rajatv
Penanganan dan Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)

Penanganan dan Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)

20 Des 2019
411x
Ditulis oleh : Admin

Perlu diketahui bahwa perjalanan penyakit demam berdarah dengue (DBD) melewati beberapa fase. Penderita DBD akan mengalami fase demam secara tiba-tiba hingga bisa mencapai suhu badan lebih dari 40 derajat Celsius selama 3-4 hari kemudian demam akan turun selama 1-2 hari. Penderita sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari karena tubuh terasa lemah akibat suhu tubuh yang tinggi yang mengakibatkan dehidrasi. Untuk itu perlu asupan air minum yang cukup untuk mencegah terjadinya dehidrasi.

Dalam perjalanan penyakit demam berdarah, penderita akan mengalami fase kritis yang biasanya ditandai dengan penurunan suhu tubuh dan penderita merasa sembuh. Padahal, pada fase ini trombosit terus menurun secara drastis yang dapat mengakibatkan perdarahan serius dan kondisi fisik terlihat lemas, tidak mau makan dan minum. Hal ini yang sering tidak disadari oleh penderita. Oleh karena itu, penderita harus cepat mendapatkan penanganan dokter/tim medis.

Setelah melewati fase kritis dengan penanganan yang tepat maka penderita DBD akan memasuki fase penyembuhan. Penderita demam berdarah akan berangsur-angsur membaik dengan adanya peningkatan trombosit yang ditandai dengan peningkatan nafsu makan dan gejala-gejala yang dirasakan sebelumnya hilang.

Yang juga perlu diperharikan dari penderita DBD adalah asupan cairan agar tidak terjadi dehidrasi seperti yang sudah disampaikan tadi, asupan cairan bagi penderita DBD tentunya harus lebih banyak dari yang dimnium oleh orang yang sehat. Bagi orang yang sehat, minimal asupan cairan dalam sehari itu delapan gelas, maka pada penderita DBD tentu saja butuh jauh lebih banyak lagi.

Jadi, diusahakan setiap beberapa menit pastikan penderita DBD mendapatkan asupan cairan. Jangan menunggu rasa haus dan supaya penderita tidak merasa bosan dengan minuman yang sama maka dapat digantikan dengan minuman lain seperti susu, teh, jus buah, atau minuman lain, yang dapat mendorong penderita untuk minum lebih banyak lagi. Bagi penderita yang dirawat di rumah sakit tentunya akan terbantu dengan asupan cairan infus.

Pencegahan tentunya lebih baik dari pengobatan, untuk itu maka perlu kita perhatikan aktivitas atau tindakan yang dapat mencegah terjadinya penyakit (DBD). Adapun hal-hal yang perlu kita perhatikan adalah sebagai berikut

  • Menggunakan pakaian lengan panjang, celana panjang, kaus kaki di waktu aktif nyamuk demam berdarah, terutama pada waktu pagi dan sore hari.
  • Mengatur cahaya di dalam rumah agar ruangan tidak gelap dan lembap. Pada ventilasi rumah diberikan ram agar nyamuk tidak bisa masuk ke dalam rumah.
  • Menggunakan kelambu di tempat tidur kita dan keluarga agar terlindungi dari gigitan nyamuk saat tidur.
  • Menggunakan obat antinyamuk/losion antinyamuk untuk menghindari gigitan nyamuk.
  • Melakukan aktivitas 3M plus. Pertama, menguras tempat-tempat penampungan air yang ada di sekitar kita seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampungan air lemari es/kulkas minimal 1 minggu sekali supaya nyamuk yang bersarang dengan jentiknya bisa dibersihkan dan untuk penampungan air yang sulit dibersihkan dapat menaburkan bubuk larvasida/abate. Kedua, menutup tempat penampungan air. Ketiga, mengubur barang atau benda yang bisa dijadikan tempat berkembang biak nyamuk, serta memanfaatkan atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.

 

Berita Terkait
Baca Juga:
Gaya Desain Sangkar Burung Menawan dari Beberapa Kota di Nusantara

Gaya Desain Sangkar Burung Menawan dari Beberapa Kota di Nusantara

Pengetahuan      

3 Jan 2020 | 709


Di Indonesia, ada banyak kota yang memproduksi sangkar burung dengan gaya desain yang khas. Kreativitas desain itu pun terus berkembang, apalagi dengan semakin banyaknya pencinta ...

Begitu Banyak Nikmat Maka Nikmat Mana Lagi yang Kau Dustakan?

Begitu Banyak Nikmat Maka Nikmat Mana Lagi yang Kau Dustakan?

Pengetahuan      

14 Apr 2020 | 384


Masih ingatkah saat kita masih kecil dahulu? Ya…masa kecil yang penuh dengan keceriaan penuh kebahagiaan walaupun hanya bisa bermain petak umpet. Alangkah ajaibnya masa kecil kita ...

Illuminating Make Up, Teknik Merias untuk Tampil Natural Sekaligus Berkilau

Illuminating Make Up, Teknik Merias untuk Tampil Natural Sekaligus Berkilau

Kecantikan      

11 Jan 2020 | 466


Glowing tapi flawless. Dua hal dalam tampilan make up yang sepertinya bertolak belakang. Akan tetapi dengan teknik merias yang tepat, keduanya ternyata bisa didapatkan dalam satu tampilan ...

5 Kunci Sukses Bisnis Kuliner, Anda Patut Mencobanya

5 Kunci Sukses Bisnis Kuliner, Anda Patut Mencobanya

Tips      

31 Jan 2020 | 394


Ada beragam bidang bisnis untuk digeluti, salah satu diantaranya adalah bisnis kuliner yang tengah menjamur akhir-akhir ini. Bisnis kuliner memerlukan tingkat kreativiatas yang tinggi dan ...

Manfaat Lemon yang Baik untuk Tubuh dan Kecantikan

Manfaat Lemon yang Baik untuk Tubuh dan Kecantikan

Herbal      

4 Feb 2020 | 446


Jeruk lemon atau disebut pula jeruk sitrun ini mempunyai banyak sekali manfaat, baik untuk kesehatan ataupun kecantikan. Lemon lazim dipakai untuk paduan makanan ataupun minuman. Rasa buah ...

Sejarah Ponsel, Evolusi Yang Menembus Batas

Sejarah Ponsel, Evolusi Yang Menembus Batas

Teknologi      

24 Des 2019 | 352


Tak ada yang mengira bila pencapaian smartphone sudah sedemikian maju, bahkan tak keliru bila ada yang menyebutnya telah menembus batas. Sejak istilah 'smartphone' mulai dikenal ...