
Perlu diketahui bahwa perjalanan penyakit demam berdarah dengue (DBD) melewati beberapa fase. Penderita DBD akan mengalami fase demam secara tiba-tiba hingga bisa mencapai suhu badan lebih dari 40 derajat Celsius selama 3-4 hari kemudian demam akan turun selama 1-2 hari. Penderita sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari karena tubuh terasa lemah akibat suhu tubuh yang tinggi yang mengakibatkan dehidrasi. Untuk itu perlu asupan air minum yang cukup untuk mencegah terjadinya dehidrasi.
Dalam perjalanan penyakit demam berdarah, penderita akan mengalami fase kritis yang biasanya ditandai dengan penurunan suhu tubuh dan penderita merasa sembuh. Padahal, pada fase ini trombosit terus menurun secara drastis yang dapat mengakibatkan perdarahan serius dan kondisi fisik terlihat lemas, tidak mau makan dan minum. Hal ini yang sering tidak disadari oleh penderita. Oleh karena itu, penderita harus cepat mendapatkan penanganan dokter/tim medis.
Setelah melewati fase kritis dengan penanganan yang tepat maka penderita DBD akan memasuki fase penyembuhan. Penderita demam berdarah akan berangsur-angsur membaik dengan adanya peningkatan trombosit yang ditandai dengan peningkatan nafsu makan dan gejala-gejala yang dirasakan sebelumnya hilang.
Yang juga perlu diperharikan dari penderita DBD adalah asupan cairan agar tidak terjadi dehidrasi seperti yang sudah disampaikan tadi, asupan cairan bagi penderita DBD tentunya harus lebih banyak dari yang dimnium oleh orang yang sehat. Bagi orang yang sehat, minimal asupan cairan dalam sehari itu delapan gelas, maka pada penderita DBD tentu saja butuh jauh lebih banyak lagi.
Jadi, diusahakan setiap beberapa menit pastikan penderita DBD mendapatkan asupan cairan. Jangan menunggu rasa haus dan supaya penderita tidak merasa bosan dengan minuman yang sama maka dapat digantikan dengan minuman lain seperti susu, teh, jus buah, atau minuman lain, yang dapat mendorong penderita untuk minum lebih banyak lagi. Bagi penderita yang dirawat di rumah sakit tentunya akan terbantu dengan asupan cairan infus.
Pencegahan tentunya lebih baik dari pengobatan, untuk itu maka perlu kita perhatikan aktivitas atau tindakan yang dapat mencegah terjadinya penyakit (DBD). Adapun hal-hal yang perlu kita perhatikan adalah sebagai berikut
4 Kiat Hindarkan dari Desain Monoton pada Dinding Eksterior dan Interior
12 Jan 2020 | 1568
Layaknya kanvas putih, dinding eksterior dan interior bernuansa putih selalu membuat pemiliknya leluasa menuangkan ide. Ingin memadukannya dengan furnitur bernuansa kayu, vintage, ...
Cucun Ahmad Syamsurijal: Wajah Nahdliyin di Senayan dari PKB Jawa Barat II
12 Jun 2025 | 350
Profil Cucun Ahmad Syamsurijal (PKB) Daerah Pemilihan Jawa Barat II merupakan salah satu tokoh yang tengah mendapatkan sorotan masyarakat. Cucun Ahmad Syamsurijal adalah seorang kandidat ...
Seberapa Besar Kepercayaan Publik pada Janji Prabowo akan Perkuat KPK?
13 Feb 2024 | 720
Isu penindakan tindak pidana korupsi menjadi salah satu topik yang dibahas dalam debat calon presiden yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Selasa, 12 Desember 2023. Penyelesaian ...
Ketahui, Inilah Beda Batuk Biasa dan Batuk Karena Virus Corona
28 Maret 2020 | 1569
Virus corona atau Covid-19 sudah merupakan pandemi di nyaris sebagian negara-negara di dunia. Penyebarannya yang pesat dan meluas menjadikan orang-orang waspada. Masih banyak yang kurang ...
Peran Human Content dalam Meningkatkan Trust Score SEO 2026 di Era AI Agents
13 Apr 2026 | 16
Dalam perkembangan ekosistem digital modern, konsep trust score atau tingkat kepercayaan menjadi salah satu faktor paling penting dalam menentukan peringkat sebuah konten di mesin pencari. ...
Desain Rumah Terpercaya dan Harga Terjangkau Hanya Di Emporio Architect
5 Nov 2021 | 1799
Di era yang modern seperti saat ini begitu banyaknya kemudahan yang kita dapatkan, misal kita ingin membangun rumah atau merenovasi rumah dan kita membutuhkan yang namanya Jasa Arsitek ...