RajaKomen
Ibu Muda Lindungi Anak Balitanya Hingga Napas Terakhir dari Awan Panas Erupsi Gunung Semeru

Ibu Muda Lindungi Anak Balitanya Hingga Napas Terakhir dari Awan Panas Erupsi Gunung Semeru

6 Des 2021
1493x
Ditulis oleh : Admin

Kisah pilu ibu dan anak terjadi saat erupsi Gunung Semeru, Lumajang. Ibu muda usia 25 tahun ini memeluk erat balitanya hingga napas terakhir dari awan panas Semeru.

Jenazah ibu muda dan anak balitanya ditemukan petugas dalam posisi berpelukan. Si Ibu melindungi balitanya dari awan panas Semeru dan keduanya tak sempat melarikan diri dari awan panas tersebut.

Kejadian pilu ini terjadi di Dusun Curah Kobokan, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.

Ibu dan anak balitanya ini tertimbun abu vulkanik.

Jenazah ibu dan anak balitanya ini ditemukan oleh relawan Garda Pemuda (GP) Baret Nasdem Jember yang ikut dalam proses evakuasi bersama TRC BPBD Jember.

Lokasi ibu dan anaknya ini berada di dalam rumah yang atapnya sudah hancur dan pondasi tertimbun abu vulkanik.

“Saat tadi proses evakuasi, kita menemukan jenazah ibu peluk anak. Sekitar pukul 06.30 pagi,” kata Ketua Tim SRU 1 Relawan Baret Nasdem Jember Raditya dikonfirmasi melalui ponselnya, Minggu (5/12/2021).

Saat ditemukan, ibu dan anaknya ini berada di bawah tumpukan pasir debu abu vulkanik setebal kurang lebih 2 meter.

Relawan awalnya menemukan korban hanya bagian telapak tangannya yang berada di permukaan pasir.

Belum diketahui terkait identitas ibu dan anak balitanya ini.

Raditya menceritakan, timnya datang ke lokasi atas atas permintaan seorang kakek yang panik minta pertolongan menyelamatkan anak dan cucunya.

“Karena panik tidak sempat menanyakan namanya si kakek. Kita langsung berangkat ke lokasi pukul 6 pagi tadi. Saat itu kita temukan korban, ibu peluk anak, yang merupakan cucu dan anak dari si kakek,” katanya.

“Saat itu si kakek (teriak) histeris. Iki putuku mas, iki putuku (ini cucuku mas, ini cucuku),” jelasnya.

Ibu muda ini kisaran umur antara 25 – 30 tahun. Sementara anaknya masih usia balita dan dalam posisi digendong.

“Anaknya masih balita dalam posisi digendong. Tidak bisa dikenali dan kulitnya banyak terkelupas. Hanya diketahui dari pakaian sobek dan warnanya. Posisi awal di bawah tumpukan pasir,” jelas Raditya.

Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati dan baru bisa dievakuasi sekitar pukul 7.30 WIB. Dengan menggali tumpukan pasir menggunakan sekop dan alat seadanya.

“Lokasi tepatnya di ujung perkampungan, Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo,” ucapnya

(hajinews)

Berita Terkait
Baca Juga:
Toko Roti Gempol, Kuliner Roti Bakar Legendaris di Kota Bandung

Toko Roti Gempol, Kuliner Roti Bakar Legendaris di Kota Bandung

Wisata      

30 Des 2019 | 2533


Roti gempol merupakan salah satu kuliner legendaris yang bisa dijumpai di kota kembang. Karena rasanya yang dikenal khas dan melegenda, toko roti itu pun ramai pengunjung. Resep roti yang ...

rajakomen

Google AdSense Masih Jadi Sumber Pendapatan Utama Publisher, Tapi Ada Tantangan Besar

Tips      

28 Jan 2026 | 104


Google AdSense hingga saat ini masih menjadi salah satu sumber pendapatan terbesar bagi para publisher website. Namun, kanyataannya, tidak sedikit publisher yang menghadapi kendala serius ...

Saya Masuk, Duit NU Rp 500 Juta, Sekarang Rp 1,8 Triliun

Saya Masuk, Duit NU Rp 500 Juta, Sekarang Rp 1,8 Triliun

Tips      

15 Des 2021 | 1576


Ketua Umum Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengungkap pencapaiannya dalam memimpin NU selama 10 tahun terakhir. Ia mengaku sudah banyak memajukan NU dari segi ekonomi ...

Sosial Media

Peran Jasa Buzzer dalam Meningkatkan Interaksi dan Kredibilitas di Media Sosial

Tips      

2 Apr 2025 | 460


Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi salah satu alat utama untuk berinteraksi dan membangun hubungan dengan audiens. Banyak individu dan perusahaan yang berjuang untuk ...

Penanganan Autisme Sejak Dini Lebih Baik

Penanganan Autisme Sejak Dini Lebih Baik

Pengetahuan      

1 Jan 2020 | 2079


Autisme sudah bukan hal baru di telinga masyarakat. Akan tetapi, masih ada kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait dengan autisme. Misalnya, anggapan bahwa anak autisme dapat muncul ...

Peran Penting Kubah dan Maknanya dalam Pembangunan Masjid

Peran Penting Kubah dan Maknanya dalam Pembangunan Masjid

Lifestyle      

4 Feb 2026 | 285


Kubah menjadi dalah satu elemen arsitektur yang paling mudah dikenali dan memiliki nilai simbolik yang sangat kuat. Sejak dahulu hingga sekarang, kubah tidak hanya berfungsi sebagai penutup ...