rajatrafficNET
Ibu Hamil Stres Bisa Sebabkan Anak Lambat Berjalan

Ibu Hamil Stres Bisa Sebabkan Anak Lambat Berjalan

24 Jan 2020
649x
Ditulis oleh : Admin

Depresi pada ibu hamil memang tak dipungkiri sering kali menghampiri para ibu. Tak hanya saat mengandung, depresi dapat juga dialami setelah sang ibu melahirkan bayinya. Di Amerika Serikat, misalnya, sekitar 30 persen dari ibu yang baru saja melahirkan diduga mengalami depresi pascamelahirkan. Meski bukan kehamilan pertama, tetap saja para ibu cukup kewalahan saat depresi itu datang.

Depresi kerap diakibatkan oleh pergantian hormon yang memengaruhi mood ibu secara menyeluruh sehingga si ibu kerap merasa sedih, jenuh atau kesal. Kondisi fisik yang berubah ketika hamil lantaran unsur hormonal. Biasanya produksi hormon akan meningkat sampai maksimal 16 minggu. Dalam rentang waktu tersebut, ibu sudah “mabuk kepayang” (sempoyongan). Namun, ada juga yang sampai ia melahirkan terus muntah atau hyperemesis gravadarum (muntah yang berlebihan), ini pengecualian.

Depresi pada ibu hamil lebih cocok disebut sebagai gangguan penyesuaian (adjustment problem) terhadap perubahan produksi hormon waktu hamil. Ini yang kadang susah diadaptasi oleh para ibu-ibu, proses penyesuaian diri. Ini yang susah, si ibu lebih emosional, menjadi suka marah karena proses penyesuaian dengan kehamilan itu.

Resiko ibu stres hingga mengalami depresi sangat riskan untuk anak. Walau dalam kandungan, janin telah dapat merasakan apa yang terjadi pada ibunya. Salah satu diantaranya saat depresi umumnya orang susah tidur atau menderita masalah tidur. Padahal ibu hamil mesti cukup saat tidurnya dan juga mencukupi konsumsi gizi dengan cukup makan dan minum.

Menurut riset yang telah dilakukan University of Miami Medical School selama 20 tahun menyatakan bahwa anak yang dilahirkan oleh ibu yang menderita depresi berat sepanjang kehamilan akan mempunyai kadar hormon stres yang tinggi, kegiatan otak yang peka pada depresi, memperlihatkan sedikit ekspresi, dan menderita gejala depresi lainnya, seperti sukar tidur dan makan.

Yang lebih fatal jika gejala depresi pada bayi baru lahir tak secepatnya diatasi, anak tumbuh menjadi anak yang tak bahagia. Mereka susah belajar berjalan, kurang berat badan, dan tak responsif pada orang lain. Jika kondisi ini tetap tidak teratasi, anak akan berkembang jadi balita yang mengalami depresi.

Ketika mulai sekolah mereka menderita gangguan tingkah laku, seperti gampang stres dan agresif. Anak menjadi tak tenang lantaran secara fisik dan psikis si ibu juga tak tenang. Sebaiknya kendalikan stres dan depresi dengan cara mendengar musik.

Berita Terkait
Baca Juga:
Makan Buah Tetap Sulit BAB, Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasinya

Makan Buah Tetap Sulit BAB, Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kesehatan      

14 Jan 2020 | 736


Kenapa Anda agak sulit buang air besar, bisa sampai dua atau tiga hari sekali? Padahal Anda sudah makan buah-buahan secara teratur. Apakah sulitnya buang air besar setiap hari yang Anda ...

Mengecap Kuliner Tradisional Bali di Ubud Food Festival

Mengecap Kuliner Tradisional Bali di Ubud Food Festival

Kuliner      

27 Des 2019 | 1102


Makanan lezat yang memuaskan lidah tak melulu berasal dari dapur modern yang dikelola chef ternama. Berbagai masakan tradisional yang berasal dari dapur rumahan pun tak kalah membuat ...

Mengerikannya Petaka Banjir Bandang Tengah Malam di Margoyoso Pati

Mengerikannya Petaka Banjir Bandang Tengah Malam di Margoyoso Pati

Kesehatan      

15 Jul 2022 | 222


Banjir bandang menerjang permukiman di dua desa, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kamis (14/7/2022). Dilaporkan puluhan rumah warga hanyut dalam peristiwa yang dipicu ...

Begini Cara Cerdas Memilih Pakaian Mengikuti Warna Kulit

Begini Cara Cerdas Memilih Pakaian Mengikuti Warna Kulit

Fashion      

3 Jun 2020 | 643


Kebingungan memilih pakaian pasti sering dialami oleh kaum wanita. Kegiatan memilih pakaian bisa memakan waktu berjam-jam sendiri padahal belum selesai make up. Jika kamu adalah salah ...

Menguak Keefektifan Masker Kain Guna Mencegah Covid-19

Menguak Keefektifan Masker Kain Guna Mencegah Covid-19

Pengetahuan      

17 Apr 2020 | 983


Keadaan pandemi covid-19, masker medis jadi suatu yang jarang didapat. WHO juga telah memberikan anjuran buat memakai masker kain selaku alternative pengganti masker bedah. Tetapi, usaha ...

5 Manfaat Sawi untuk Kesehatan, Cegah Pertumbuhan Sel Kanker Salah Satunya

5 Manfaat Sawi untuk Kesehatan, Cegah Pertumbuhan Sel Kanker Salah Satunya

Herbal      

30 Maret 2020 | 600


Penting Anda tahu, kalau sekarang terdapat riset tertentu yang berhubungan dengan sawi, sayur-mayur yang umum dihidangkan sebagai komplemen masakan kuah seperti bakso sampai sup. Nutrisi ...