rajatrafficNET
Ibu Hamil Stres Bisa Sebabkan Anak Lambat Berjalan

Ibu Hamil Stres Bisa Sebabkan Anak Lambat Berjalan

24 Jan 2020
158x
Ditulis oleh : Admin

Depresi pada ibu hamil memang tak dipungkiri sering kali menghampiri para ibu. Tak hanya saat mengandung, depresi dapat juga dialami setelah sang ibu melahirkan bayinya. Di Amerika Serikat, misalnya, sekitar 30 persen dari ibu yang baru saja melahirkan diduga mengalami depresi pascamelahirkan. Meski bukan kehamilan pertama, tetap saja para ibu cukup kewalahan saat depresi itu datang.

Depresi kerap diakibatkan oleh pergantian hormon yang memengaruhi mood ibu secara menyeluruh sehingga si ibu kerap merasa sedih, jenuh atau kesal. Kondisi fisik yang berubah ketika hamil lantaran unsur hormonal. Biasanya produksi hormon akan meningkat sampai maksimal 16 minggu. Dalam rentang waktu tersebut, ibu sudah “mabuk kepayang” (sempoyongan). Namun, ada juga yang sampai ia melahirkan terus muntah atau hyperemesis gravadarum (muntah yang berlebihan), ini pengecualian.

Depresi pada ibu hamil lebih cocok disebut sebagai gangguan penyesuaian (adjustment problem) terhadap perubahan produksi hormon waktu hamil. Ini yang kadang susah diadaptasi oleh para ibu-ibu, proses penyesuaian diri. Ini yang susah, si ibu lebih emosional, menjadi suka marah karena proses penyesuaian dengan kehamilan itu.

Resiko ibu stres hingga mengalami depresi sangat riskan untuk anak. Walau dalam kandungan, janin telah dapat merasakan apa yang terjadi pada ibunya. Salah satu diantaranya saat depresi umumnya orang susah tidur atau menderita masalah tidur. Padahal ibu hamil mesti cukup saat tidurnya dan juga mencukupi konsumsi gizi dengan cukup makan dan minum.

Menurut riset yang telah dilakukan University of Miami Medical School selama 20 tahun menyatakan bahwa anak yang dilahirkan oleh ibu yang menderita depresi berat sepanjang kehamilan akan mempunyai kadar hormon stres yang tinggi, kegiatan otak yang peka pada depresi, memperlihatkan sedikit ekspresi, dan menderita gejala depresi lainnya, seperti sukar tidur dan makan.

Yang lebih fatal jika gejala depresi pada bayi baru lahir tak secepatnya diatasi, anak tumbuh menjadi anak yang tak bahagia. Mereka susah belajar berjalan, kurang berat badan, dan tak responsif pada orang lain. Jika kondisi ini tetap tidak teratasi, anak akan berkembang jadi balita yang mengalami depresi.

Ketika mulai sekolah mereka menderita gangguan tingkah laku, seperti gampang stres dan agresif. Anak menjadi tak tenang lantaran secara fisik dan psikis si ibu juga tak tenang. Sebaiknya kendalikan stres dan depresi dengan cara mendengar musik.

Berita Terkait
Baca Juga:
Akibat Puasa Jadi Banyak Keputihan?

Akibat Puasa Jadi Banyak Keputihan?

Kesehatan      

27 Jan 2020 | 254


Istilah keputihan dipakai untuk menggambarkan cairan yang bukan darah yang keluar dari vagina (alat kelamin wanita). Dalam keadaan normal, cairan pada vagina selalu ada sebagai hasil ...

Tips Atasi Musuh Liburan

Tips Atasi Musuh Liburan

Tips      

29 Des 2019 | 256


Horaaay... libur tlah tiba! Pada punya rencana liburan seru ke mana nih? Ajak-ajak dong, he he he. Liburan adalah salah satu moment paling menyenangkan di dunia. Inilah waktunya untuk ...

5 Tips Liburan Aman di Negara Tujuan Impianmu di Tengah Wabah Virus Melanda

5 Tips Liburan Aman di Negara Tujuan Impianmu di Tengah Wabah Virus Melanda

Wisata      

8 Apr 2020 | 235


Dunia kini sedang dilanda kekhawatiran pasca menularnya Virus Corona (Covid-19). Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan virus ini sudah tercatat sampai 30 ribu lebih kasus dan memakan ...

7 Cara Mendukung Mikrobioma untuk Kesehatan Kulit

7 Cara Mendukung Mikrobioma untuk Kesehatan Kulit

Kesehatan      

20 Jan 2020 | 276


Istilah bakteri baik mungkin sudah sering kita dengar bila berkaitan dengan kesehatan usus. Akan tetapi, bakteri baik ternyata juga sangat penting bagi kesehatan kulit. Ya, bakteri baik ...

6 Cara Alami Memudarkan dan Menghilangkan Bekas Luka, Mudah dan Murah

6 Cara Alami Memudarkan dan Menghilangkan Bekas Luka, Mudah dan Murah

Kecantikan      

11 Feb 2020 | 203


Seluruh orang tentu mempunyai bekas luka di kulit, entah itu yang telah pudar atau yang membekas dengan jelas sampai saat ini dan sulit lenyap. Untuk sebagian orang, bekas luka di area ...

Tren Pomadic Belum Berakhir

Tren Pomadic Belum Berakhir

Fashion      

22 Des 2019 | 172


Seperti busana atau make up, tren juga dikenal dalam dunia penataan rambut. Meski banyak juga orang yang menata rambut berdasarkan bentuk wajah yang dimiliki, tak sedikit pula yang ...