
Berita duka hadir dari ranah entertainmen tanah air. Musisi Glenn Fredly mengeluarkan nafas terakhirnya Rabu, 8 April 2020 lalu. Rekan seprofesinya, Armand Maulana, mengatakan Glenn menutup mata untuk selama-lamanya karena penyakit radang otak atau dalam dunia medis disebut meningitis yang diidapnya. Penyakit itu mengambil nyawa penyanyi lagu Januari ini di umur 44 tahun. Tidak hanya Glenn Fredly, radang otak pun disebut selaku penyakit yang diidap oleh almarhum presenter kenamaan Olga Syahputra. Apa itu Meningitis dan seperti apa gejalanya?
Meningitis ialah penyakit yang dapat menjangkit dari rutinitas berbagi makanan ataupun minuman, kontak tubuh seperti berciuman, ataupun malahan hidup terlampau intim dengan orang lain. Seperti dikutip Medical Daily, penyakit itu memengaruhi selaput otak dan saraf tulang belakang atau yang disebut juga meninges.
Banyak orang yang terjangkit penyakit itu mengeluh merasa letih, demam, dan sakit kepala. Lantaran memengaruhi sumsum tulang belakang dan lapisan otak, maka meningitis dapat menimbulkan leher bengkak-bengkak dan kaku. Penyebab biasanya ialah terpaan bakteri ataupun virus.
Terdapat 4 spesies bakteri yang menimbulkan meningitis. Salah satu bakteri yang menimbulkan penyakit sangat berbahaya, Meningitis pneumokokus, ialah Streptococcus pneumoniae. Sedangkan, bakteri Neisseria meningitidis menimbulkan penyakit meningokokus.
Bakteri itu tumbuh di hidung dan tenggorokan orang dan bisa menjalar dengan singkat sehingga jadi infeksi yang amat menjangkit. Lantas, bakteri Haemophilus influenzae jenis B mengintai anak-anak di bawah umur 5 tahun.
Spesies lain yang memengaruhi anak-anak ialah Listeria monocytogenes. Listeria pun dapat menimbulkan meningitis terhadap lanjut usia di atas umur 60 tahun, wanita hamil, dan orang dengan sistem imunitas tubuh yang lemah.
Dari segi efek, meningitis lantaran virus tak separah oleh bakteri, yang bisa menimbulkan komplikasi dan memiliki potensi mematikan. Pengidap dapat memperoleh infeksi dari virus yang menimbulkan gondong, herpes, cacar air, campak, flu, dan arbovirus yang dijangkitkan oleh nyamuk. Seseorang pun dengan cara tak terencana bisa menumbuhkan meningitis lantaran jamur, parasit, amuba, kanker, ataupun cedera kepala.
Ulama Berguguran, Ustadz Fahmi Salim: Covid-19 Nyata
12 Jul 2021 | 1800
Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Ustadz Fahmi Salim menyatakan duka yang mendalam atas banyaknya berita kematian dari para ulama dan kiai Indonesia. Ia pun meminta ...
Waktu Terbaik Berjemur Di Bawah Cahaya Matahari, Jam Berapa?
12 Apr 2020 | 2253
Tak semua orang menyenangi cahaya matahari sebab alasan panas maupun kuatir hitam. Tetapi kenalkah anda, salah satu kegiatan gratis, gampang dan bisa menyajikan banyak manfaat kesehatan ...
17 Jan 2026 | 163
Masa kehamilan sering kali menjadi fase yang penuh rasa harap sekaligus cemas. Perubahan fisik, emosi yang naik turun, serta kekhawatiran tentang kesehatan janin membuat banyak ibu mencari ...
22 Jul 2021 | 2229
Tercekat hati membaca rintihan orang-orang Melayu Singapura yang kian hari kian digulung oleh orang-orang Cina. Umpanya keluhan lelaki bernama Ibrahim kepada Dato Hamidah Oesman, aktivis ...
Lebih dari Sekedar Buku: Bagaimana Kampus Membentuk Karakter
9 Agu 2024 | 647
Pendidikan tidak hanya sekedar nilai angka di selembar kertas, namun juga membentuk karakter, soft skill, serta minat dan bakat. Dalam konteks kampus, pembentukan karakter mahasiswa menjadi ...
3 Bekal yang Wajib Dimiliki Para Calon Jamaah Haji
24 Agu 2021 | 2057
Allah SWT telah mewajibkan hamba-Nya memiliki bekal untuk menjalankan ibadah haji. Kewajiban tersebut ditegaskan Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayat ...