rajapress
Sejarawan Kuliner, Profesi Langka dengan Gaji Hingga Milyaran per Bulan

Sejarawan Kuliner, Profesi Langka dengan Gaji Hingga Milyaran per Bulan

11 Jan 2020
1464x
Ditulis oleh : Admin

Apa menu sarapan Anda hari ini? Nasi goreng? Nasi kuning? Atau roti bakar srikaya? Lalu, mengapa tekstur tahu berbeda dari satu tempat ke tempat lainnya? Mengapa bir disajikan saat sarapan? Pernahkah tebersit di pikiran Anda tentang sejarah tiap penganan yang Anda nikmati saat ini?

Serentetan pertanyaan seperti itu membuat gelisah segelintir orang di muka bumi. Untuk menjawab kegelisahannya itu mereka lalu berkumpul, belajar, meneliti, dan menuliskannya. Karena ketekunannya itu, mereka muncul dengan keahlian yang sangat khusus, yaitu sebagai sejarawan kuliner. Para sejarawan kuliner mempelajari sejarah makanan dan minuman termasuk cara penyajiannya. Selain nilai kebudayaan, aspek-aspek yang ada di seputar makanan minuman itu juga dipelajari, yakni meliputi nilai-nilai sosiologis, geografis, ekonomi, hingga peristiwa politik di masa tersebut.

Contohnya Annie Gray. Sejarawan kuliner asal Inggris itu fokus meneliti kuliner di Inggris pada abad 17-19. Ia menempuh pendidikan formal dari jenjang S-1 hingga S-3 di bidang sejarah kuliner. Lewat penelitiannya, Annie mengungkap menu makanan dan tata cara penyajian makanan di atas kapal Titanic. Annie juga bisa mengungkap kebiasaan makan malam Natal dari masa Edward I sampai Edward VII dan seabrek penelitian yang ia tulis di berbagai jurnal. Karena keahliannya itu, Annie juga kerap tampil di televisi nasional dalam program acara yang membahas sejarah kuliner.

Profesi sejarawan kuliner juga populer di Amerika Serikat (AS). Besar pendapatan rata-rata seorang sejarawan kuliner di AS mencapai 26.000 dolar AS sampai 96.000 dolar AS atau sekitar Rp 312 juta-1,2 miliar per tahun. Untuk menjamin hak-hak profesinya, mereka mengorganisasikan diri dalam berbagai wadah.

Di Indonesia, tampaknya profesi sejarawan kuliner masih asing di telinga. Padahal, khazanah kuliner nusantara sangat beraneka ragam. Beberapa jenis kuliner nusantara itu bahkan telah diakui dunia internasional sebagai makanan terlezat di dunia. Namun, sangat sedikit orang yang tertarik meneliti khazanah kuliner ini secara serius.

Seperti dikutip dari lembaga kebudayaan betawi.com, sejarawan kuliner Betawai, Yahya Andi Saputra mengatakan bahwa banyak peneliti kuliner kita yang terpaksa putus di tengah jalan karena minimnya dana riset yang didapat. Disamping dana, hambatan lain yakni minimnya penguasaan bahasa Belanda di lingkungan peneliti kita. Maklum, banyak catatan sejarah nusantara yang ditulis oleh orang Belanda.

Dengan tantangan berat seperti yang diungkapkan Yahya, butuh cinta dan keberanian yang besar untuk menjadi seorang sejarawan kuliner. Namun justru dengan langkanya orang yang berprofesi ini, peluang Anda menjadi sejarawan ternama semakin terbuka lebar.

Berita Terkait
Baca Juga:
Cara Mengatasi Kesulitan Tidur pada Anak di Malam Hari

Cara Mengatasi Kesulitan Tidur pada Anak di Malam Hari

Kesehatan      

24 Maret 2020 | 875


Tidur adalah keperluan penting untuk seluruh orang terutama anak. Ketika tidur, anak akan mengumpulkan kembali tenaganya yang lenyap sesudah asyik beraktifitas. Ketika tidur, anak pun akan ...

Kreasi Cantik dari Kristik Tetap Menarik

Kreasi Cantik dari Kristik Tetap Menarik

Pengetahuan      

27 Des 2019 | 2535


Jarum, benang, dan gunting sudah siap di depan muka. Tidak lupa, gambar pola dan kain yang berpola persegi dengan lubang-lubang kecil. Jarum pun mulai dimainkan untuk menyulam miring ke ...

Tips Memilih Slip-on Sneakers Agar Tambah Fashionable

Tips Memilih Slip-on Sneakers Agar Tambah Fashionable

Tips      

2 Jan 2020 | 882


Slip on sneakers memang bukan barang baru di dunia fashion karena sudah mulai dipakai sejak lama. Para pemain skateboard dan beberapa pencinta fashion di era 1990-an sudah ...

Ketentuan-Ketentuan Umum Dalam Berdandan Bagi Wanita

Ketentuan-Ketentuan Umum Dalam Berdandan Bagi Wanita

Tips      

8 Jan 2024 | 256


Fitrah wanita adalah menyukai kecantikan, perhiasan dan semacamnya. Namun wahai saudari muslimah, ada beberapa peringatan ketentuan umum yang wajib kita perhatikan berkaitan ...

Mengukur Keberhasilan Program Pengembangan Soft Skill di Kampus

Mengukur Keberhasilan Program Pengembangan Soft Skill di Kampus

Pendidikan      

6 Nov 2023 | 129


Dalam dunia pendidikan tinggi yang semakin kompetitif dan berubah dengan cepat, penting bagi perguruan tinggi untuk tidak hanya fokus pada pemberian pengetahuan akademik, tetapi juga pada ...

Apa Yang Di Kandung Dalam Surah Ad Dhuha

Apa Yang Di Kandung Dalam Surah Ad Dhuha

Tips      

30 Maret 2020 | 1065


Apa Yang Di Kandung Dalam Surah Ad Dhuha - Surat ini diturunkan setelah surah Al Fajr, berisi tentang pemeliharaan Allah terhadap Nabi Muhammad saw dan tidak akan pernah meninggalkannya, ...