MU
Harta Tak Lagi yang Utama, Berikut 5 Konglomerat Indonesia Masuk Islam

Harta Tak Lagi yang Utama, Berikut 5 Konglomerat Indonesia Masuk Islam

9 Feb 2022
1888x
Ditulis oleh : Admin

Terdapat sejumlah konglomerat Indonesia pindah agama Islam dengan alasan telah memperoleh hidayah. Selain Jusuf Hamka, kira-kira siapa lagi para pengusaha kaya raya yang pindah keyakinan tersebut?

Perpindahan keyakinan sejatinya merupakan privasi bagi tiap-tiap individu, tak terkecuali bagi mereka para konglomerat.

Bahkan, tak hanya menimpa pengusaha kaya raya, banyak artis pindah agama karena sejumlah faktor.

Dari sisi pengusaha, nama Jusuf Hamka mungkin telah banyak dikenal.

Pasalnya, ia adalah salah satu konglomerat Indonesia yang memiliki jalan Tol Desari.

Tak hanya itu, sosoknya juga dikenal sebagai orang yang dermawan dan sering kali memberikan bantuan kepada masyarakat.

Nah, selain Jusuf Hamka yang kini menjadi seorang muslim, siapa lagi konglomerat Indonesia yang pindah agama Islam?

5 Konglomerat Indonesia Pindah Agama Islam

1. Djohari Zein

Lahir di Medan, Sumatera Utara pada tahun 1954, Dohari Zein merupakan pengusaha dari perusahaan ekspedisi JNE.

Melansir merdeka.com, ia memutuskan pindah agama Islam sekitar tahun 1982.

Keluarganya adalah kelompok pedagang Tionghoa yang menganut agama Buddha.

Namun, meski demikian, Djohari dekat dengan lingkungan Katolik ketika menempuh masa pendidikan.

Usut punya usut, Djohari mempunyai mimpi untuk membangun 99 masjid, lo.

2. Lee Kang Hyun

Lee Kang Hyun yang kini menjabat sebagai Vice President Samsung Electronic Indonesia pertama kali ditugaskan di Indonesia pada 1993.

Keingintahuannya terhadap Islam membuat ia menjadi salah satu konglomerat yang pindah agama Islam.

Pada tahun 1994, ia pun memutuskan menjadi mualaf sekaligus mengucapkan kalimat syahadat di Masjid Sunda Kelapa.

Ia acapkali dipanggil Pak Haji setelah menjadi muslim meski belum menunaikan ibadah haji.

3. Herman Halim

Bos Bank Maspion, Herman Halim, sempat beberapa kali pindah agama.

Sebelum ia memeluk Islam, sang anak, Alim Markus telah terlebih dahulu menjadi seorang muslim.

Kisah anaknya itu pun membuat ia terinspirasi dan pada tahun 2004, Herman Halim mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Cheng Hoo Kota Surabaya.

Dalam perjalanannya usai memeluk Islam, ia mengaku merasakan sejumlah keajaiban.

4. Hermanto Wijaya

Konglomerat asal Palembang, Hermanto Wijaya, memutuskan memeluk agama Islam pada 2019 silam.

Bos Jaya Raya Solution (Jaya Raya Elektronik) ini mengucapkan syahadat di Masjid Raya Citra Grand City, Palembang.

Usai menjadi seorang muslim, namanya berubah menjadi Muhammad Hermanto Wijaya.

5. Fitria Yusuf

CEO PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk., sekaligus anak dari Jusuf Hamka, Fitria Yusuf, memeluk Islam pada tahun 2020 di Masjid Lautze, Jakarta Pusat.

Masih mengutip merdeka.com, video ketika ia mengucapkan syahadat sempat viral di media sosial.

Menurut penuturan Fitria, perpindahan agama yang ia lakoni lantaran mendapat hidayah serta terinspirasi dari prilaku sang ayah, Jusuf Hamka.   (hajinews)

Berita Terkait
Baca Juga:
manajemen_bisnis_syariah_s1_image

Bagaimana Cara Meraih Beasiswa Rektor Penuh untuk Kuliah S1 Manajemen Bisnis Syariah di Gelombang Pertama?

Pendidikan      

1 Feb 2026 | 65


Ma’soem University kini membuka pendaftaran gelombang pertama bagi Anda yang berminat menekuni program Manajemen Bisnis Syariah S1 untuk mencetak wirausaha sukses berlandaskan ...

teknik_industri_s1_image

Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Biaya Kuliah Teknik Industri di Bandung?

Pendidikan      

29 Nov 2025 | 154


Apa saja faktor-faktor utama yang memengaruhi besaran biaya yang harus Anda keluarkan untuk mengambil Teknik Industri S1 di Bandung? Memahami komponen biaya ini penting untuk perencanaan ...

Strategi Penggunaan Data Terstruktur untuk Bertahan dari Dominasi AI Search dalam Tantangan SEO 2026

Strategi Penggunaan Data Terstruktur untuk Bertahan dari Dominasi AI Search dalam Tantangan SEO 2026

Tips      

17 Feb 2026 | 37


Dominasi AI Search telah mengubah paradigma optimasi digital. Pertanyaan kritis muncul: apakah situs Anda mampu bertahan melawan dominasi AI Search dalam tantangan SEO 2026? Transformasi ...

Capek-Capek Berjuang 25 Tahun Reformasi, Malah Dukung Paslon Hasil Nepotisme? Rugi Dong!

Capek-Capek Berjuang 25 Tahun Reformasi, Malah Dukung Paslon Hasil Nepotisme? Rugi Dong!

Lifestyle      

11 Feb 2024 | 850


Januari lalu, gugatan terhadap Presiden Joko Widodo dengan klasifikasi perkara Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terdaftar di Kepaniteraan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta dengan ...

sedekah makan

Sedekah Makan Siang: Amalan Sederhana, Dampak Luar Biasa

Tips      

2 Mei 2025 | 183


Sedekah makan siang bukan hanya soal memberi makanan, tetapi juga tentang menebar kebaikan yang berdampak besar bagi kehidupan sosial dan spiritual. Dalam Islam, memberi makan sesama ...

Bagaimana Kampanye Media Sosial Meningkatkan Penjualan Online Secara Sistematis

Bagaimana Kampanye Media Sosial Meningkatkan Penjualan Online Secara Sistematis

Tips      

7 Feb 2026 | 97


Bagaimana kampanye media sosial meningkatkan penjualan online menjadi pertanyaan penting bagi pelaku bisnis yang ingin bertahan dan berkembang di era digital. Media sosial telah berubah ...