rajatraffic
Kematian adalah Pasti Maka Bersiaplah

Kematian adalah Pasti Maka Bersiaplah

13 Agu 2021
237x
Ditulis oleh : Admin

Data menunjukkan bahwa beberapa minggu terakhir, angka kematian akibat Covid-19 begitu tinggi. Setiap hari kita disuguhi berita duka. Bahkan kita dapat melihat sendiri dengan mata kepala kita kerabat, teman, dan tetangga kita satu demi satu berguguran.

Hadirin, sudahkah kematian demi kematian yang ada di sekitar kita menjadi nasihat bagi kita? Sudahkah takziah yang kita lakukan menjadi tausiah bagi kita semua? Maut adalah kepastian yang tidak dapat dimajukan atau pun dimundurkan barang sesaat pun. Malaikat maut tidak permisi kepada orang yang sehat.

Malaikat maut juga tidak minta izin kepada seorang anak atau pun remaja. Ajal tidak menunggu kita sakit. Ajal juga tidak menanti masa tua kita. Jika telah datang waktunya, siapa pun pasti akan menemui ajalnya. Oleh karena itu, persiapan menuju kematian semestinya kita lakukan dalam setiap tarikan nafas kita.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Allah ta’ala berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ وَاِنَّمَا تُوَفَّوْنَ اُجُوْرَكُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ ۗ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَاُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ اِلَّا مَتَاعُ الْغُرُوْرِ (آل عمران:١٨٥ )

Maknanya: “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasan kalian. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya” (QS Ali ‘Imran: 185).

Dalam ayat lain, Allah ta’ala berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ (آل عمران: ١٠٢)

Maknanya: “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim” (QS Ali ‘Imran: 102).

Allah ta’ala juga berfirman:

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتّٰى يَأْتِيَكَ الْيَقِيْنُ (الحجر: ٩٩)

Maknanya: “Dan sembahlah Tuhanmu sampai yakin (ajal) datang kepadamu” (QS al Hijr: 99).

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Melalui ayat yang pertama, Allah memberitahu kita bahwa setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Dalam ayat yang kedua, Allah memerintahkan kita wafat dalam keadaan Muslim. Dan dalam ayat yang ketiga, Allah memerintahkan kita beribadah hingga ajal menjemput.

Diriwayatkan dalam Mushannaf Ibni Abi Syaibah bahwa suatu ketika malaikat Izra’il masuk ke ruangan Nabi Sulaiman ‘alaihissalam dalam rupa seorang manusia. Sang malaikat tiba-tiba memandang lekat-lekat salah seorang yang hadir di majelis Nabi Sulaiman. Setelah malaikat Izra’il keluar ruangan, laki-laki itu bertanya kepada Nabi Sulaiman tentang orang yang memandangnya lekat-lekat. Kemudian Nabi Sulaiman memberitahunya bahwa orang itu adalah malaikat Izra’il. Laki-laki tersebut lalu meminta kepada Nabi Sulaiman agar memerintahkan angin membawanya ke negeri India. Beberapa waktu kemudian, malaikat Izra’il kembali mendatangi Nabi Sulaiman. Nabi Sulaiman bertanya kepadanya: Kenapa engkau memandang laki-laki itu dengan lekat? Malaikat menjawab: Aku heran, kenapa ia berada di ruanganmu pahahal aku diperintahkan oleh Allah mencabut ruhnya di India. Hadirin, di mana pun kita berada, jika sudah tiba ajal, malaikat maut pasti mencabut nyawa kita.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Yang semestinya ditakutkan oleh seorang Muslim bukanlah kematian. Yang seharusnya dikhawatirkan adalah mati dalam keadaan su’ul khatimah. Seseorang yang di masa mudanya ahli ibadah bukan jaminan akhir hayatnya akan husnul khatimah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menegaskan:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالخَوَاتِيْمِ (رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ)

Maknanya: “Sesungguhnya yang menjadi penentu adalah perbuatan di akhir hayat” (HR al-Bukhari).

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Janganlah kita menunda-nunda taubat. Saat ini juga kita bertaubat dari semua dosa. Dosa kecil yang dilakukan terus menerus dapat mengantarkan seseorang melakukan dosa besar. Dan dosa besar yang dilakukan terus-menerus dapat menyebabkan seseorang mati dalam keadaan su’ul khatimah. Na’udzu billahi min dzalik.

