
Elemen mahasiswa dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menggelar demonstrasi menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki dugaan bisnis dalam pengadaan tes PCR oleh Luhut Binsar Pandjaitan dan Erick Thohir.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia, aksi diikuti oleh puluhan mahasiswa di depan Gedung Merah Putih KPK, Selasa (9/11) sekitar pukul 15.00 WIB.
“Kami meminta KPK agar segera memeriksa Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan beserta Menteri BUMN Erick Thohir atas kasus dugaan keterlibatan dalam bisnis PCR,” ucap Koordinator Aksi Lapangan, Syamsuddin Saman, sebagaimana dilansir CNNIndonesia.
Syamsuddin mengatakan bahwa dugaan bisnis yang dilakukan pejabat negara dalam pengadaan PCR sangat melukai hati masyarakat.
Menurutnya wajar jika masyarakat kecewa. Selama ini, publik berusaha keras karena ekonomi terdampak pandemi. Namun pejabat tinggi pemerintah justru mengambil keuntungan dari bisnis PCR.
Padahal menurut LMND, tes PCR seharusnya dibebankan kepada pemerintah sebagai tanggung jawab pemenuhan kesehatan bagi rakyat selama pandemi Covid-19.
Dia juga menilai kedua menteri tersebut telah menyalahgunakan wewenang dalam membuat kebijakan demi keuntungan pribadi.
“Karenanya kami mendorong KPK agar dapat mengusut dugaan kasus korupsi ini sampai ke akar-akarnya,” tegasnya dalam orasi.
Aksi tersebut hanya berlangsung sekitar 30 menit. Massa aksi juga langsung membubarkan diri usai menyampaikan orasinya.
Diketahui, pada Kamis (4/11) lalu, Wakil Ketua Umum Prima, Alif Kamal telah menyampaikan pengaduan masyarakat atas Luhut dan Erick ke KPK perihal dugaan bisnis tes PCR.
Para menteri itu diduga terafiliasi dengan PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI), penyedia jasa tes Covid-19. Pihak Luhut dan Erick sendiri sudah membantah kabar itu.
“Saya tidak pernah sedikit pun mengambil keuntungan pribadi dari bisnis yang dijalankan PT Genomik Solidaritas Indonesia,” kata dia dalam keterangan tertulis di Instagram Story akun @luhut.pandjaitan, Kamis (4/11).
Erick Thohir pun telah membantah lewat staf khususnya, Arya Sinulingga. Pekan lalu, Arya mengatakan isu yang menyebut Erick ikut berbisnis tes PCR terbilang tendensius. (hajinews)
Jamu Pegal Linu yang Mudah Dibuat: Capek Minggat Badan Sehat
8 Mei 2024 | 1096
Tidak ada pekerjaan yang mudah dan tidak melelahkan. Jika terlalu lelah bekerja dan tubuh kurang istirahat, seseorang bisa jadi malas beraktivitas lain atau yang paling parah, jatuh ...
Kenalilah Gejala Tubuh Kekurangan Cairan Sebelum Terlambat
1 Maret 2020 | 1849
Banyak orang menduga satu-satunya gejala tubuh dehidrasi ataupun kekurangan cairan ialah haus. Sementara itu ketika olahraga, keringat yang mengucur deras pun dapat menyebabkan orang ...
20 Jan 2026 | 186
Kebutuhan terhadap konsumsi pangan sehat yang terus meningkat mendorong urgensi bagi Anda untuk menempuh pendidikan Teknologi Pangan S1 guna menjawab tantangan ketahanan gizi masyarakat di ...
Asuransi Membantu Mengurangi Dampak Finansial
10 Jul 2024 | 901
Asuransi adalah masih banyak masyarakat yang meremehkan pentingnya asuransi dengan beberapa alasan. Kurangnya pemahaman tentang manfaat dan perlunya asuransi, dan persepsi bahwa premi yang ...
Menyusun Strategi Menuju Fakultas Kedokteran melalui Penguasaan Materi Seleksi Masuk
17 Jan 2026 | 161
Fakultas Kedokteran masih menjadi salah satu program studi paling bergengsi dan diminati di Indonesia. Setiap tahun, antusiasme lulusan SMA dan sederajat untuk menempuh pendidikan dokter ...
6 Jan 2026 | 171
Dewasa ini banyak lulusan sekolah menengah mencari informasi mengenai program Digital Bisnis S1 guna menjawab tantangan ekonomi kreatif yang sangat dinamis saat ini. Memahami rincian ...