rajatrafficNET
Memindahkan Perasaan Cemas pada diri Anak

Memindahkan Perasaan Cemas pada diri Anak

11 Jan 2020
332x
Ditulis oleh : Admin

Tidak semua orangtua cukup peduli terhadap perkembangan moral anak yang berkaitan dengan integritas diri anak. Namun, yang harus dipahami oleh seluruh orangtua bahwa setiap anak itu terlahir baik, suci, fitrah, seperti kertas putih. Orangtua sebagai lingkungan awal, akan menjadi "tinta pertama” yang akan menggoreskan apakah anak itu baik atau buruk. Jadi, orangtua adalah arsitek pertama yang membangun pijakan dasar bagi pembentukan sendi-sendi kepribadian anak-anaknya.

Ibaratnya petani yang menabur benih. Ketika tanaman itu tumbuh, pemberian pupuk dan perawatan yang diberikan akan menentukan "kualitas pohon" yang dihasilkan. Jika benih dan pupuknya cukup baik, insyaallah akan menghasilkan kualitas pohon yang baik dan sebaliknya meskipun memiliki benih yang baik, tetapi pupuknya tidak baik, jangan berharap akan menuai hasil yang baik, apalagi jika benih dan pupuknya tidak baik. Jadi janganlah heran, bahwa apa yang kita tanam, akan menjadi hasil yang kita tuai.

Remaja secara keseluruhan adalah individu yang benar-benar berada dalam kondisi perubahan yang menyeluruh menuju ke arah kesempurnaan sehingga remaja digolongkan pada individu yang sedang tumbuh dan berkembang. Elizabeth Hurlock, ahli psikologi perkembangan menyatakan bahwa masa remaja adalah masa transisi sebagai peralihan dari anak-anak menjadi dewasa. Dalam setiap masa peralihan, status individu tidaklah jelas, serta terdapat keraguan akan peran yang harus dilakukan. Untuk itu, peran keluarga menjadi sangat penting agar remaja dapat memiliki kepribadian yang matang sesuai usianya.

Dalam perkembangan sosialnya, remaja akan melakukan dua macam gerak, yaitu mulai memisahkan diri dari orangtua, menuju ke arah teman sebayanya (peergroup). Mereka akan mengalami kebebasan dari keluarga atau orangtua. Kebebasan tersebut meliputi pencapaian otonomi secara fisik dan psikologis. Dengan demikian, sangatlah wajar jika remaja sebagian besar akan lebih dekat dan terbuka dengan temannya, daripada dengan orangtuanya.

Ketahanan pribadi anak berawal dari lingkungan keluarga, baru sekolah, dan terakhir lingkungan luar yang lebih luas. Semua seperti lapisan-lapisan, jika lapisan awalnya keropos dan kurang kokoh, ia akan lebih mudah menyerap pengaruh lingkungan dari lapisan-lapisan berikutnya. Untuk itu, sejauh Anda dan keluarga telah menyiapkan lapisan awal yang cukup baik, secara otomatis anak akan memiliki "daya seleksi" tersendiri untuk mampu membedakan mana yang baik dan tidak baik dengan jelas.

Untuk itu Anda sebaiknya tidak perlu terlalu khawatir, sejauh apa yang telah Anda lihat bahwa anak Anda tumbuh dengan wajar dan baik-baik saja, walaupun sikap hati-hati dan waspada tetap Anda jaga. Prinsipnya jangan sampai secara tidak sadar, Anda sebagai orang tua memindahkan kecemasan diri Anda pada mereka. Hal ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada anak dan seolah-olah merasa tidak dipercaya.

Ada pun yang dapat Anda lakukan adalah, berpikir keras untuk mengasuh, membesarkan, dan mendidik anak-anak Anda untuk mampu menghadapi zaman. Seorang ahli parenting mengatakan bahwa "orang-orang besar tidak dilahirkan. Mereka ditempa, diukir, dan dipersiapkan oleh pendidikan yang baik. Salah satunya adalah orangtua yang senantiasa menyemangati cinta. Menggerakkan jiwa mereka untuk melakukan kerja besar dan bermakna, bukan menyibukkan diri dengan kekurangan anak-anak mereka”.

Memiliki orangtua yang selalu berpikir positif merupakan keberuntungan tersendiri bagi perkembangan pribadi seorang anak. Semoga kita mampu menggoreskan tinta emas pada jiwa anak-anak masa depan bangsa ini.

Baca Juga:
D’ Dieuland, Objek Wisata Berciri Khas Jembatan Warna Warni di Ciumbuleuit Bandung

D’ Dieuland, Objek Wisata Berciri Khas Jembatan Warna Warni di Ciumbuleuit Bandung

Wisata      

18 Feb 2020 | 329


D' Dieuland berada di Punclut, Ciumbuleuit, di kawasan Bandung utara. Seru juga lho berlibur di sini. Mendengar nama tempatnya, warga Jawa Barat tentu sudah tidak asing lagi. Kata ...

Kapan Manusia Mulai Minum Susu Dari Binatang, Inilah Sejarahnya

Kapan Manusia Mulai Minum Susu Dari Binatang, Inilah Sejarahnya

Pengetahuan      

14 Des 2019 | 341


Pakar arkeologi dan ahli genetika baru-baru ini coba memberikan jawaban atas pertanyaan Kapan manusia mulai minum susu dari binatang, terutama sapi? Para ahli menyebutkan bahwa minum ...

Cara Mengatasi Baterai Ponsel Pintar (Smartphone) Cepat Habis

Cara Mengatasi Baterai Ponsel Pintar (Smartphone) Cepat Habis

Gadget      

9 Jan 2020 | 334


Baterai ponsel pintar mendadak habis di saat-saat penting tentunya sangat menjengkelkan. Menangani permasalahan ini, powerbank yang harganya kian murah dapat menjadi alternatif pemecahan ...

5 Tanda Terinfeksi Covid-19, Jika Terasa Segera Lakukan Langkah Ini!

5 Tanda Terinfeksi Covid-19, Jika Terasa Segera Lakukan Langkah Ini!

Kesehatan      

27 Maret 2020 | 266


Jumlah kejadian penderita positif Covid-19 di Indonesia terus melonjak. Sampai hari Selasa, 24 Maret 2020 lalu, telah 55 orang yang meninggal dunia. Team medis amat keteteran dengan ...

Hati-Hati Dengan 5 Kebiasaan Buruk Ini Karena Bisa Menyebabkan Gejala Stroke

Hati-Hati Dengan 5 Kebiasaan Buruk Ini Karena Bisa Menyebabkan Gejala Stroke

Kesehatan      

5 Jan 2021 | 96


Stroke merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan bisa menyebabkan kematian bagi penderitanya. Pada dasarnya, terdapat beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa menjadi penyebab ...

5 Buah yang Baik untuk Kesehatan Jantung Kita

5 Buah yang Baik untuk Kesehatan Jantung Kita

Kesehatan      

30 Jan 2020 | 316


Mengatur pola makan sehat menjadi kunci penting dalam mempertahankan kesehatan jantung. Makanan dengan lemak trans, lemak jenuh dan gula yang tinggi sudah pasti mesti dihindari demi jantung ...