rajabacklink
Penanganan dan Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)

Penanganan dan Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)

20 Des 2019
266x
Ditulis oleh : Admin

Perlu diketahui bahwa perjalanan penyakit demam berdarah dengue (DBD) melewati beberapa fase. Penderita DBD akan mengalami fase demam secara tiba-tiba hingga bisa mencapai suhu badan lebih dari 40 derajat Celsius selama 3-4 hari kemudian demam akan turun selama 1-2 hari. Penderita sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari karena tubuh terasa lemah akibat suhu tubuh yang tinggi yang mengakibatkan dehidrasi. Untuk itu perlu asupan air minum yang cukup untuk mencegah terjadinya dehidrasi.

Dalam perjalanan penyakit demam berdarah, penderita akan mengalami fase kritis yang biasanya ditandai dengan penurunan suhu tubuh dan penderita merasa sembuh. Padahal, pada fase ini trombosit terus menurun secara drastis yang dapat mengakibatkan perdarahan serius dan kondisi fisik terlihat lemas, tidak mau makan dan minum. Hal ini yang sering tidak disadari oleh penderita. Oleh karena itu, penderita harus cepat mendapatkan penanganan dokter/tim medis.

Setelah melewati fase kritis dengan penanganan yang tepat maka penderita DBD akan memasuki fase penyembuhan. Penderita demam berdarah akan berangsur-angsur membaik dengan adanya peningkatan trombosit yang ditandai dengan peningkatan nafsu makan dan gejala-gejala yang dirasakan sebelumnya hilang.

Yang juga perlu diperharikan dari penderita DBD adalah asupan cairan agar tidak terjadi dehidrasi seperti yang sudah disampaikan tadi, asupan cairan bagi penderita DBD tentunya harus lebih banyak dari yang dimnium oleh orang yang sehat. Bagi orang yang sehat, minimal asupan cairan dalam sehari itu delapan gelas, maka pada penderita DBD tentu saja butuh jauh lebih banyak lagi.

Jadi, diusahakan setiap beberapa menit pastikan penderita DBD mendapatkan asupan cairan. Jangan menunggu rasa haus dan supaya penderita tidak merasa bosan dengan minuman yang sama maka dapat digantikan dengan minuman lain seperti susu, teh, jus buah, atau minuman lain, yang dapat mendorong penderita untuk minum lebih banyak lagi. Bagi penderita yang dirawat di rumah sakit tentunya akan terbantu dengan asupan cairan infus.

Pencegahan tentunya lebih baik dari pengobatan, untuk itu maka perlu kita perhatikan aktivitas atau tindakan yang dapat mencegah terjadinya penyakit (DBD). Adapun hal-hal yang perlu kita perhatikan adalah sebagai berikut

  • Menggunakan pakaian lengan panjang, celana panjang, kaus kaki di waktu aktif nyamuk demam berdarah, terutama pada waktu pagi dan sore hari.
  • Mengatur cahaya di dalam rumah agar ruangan tidak gelap dan lembap. Pada ventilasi rumah diberikan ram agar nyamuk tidak bisa masuk ke dalam rumah.
  • Menggunakan kelambu di tempat tidur kita dan keluarga agar terlindungi dari gigitan nyamuk saat tidur.
  • Menggunakan obat antinyamuk/losion antinyamuk untuk menghindari gigitan nyamuk.
  • Melakukan aktivitas 3M plus. Pertama, menguras tempat-tempat penampungan air yang ada di sekitar kita seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampungan air lemari es/kulkas minimal 1 minggu sekali supaya nyamuk yang bersarang dengan jentiknya bisa dibersihkan dan untuk penampungan air yang sulit dibersihkan dapat menaburkan bubuk larvasida/abate. Kedua, menutup tempat penampungan air. Ketiga, mengubur barang atau benda yang bisa dijadikan tempat berkembang biak nyamuk, serta memanfaatkan atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.

 

Berita Terkait
Baca Juga:
Kenali 4 Jenis Heels yang Nyaman di Kaki untuk Dipakai Sehari-Hari

Kenali 4 Jenis Heels yang Nyaman di Kaki untuk Dipakai Sehari-Hari

Fashion      

26 Maret 2020 | 259


Seluruh perempuan menggemari heels, tetapi mengenakan sepatu hak tinggi dapat menjadikan kaki rasanya sakit. Malahan, dapat mengakibatkan pinggangmu kerasa sakit. Anda mesti mendapatkan ...

Kapan Manusia Mulai Minum Susu Dari Binatang, Inilah Sejarahnya

Kapan Manusia Mulai Minum Susu Dari Binatang, Inilah Sejarahnya

Pengetahuan      

14 Des 2019 | 320


Pakar arkeologi dan ahli genetika baru-baru ini coba memberikan jawaban atas pertanyaan Kapan manusia mulai minum susu dari binatang, terutama sapi? Para ahli menyebutkan bahwa minum ...

The Eastern Express, Primadona Wisata Kereta Api di Turki

The Eastern Express, Primadona Wisata Kereta Api di Turki

Wisata      

1 Jan 2020 | 214


Hingga satu dekade lalu, orang akan lebih memilih menggunakan pesawat terbang selama satu jam lebih dibandingkan menumpang kereta api selama 24 jam untuk menempuh perjalanan sekitar 1.350 ...

3 Manfaat Baik Ubi Ungu Ini Perlu Anda Ketahui

3 Manfaat Baik Ubi Ungu Ini Perlu Anda Ketahui

Herbal      

30 Jan 2020 | 290


Ubi ungu merupakan jenis umbi-umbian yang berkembang di dunia di lebih dari 100 negeri. Sebagian besar ubi ungu bisa berkembang secara baik di beberapa negara tropis di benua Asia seperti ...

Mengenal Sejarah Sate dalam Kuliner Tradisional Nusantara

Mengenal Sejarah Sate dalam Kuliner Tradisional Nusantara

Kuliner      

2 Jan 2020 | 314


Kuliner sate sudah tak asing lagi di tanah air. Jenisnya banyak sekali. Setiap daerah rasanya memiliki sate khas masing-masing. Belum lagi ada banyak bahan makanan yang bisa dibuat dengan ...

Panduan dan Kiat Menampilkan Coffee Bar Idaman di Rumah

Panduan dan Kiat Menampilkan Coffee Bar Idaman di Rumah

Tips      

20 Apr 2020 | 179


Kopi sudah jadi minuman favorit untuk seluruh golongan. Dari angkatan baby boomer sampai angkatan milenial perkotaan. Minuman yang memiliki warna hitam pekat dengan rasanya yang pahit ...