rajatrafficNET
Autisme Bisa Disembuhkan?

Autisme Bisa Disembuhkan?

28 Jan 2020
95x
Ditulis oleh : Admin

Autis merupakan salah satu gangguan perkembangan yang cukup berat. Artinya, dapat memengaruhi seluruh aspek perkembangan jika tidak ditangani dengan tepat. Aspek perkembangan yang terhambat biasanya menyangkut aspek kognitif, sosioemosional, dan komunikasi. Jadi, kita harus menyiapkan diri, menerima kenyataan dengan besar hati, bahwa anak akan tertinggal di aspek-aspek tersebut di atas bila dibandingkan dengan anak lain seusianya. Selain itu, orang tua dan keluarga yang mengasuh dituntut untuk mampu mengatasi tekanan psikologis yang dirasakan sehingga dapat mengurangi rasa frustrasi yang mungkin muncul ketika mengasuh anak autis.

Di sisi lain harus pula diketahui bahwa autisme bukanlah “vonis mati”. Meskipun memliliki berbagai hambatan perkembangan, seperti anak lain umumnya, ia juga memiliki potensi yang dapat dikembangkan. Termasuk kemampuan berkomunikasi dan sosialisasinya. Hanya, perkembangannya tidak akan secepat proses pada anak yang tidak memiliki hambatan. Jika anak lain begitu mendengar percakapan orang-orang di sekelilingnya, dengan cepat ia menangkap mulai suku kata, dan kemudian kalimat. Tidak demikian halnya dengan anak autis yang mengalami hambatan berbicara. Oleh karena itu anak autis membutuhkan stimulasi lebih banyak dan rentang waktu lebih panjang agar mampu mengejar ketertinggalannya dibandingkan dengan anak lainnya. 

Sikap realistis orang tua dalam menangani anak sangat menentukan. Setelah berkonsultasi dengan ahli, seharusnya orang tua menjadi lebih tahu hal-hal apa yang dapat dikembangkan anak dan hal-hal apa yang kemungkinan perkembangannya masih membutuhkan “perjuangan”. Misalnya, ketika anak diikutkan terapi bicara dan secepatnya anak mampu menyusun kalimat, tentunya hal ini sangat tidak realistis meskipun dalam kasus-kasus tertentu mungkin saja terjadi. Hal yang perlu dicamkan adalah terapi apa pun yang diberikan pada anak autis, bukan merupakan solusi yang instan.

Di sisi lain, tentunya kita tidak perlu putus harapan. Penelitian mengenai autisme terus-menerus dilakukan dan setiap saat ditemukan hal-hal baru yang dapat menambah pemahaman kita mengenai anak autis. Terobosan-terobosan baru mengenai terapi autis, terbuka kemungkinan gangguan ini dapat “disembuhkan”.

Penelitian awal Kanner, contohnya, sekitar 11-12 persen anak-anak penyandang autisme ternyata setelah dewasa mampu berfungsi layaknya orang dewasa normal. Padahal, mereka hampir tidak menerima intervensi atau dukungan terarah. Temuan ini membesarkan harapan, bahwa dengan intervensi dan edukasi khusus, jumlah penyandang autisme yang berfungsi normal di masyarakat dapat terus jumlahnya. Banyak contoh kasus anak yang semula didiagnosis autis, dapat berperilaku normal setelah menjalani serangkaian terapi secara intensif dan optimal.

Akan tetapi, kita pun harus realistis, bahwa “kesembuhan” pada autis pun sangat bergantung pada segi hambatannya, sehingga kita sebagai orang tua akan mampu mengukur dengan berkonsultasi pada ahli, untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya mengenai anak kita.

Secara klinis, seorang penyandang autisme dinyatakan sembuh bila tidak tampak menunjukkan perilaku autisnya. Akan tetapi, walau sudah dinyatakan sembuh, jangan pula berharap terlalu besar untuk sembuh total karena autisme biasanya menyisakan gejala sisa. Gejala sisa ini biasanya berbeda pada setiap orang, bergantung pada hal yang menjadi faktor keterpakuannya.

Kesembuhan gangguan autisme tidak serta merta membuat anak menjadi terampil berkomunikasi dengan lancar, seperti anak umumnya. Yang penting dipahami, perilaku maupun aktivitasnya tidak dianggap terlalu berbeda / ganjil oleh lingkungannya.

Dari berbagai penelitian terungkap, salah satu faktor yang memengaruhi kemungkinan “sembuh” autisme, adalah mereka yang memiliki IQ rata-rata dan kemampuan komunikasi yang ditunjukkan pada saat anak berusia 5-6 tahun, akan membantu proses anak dalam perkembangannya.

Berita Terkait
Baca Juga:
5 Makanan Ini Bisa Membantu Memutihkan Gigi Secara Alami

5 Makanan Ini Bisa Membantu Memutihkan Gigi Secara Alami

Kecantikan      

20 Feb 2020 | 52


Gigi yang putih dan sehat perlu sekali guna mendukung penampilan kita. Bayangkan saja bila tampilan telah elegan, tetapi saat senyum malah gigi menguning dan membuat tidak percaya diri. ...

Seni Menghias Dinding agar Ruangan Tampil Beda

Seni Menghias Dinding agar Ruangan Tampil Beda

Pengetahuan      

21 Des 2019 | 68


Kata "mahal" atau "ribet" sering kali disandingkan dengan frasa kertas pelapis dinding atau wallpaper. Betapa tidak, sebelum memilih untuk menggunakan wallpaper, banyak ...

Sejarah Ponsel, Evolusi Yang Menembus Batas

Sejarah Ponsel, Evolusi Yang Menembus Batas

Teknologi      

24 Des 2019 | 72


Tak ada yang mengira bila pencapaian smartphone sudah sedemikian maju, bahkan tak keliru bila ada yang menyebutnya telah menembus batas. Sejak istilah 'smartphone' mulai dikenal ...

Devoyage Bogor, Tempat Wisata Tematik ala Eropa di Bogor yang Menarik untuk Dikunjungi

Devoyage Bogor, Tempat Wisata Tematik ala Eropa di Bogor yang Menarik untuk Dikunjungi

Wisata      

4 Feb 2020 | 115


Kota Bogor merupakan kota yang sangat banyak disukai oleh kalangan Pluviophile. Kota ini mempunyai curah hujan yang lumayan tinggi, oleh karena itulah memperoleh sebutan sebagai kota hujan. ...

Yas Marina Sirkuit Balapan F1 Unik Mirip Disneyland

Yas Marina Sirkuit Balapan F1 Unik Mirip Disneyland

Pengetahuan      

18 Jan 2020 | 96


Mulai dibangun pada Mei 2007, Sirkuit Yas Marina di Abu Dhabi memulai debutnya sebagai tuan rumah balapan jet darat pada 2009. Sirkuit Yas Marina didesain oleh arsitek spesialis sirkuit ...

Percaya Diri dengan Pinggul Biola

Percaya Diri dengan Pinggul Biola

Kecantikan      

28 Des 2019 | 143


Bentuk tubuh secara normal memang memiliki lekuk yang khas. Namun, sering kali lekukan itu membuat seseorang menjadi tidak percaya diri, apalagi perempuan. Segala cara pun diupayakan untuk ...