
Sejumlah warga Desa Wadas melakukan unjuk rasa di kantor Pemprov dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Senin (6/6/2022), untuk kembali menentang penambangan andesit di desa itu untuk material Bendungan, Bener, Purworejo.
Aksi unjuk rasa itu sempat dijaga aparat dan halaman kantor pemprov yang dibentangi kawat berduri. Namun para warga dan demonstran tetap bertahan termasuk dengan membentangkan spanduk protes.
Spanduk itu antara lain berbunyi, “Batalkan Tambang Wadas”, “Stop Kekerasan terhadap Warga Wadas”, hingga “Ganjar mau nyapres? Ngurus Wadas aja nda becus apalagi negara”.
Dhanil Al-Ghifary, Kadiv Advokasi LBH Yogyakarta, yang mendampingi aksi itu menjelaskan warga Wadas berkeyakinan bahwa rencana pertambangan di Desa Wadas adalah tindakan cacat hukum.
“Dalih atas nama pembangunan untuk kepentingan umum tidak bisa dibenarkan,” ujarnya.
Hal ini dijelaskan dalam Pasal 10 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Demi Kepentingan Umum.
“Tidak ada satu klausul pun yang menyebutkan bahwa pertambangan dapat dikualifikasikan sebagai pembangunan untuk kepentingan umum,” ujarnya.
Karena itu, dalam aksi ini, warga Wadas menuntut 10 hal.
“Pertama, hentikan rencana pertambangan di Desa Wadas. Hentikan kriminalisasi, intimidasi, dan represifitas yang dilakukan oleh aparat negara, dan cabut Izin Penetapan Lokasi (IPL) Pertambangan di Desa Wadas,” ujarnya.
Selain itu, ada pula tuntutan penghentian segala bentuk kerusakan dan eksploitasi sumber daya alam dan segala bentuk teror psikologis pelemahan perjuangan warga dalam mempertahankan tanah.
“Hentikan pula manipulasi hukum yang membodohkan warga Wadas pembangunan kita saat ini sangat bergantung pada eksploitasi sumber daya alam,” ujarnya.
Menurut Dhanil, perjuangan warga Wadas tidak pernah surut. Semangat perjuangan mereka juga tidak berubah menjaga kelestarian lingkungan.
“Nilai-nilai itu kembali mereka cerminkan dengan membawa kendi dalam aksi menyambut Hari Lingkungan Hidup sedunia kali ini,” katanya.(dbs)
28 Mei 2026 | 25
Lanskap perdagangan elektronik di era modern telah mengubah paradigma interaksi antara penyedia barang dan konsumen dari model transaksional fisik menjadi pertukaran informasi berbasis ...
Persiapan Ujian PPPK: Perjalanan Menjadi ASN yang Siap dan Percaya Diri
19 Jan 2026 | 136
Menjadi aparatur sipil negara (ASN) adalah impian bagi banyak orang. Bagi mereka yang mendaftar sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), ujian PPPK menjadi titik krusial ...
Cari Kampus yang Buka Peluang Magang Sejak Semester Awal? Ini Rekomendasinya!
8 Okt 2025 | 259
Dalam lanskap pendidikan tinggi yang semakin dinamis dan pasar kerja yang kompetitif, mahasiswa dituntut untuk memiliki lebih dari sekadar pengetahuan akademis. Pengalaman praktis dan ...
5 Cara Mencegah Leher Kaku Ketika Bekerja dari Rumah
18 Apr 2020 | 1688
Sepanjang bekerja dari rumah, beberapa orang mengeluh sakit leher dan punggung. Penyebabnya antara lain rancang bangun kursi yang tak ergonomis, menjadikan Anda duduk tegak, mesti ...
Bagaimana Kampanye Media Sosial Meningkatkan Penjualan Online Secara Sistematis
7 Feb 2026 | 140
Bagaimana kampanye media sosial meningkatkan penjualan online menjadi pertanyaan penting bagi pelaku bisnis yang ingin bertahan dan berkembang di era digital. Media sosial telah berubah ...
Rambut Cantik yang Terawat, Siapa Mau?
10 Jan 2020 | 1556
Agar penampilan semakin fresh, rambut pendek Anda bisa juga disempurnakan dengan pengecatan rambut. Pengecatan rambut yang masih diminati saat ini adalah balayage. Dalam bahasa Perancis, ...