
Rencana KPK untuk melibatkan nara pidana koruptor dalam melakukan penyuluhan anti korupsi adalah sesuatu hal di luar akal sehat. Koruptor itu bukan teladan tetapi profil yang memalukan. Aneh, apa yang sebenarnya ada dalam benak para pimpinan KPK saat ini ?
Sejak Firli Bahuri memimpin KPK rasanya lembaga anti rasuah ini ruwet terus. Firli memang tidak kompeten. Nafsu Kepolisian menempatkan perwiranya dimana-mana sangat tidak konstruktif. Tidak mampu menangkap Masiku, gonjang-ganjing TWK, dan kini koruptor yang menjadi penyuluh anti korupsi.
Fasilitas Lapas untuk koruptor itu ternyaman yang jauh bila dibanding dengan pelaku kejahatan lain seperti pembunuh, perampok, atau teroris. Dengan kenyamanannya koruptor tidak “menderita” sehingga psikologis efek jera minim. Bahkan koruptor dianggap bukan penjahat. Dalam kasus terkini korupsi Juliari Batubara ternyata Hakim masih bersimpati atau mengasihani atas hinaan publik. Lalu menjadikan kecaman tersebut sebagai alasan hukum untuk meringankan.
Memberi penghargaan napi koruptor dengan menjadikan penyuluh justru memancing orang untuk tidak takut korupsi. Bahayanya jika ternyata koruptor itu justru menyampaikan pola atau kisi-kisi bagaimana caranya agar korupsi itu aman. Belajar atas kebodohan dirinya.
KPK seperti kehabisan sumber daya penyuluh yang baik. Publik melihat terjadi penyingkiran pada orang-orang yang berdedikasi tinggi. Kasus TWK adalah contoh. Maka ironi sekali jika kini KPK justru merekrut napi koruptor sebagai penyuluh.
Hal ini bagai menyapu sampah dengan sapu yang sudah menjadi sampah, menyelesaikan masalah dengan masalah, atau pembohong yang mengajak untuk jujur. Mereka masih berstatus narapidana bukan mantan yang sudah bertaubat atau teruji di masyarakat atas perilaku baiknya.
Ketika seorang petinggi partai dan anggota DPR membandingkan dengan BNPT yang juga merekrut mantan teroris maka pembandingan tersebut tidak relevan. Terorisme tidak berorientasi pada kenikmatan hasil bahkan memiliki doktrin pengorbanan total. Motivasi keuntungan kecil dan di dalam penjara termasuk yang berat perlakuannya. Mana ada teroris bisa jalan jalan ke luar apalagi beli rumah di belakang Lapas ?
Teroris itu banyak yang menjadi korban dari sebuah skenario jahat. Lihat terorisme global dimana ISIS dan Al Qaida yang tak bisa dipisahkan dari rekayasa Amerika. Begitu juga dengan Jamaah Islamiyah atau Anshorud Daulah ini organisasi apa ? Natural atau artifisial ? Berjuang untuk agama atau abal-abal ?
Rasanya tidak ada koruptor yang menjadi korban dari jebakan atau permainan. Mereka berbuat untuk suatu kenikmatan yang hampir seratus persen disadari. Menguntungkan diri atau orang lain. Mencuri uang negara, suap, atau hasil mark up. Hanya kesialan saja yang menyebabkan perbuatannya diketahui sehingga kenikmatannya menjadi terganggu.
KPK yang merekrut napi koruptor untuk penyuluhan anti korupsi adalah eskalasi dari KPK yang terbukti semakin hilang akal.
Bandung, 25 Agustus 2021
(hajinews)
Gawat! UN SD Sudah Dekat, Ini Dia 5 tips Untuk Sukseskan UN Mu
11 Feb 2020 | 1700
Rupa - rupanya ada yang mau naik tingkat jadi alumni Sekolah Dasar atau sering di sebut (SD) nih? Lalu seberapa jauh kamu sudah menyiapkan diri untuk menghadapi Ujian Nasional (UN), kakak ...
Urusan Ganti Rugi Taman Waduk Pluit Tak Kunjung Slesai
1 Des 2022 | 1052
Kasus bermula saat H. Umar dkk sebagai pemilik tanah mengajukan permohonan eksekusi ke Pengadilan Jakarta Pusat. Hal ini lantaran Jakpro tak kunjung melaksanakan putusan Pengadilan Negeri ...
Beasiswa Kuliah di Universitas Bandung: Raih Mimpi Tanpa Hambatan
10 Jul 2024 | 858
Kuliah di Universitas Bandung, khususnya di Ma'soem University, menjadi pilihan yang menarik bagi banyak pelajar di Indonesia. Universitas ini menawarkan berbagai program beasiswa yang ...
Strategi Marketing Online: Panduan Meningkatkan Bisnis Digital di 2026
24 Des 2025 | 123
Tahun 2026 membawa tantangan baru bagi dunia bisnis digital. Persaingan semakin ketat karena hampir semua perusahaan, dari startup hingga korporasi besar, memanfaatkan internet untuk ...
Memperkuat Identitas Bisnis dengan Logo UMKM dan Jasa Pembuatan Logo yang Tepat
8 Jun 2025 | 479
Dalam dunia bisnis, identitas sangatlah penting, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu cara paling efektif untuk membangun identitas ini adalah melalui logo. ...
Contek 3 Gaya Jilbab Kekinian ala Nissa Sabyan
3 Maret 2020 | 1868
Lantunan shalawat dengan suara merdunya menjadikan personanya dicintai dan diidolakan beragam golongan. Dengan Nagita Slavina dalam video yang dibagikannya lewat website berbagi video, ...