang tersangka di ...

Adaptasi Kampanye Digital Marketing 2026 terhadap Dinamika Perubahan Perilaku Konsumen Global

Adaptasi Kampanye Digital Marketing 2026 terhadap Dinamika Perubahan Perilaku Konsumen Global

Tips      

6 Jan 2026 | 158


Adaptasi kampanye digital marketing 2026 menjadi kebutuhan strategis seiring meningkatnya perubahan perilaku konsumen global. Konsumen tidak lagi bertindak berdasarkan pola lama, melainkan ...

Bagaimana Cara Membaca Hasil Seleksi IPB dengan Benar?

Bagaimana Cara Membaca Hasil Seleksi IPB dengan Benar?

Pendidikan      

25 Apr 2025 | 434


Menghadapi hasil seleksi IPB (Institut Pertanian Bogor) bisa menjadi momen yang mendebarkan bagi calon mahasiswa. Banyak yang merasa cemas dan bertanya-tanya bagaimana cara membaca hasil ...

Strategi Digital Masa Depan: Menguasai Kompetisi melalui Pendekatan Baru Internet Marketing 2026

Strategi Digital Masa Depan: Menguasai Kompetisi melalui Pendekatan Baru Internet Marketing 2026

Tips      

12 Des 2025 | 110


Perubahan signifikan dalam perilaku konsumen dan berkembangnya teknologi digital menjadikan strategi pemasaran online semakin kompleks. Untuk bersaing secara efektif, perusahaan perlu ...