RajaKomen
Panduan Investasi Properti Untuk Pemula

Panduan Investasi Properti Untuk Pemula

31 Jan 2020
1230x
Ditulis oleh : Admin

Terdapat berbagai pilihan investasi yang ditawarkan kepada konsumen mulai dari investasi mata uang asing, saham, reksadana, obligasi, emas, atau pun investasi properti.

Melakukan investasi di bidang properti memerlukan dana besar. Walaupun demikian, jenis investasi ini menjadi salah satu opsi favorit di masyarakat. Pasalnya investasi properti ini menawarkan kenaikan nilai investasi dan  pendapatan berulang kali (bulanan atau tahunan).

Untuk pemula, carilah informasi serinci mungkin tentang properti yang akan Anda beli. Mulai dari faktor pendongkrak harga, cara nego, cara memperoleh properti murah, biaya di luar transaksi, kualitas bangunan, dan lain-lain. Hal ini pentingg sebagai tindakan preventif supaya luput dari investasi bodong atau bentuk kecurangan yang lain.

Obyek yang sebaiknya dibeli oleh seorang pemula ialah rumah ketimbang ruko ataupun apartemen. Dengan pertimbangan harga tanah jauh lebih besar peluangnya untuk naik ketimbang bangunan. Umumnya lahan tanah rumah lebih luas ketimbang ruko dan apartemen.

Bila Anda lebih tertarik melakukan investasi di lahan kosong, pastikanlah lahan itu terletak di lokasi yang strategis sehingga nanti dapat Anda sewakan kepada pihak lain sebagai lokasi usaha/bisnis..

Carilah lokasi properti yang ada di kawasan berkembang sehingga lebih gampang untuk disewakan atau tidak jauh dari pusat kegiatan di daerah tersebut. Kejelian pembeli amat menentukan nilai investasi selanjutnya.

Aspek legalitas properti pun perlu untuk diperhatikan. Status properti mesti jelas yakni objek yang sah diperjual-belikan. Agar jangan membeli properti yang tak ada surat-surat kelengkapannya.

Dana yang disiapkan bukan cuma sebatas harga jual beli namun juga dana di luar transaksi sebab dalam transaksi properti ada beberapa biaya yang muncul akibat transaksi itu, misalnya biaya untuk notaris dan pajak.

Sesudah dibeli, alangkah baiknya jangan terburu-buru dijual lagi, tunggu hingga harganya naik secara berarti. Harga properti yang terus-terusan naik dari tahun ke tahunnya akan memberikan keuntungan yang besar jika Anda bisa mencari momentum yang pas untuk kembali menjualnya.

 

Baca Juga:
Akibat Puasa Jadi Banyak Keputihan?

Akibat Puasa Jadi Banyak Keputihan?

Kesehatan      

27 Jan 2020 | 1072


Istilah keputihan dipakai untuk menggambarkan cairan yang bukan darah yang keluar dari vagina (alat kelamin wanita). Dalam keadaan normal, cairan pada vagina selalu ada sebagai hasil ...

Hati-Hati, Investasi Modus Jual Aplikasi Robot Trading

Hati-Hati, Investasi Modus Jual Aplikasi Robot Trading

Tips      

20 Jan 2022 | 784


Bareskrim Polri membongkar penipuan investasi dengan modus menjual aplikasi Robot Trading Evotrade secara ilegal. Dalam perkara tersebut, Bareskrim menetapkan enam orang tersangka di ...

Manfaat Makan Satu Timun Setiap Hari

Manfaat Makan Satu Timun Setiap Hari

Kesehatan      

13 Apr 2021 | 886


Sering dianggap sayur, nyatanya mentimun adalah buah.Sejak zaman kuno, mentimun telah digunakan di India sebagai makanan serta pengobatan tradisional. Hal Ini karena, di ...

Ketentuan-Ketentuan Umum Dalam Berdandan Bagi Wanita

Ketentuan-Ketentuan Umum Dalam Berdandan Bagi Wanita

Tips      

8 Jan 2024 | 256


Fitrah wanita adalah menyukai kecantikan, perhiasan dan semacamnya. Namun wahai saudari muslimah, ada beberapa peringatan ketentuan umum yang wajib kita perhatikan berkaitan ...

Makan Buah Melon Tubuh Menjadi Sehat dan Fit

Makan Buah Melon Tubuh Menjadi Sehat dan Fit

Kesehatan      

3 Jun 2021 | 703


Buah melon gampang untuk dijumpai sebagai campuran es buah, salad dan hidangan buah lainnya. Melon rasanya manis dan segar sehingga banyak disukai oleh siapa saja. Walau rasanya yang manis ...

Sejarawan Kuliner, Profesi Langka dengan Gaji Hingga Milyaran per Bulan

Sejarawan Kuliner, Profesi Langka dengan Gaji Hingga Milyaran per Bulan

Kuliner      

11 Jan 2020 | 1463


Apa menu sarapan Anda hari ini? Nasi goreng? Nasi kuning? Atau roti bakar srikaya? Lalu, mengapa tekstur tahu berbeda dari satu tempat ke tempat lainnya? Mengapa bir disajikan saat sarapan? ...