Diceritakan bahwa seorang ulama salaf yang bernama Imam al-Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah memiliki seorang murid yang sedang sakit keras. Menjelang kematian sang murid, Imam al Fudhail menjenguknya dan menuntunnya membaca dua kalimat syahadat. Si murid tidak mampu mengucapkannya. Beberapa kali dituntun, si murid tetap tidak mampu mengucapkan dua kalimat syahadat. Bahkan sang murid kemudian mengatakan: Saya terbebas dari dua kalimat syahadat. Sang murid pada akhirnya mati dalam keadaan su’ul khatimah, mati kafir. Imam al Fudhail gemetar badannya dan menangis karena takut kepada Allah ta’ala. Beberapa waktu kemudian, Imam al Fudhail bermimpi melihat muridnya sedang diseret dimasukkan ke dalam neraka. Imam al Fudhail bertanya kepadanya: Kenapa hal ini bisa terjadi, apa yang telah engkau lakukan? Sang murid menjawab: Wahai guruku, aku dulu sering membicarakan kejelekan teman-temanku dan hasud kepada mereka hingga aku sampai ke keadaan seperti ini dan mati kafir.

Hadirin jamaah shalat Jumat rahimakumullah, Demikian khutbah singkat pada siang hari yang penuh keberkahan ini. Semoga bermanfaat dan membawa barakah bagi kita semua. Amin.

Berita Terkait
Baca Juga:
Inilah Pemandangan Air Terjun Bak Di Dunia Berbeda

Inilah Pemandangan Air Terjun Bak Di Dunia Berbeda

Wisata      

18 Feb 2021 | 263


Pemandangan air terjun berikut ini yang ada di dunia yang sangat indah dan dapat menghilangkan rasa stres karena pekerjaan dan rasa bosan, cara ampuh untuk merilekskan adalah pergi ke ...

Pentingnya Menjaga Sopan Santun Ketika Masa Remaja

Pentingnya Menjaga Sopan Santun Ketika Masa Remaja

Tips      

10 Jun 2020 | 1114


Dalam bersosialisasi hal yang paling penting dan utama adalah menjaga sopan santun. Dengan kita menunjukkan sikap sopan santun, seseorang yang melihat kita jadi semakin menghargai dengan ...

Usaha Ternak Cacing, Menjijikkan tapi Untungnya Amat Menjanjikan

Usaha Ternak Cacing, Menjijikkan tapi Untungnya Amat Menjanjikan

Pengetahuan      

8 Jan 2020 | 502


Tidak banyak orang dari kita yang memiliki ide cemerlang untuk memulai usaha yang belum pernah orang lain lakukan. Lain halnya dengan Abdul Azis Adam Maulida. Sarjana teknik industri di ...

Tips Mengenakan Turban Agar Terlihat Chic

Tips Mengenakan Turban Agar Terlihat Chic

Tips      

24 Des 2019 | 417


Tak ada orang yang tak cocok mengenakan turban. Ya, semua bisa bergaya dengan turban. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengoreksi kekurangan yang ada, sehingga bisa selalu tampil ...

Bakso, Olahan Daging Bulat Kecil dari Tiongkok untuk Dunia

Bakso, Olahan Daging Bulat Kecil dari Tiongkok untuk Dunia

Kuliner      

8 Jan 2020 | 481


Hidangan bakso saat ini dapat dengan mudah ditemukan di berbagai negara di dunia. Tentunya, dengan modifikasi bahan dan cara penyajian yang beraneka ragam. Akan tetapi, bakso merupakan ...

Menjadi Ibu yang Baik dan Wanita Karir di Indonesia Bisa Dijalankan Beriringan, Ini Dia Caranya

Menjadi Ibu yang Baik dan Wanita Karir di Indonesia Bisa Dijalankan Beriringan, Ini Dia Caranya

Tips      

20 Mei 2020 | 404


Menjadi wanita karir di Indonesia memang gampang-gampang susah. Hal ini karena adanya stigma dari masyarakat yang seringkali menganggap bahwa wanita karir akan sulit menjalankan perannya ...