Tryout.id
Mengintip Gaya Kasual Kebaya Encim

Mengintip Gaya Kasual Kebaya Encim

20 Des 2019
1956x
Ditulis oleh : Admin

Kebaya selama ini sering diasosiasikan dengan penampilan formal seperti untuk menghadiri undangan pernikahan, acara makan malam, atau perhelatan wisuda. Namun, mengapa tak mengenakannya juga dalam balutan gaya kasual?

Kebaya encim adalah salah satu jenis kebaya yang memungkinkan terjadinya perpaduan itu. Dengan desain bordir yang cantik, kebaya encim bisa dipadupadankan untuk mendapatkan penampilan yang santai dan kasual. Apalagi, dengan material katun yang menyerap keringat. Tinggal padukan dengan jeans atau rok yang kasual, tampilan santai bisa didapatkan.

Eits, tunggu dulu! Jika ingin terlihat lebih trendi, jangan lupakan untuk memadukannya dengan sneakers. Elegan sekaligus sporty.

Di zaman sekarang, orang tidak lagi memandang kebaya sebagai pakaian formal saja. Untuk pakaian sehari-hari pun banyak digemari. Untuk menjadikannya busana sehari-hari yang kasual, syarat utamanya yaitu material yang adem dan menyerap keringat. Pilihannya biasanya akan jatuh pada material katun karena paling pas dikenakan sehari-hari.

Gaya yang paling banyak dipilih yaitu padu padan kebaya encim dengan skinny jeans berwarna biru, abu-abu, atau putih. Penggunaan rok dan kulot juga bisa dilakukan, sesuai dengan final look yang diinginkan.

Jika ingin mendapatkan tampilan yang lebih formal, tinggal padukan dengan kain batik yang serasi dengan kebaya encim. Uniknya, meskipun dikenakan bersama kain batik, kebaya encim juga bisa memberikan penampilan kasual.

Pilih bawahan batik yang memiliki cutting asimetris atau padukan dengan sneakers. Untuk mendapatkan tampilan yang kasual, kebaya encim berlengan pendek atau bahkan kutung (tanpa lengan), menjadi pilihan yang paling tepat. Bagi pengguna hijab, penggunaannya tinggal dilengkapi dengan manset atau kaus inner.

Akulturasi budaya

Menilik sejarahnya, kebaya sebenarnya pertama kali tercatat oleh Sir Thomas Stamford Bingley Raffles, Letnan Gubernur Jenderal Hindia Belanda pada 1817. Dia juga menulis buku History of Java. Sejak itu kebaya mengalami berbagai akulturasi hiagga mencapai bentuknya yang kekinian.

Salah satunya adalah kebaya encim yang merupakan hasil akulturasi antara budaya peranakan Tionghoa, Betawi, dan beberapa budaya lain di tanah air. Keberadaannya dipicu oleh kedatangan imigran Tionghoa ke Asia Tenggara (termasuk Indonesia), untuk kepentingan perdagangan di abad ke-15.

Mereka kemudian menikahi perernpuan pribumi yang kala itu menggunakan kebaya sebagai busana sehari-hari. Perempuan yang menikahi pria Tionghoa sering disebut "nyai". Para nyai kemudian mengenakan kebaya yang dipadukan dengan gaya Tionghoa.

Perkembangan kebaya encim juga mendapatkan pengaruh dari kebaya "nyonya" yang berkiblat dari Belanda. Bedanya, perempuan Belanda yang tinggal di Indonesia saat itu mengenakan kebaya dengan material krinolin khas Victorian yang rapat dan tebal.

Kebaya encim kekinian kian berkembang dengan model dan desain yang energik. Misalnya. banyak pula ditemukan kebaya encim yang menyatu di bagian depan atau berbentuk 2 pieces sebagai vest.

Meskipun demikian, tampilan klasik yang dimiliki pun tetap terjaga. Bordir cantik berbagai motif dan warna pun tetap menjadi ciri khas kebaya encim. Motif bordirnya kian beragam. Bordir yang berwarna kontras dengan warna dasar kebaya semakin terlihat atraktif.

Yang paling banyak disukai adalah motif bordir binatang seperti burung hong, merak, dan ikan koi. Untuk bunga, misalnya anggrek, mawar, dan bunga herbras.

Berita Terkait
Baca Juga:
Saya Masuk, Duit NU Rp 500 Juta, Sekarang Rp 1,8 Triliun

Saya Masuk, Duit NU Rp 500 Juta, Sekarang Rp 1,8 Triliun

Tips      

15 Des 2021 | 1569


Ketua Umum Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengungkap pencapaiannya dalam memimpin NU selama 10 tahun terakhir. Ia mengaku sudah banyak memajukan NU dari segi ekonomi ...

Dosen Digital Dr. Tonton Taufik Sebut Pemilu 2024 Hadirkan Perang Opini di Media Sosial

Dosen Digital Dr. Tonton Taufik Sebut Pemilu 2024 Hadirkan Perang Opini di Media Sosial

Teknologi      

20 Jan 2024 | 1031


Dosen digital marketing Universitas Ma’soem Dr. Tonton Taufik Rachman menilai Pemilu 2024 kali ini kerap menghadirkan perang di media sosial. Adapun hal ini tentunya tak ...

Cara tambah subscriber

Cara Menambah Subscriber: Tips dari Para YouTuber Sukses

Tips      

23 Apr 2025 | 421


Menjadi YouTuber sukses tidak semata-mata hanya tentang menghasilkan konten berkualitas, tetapi juga tentang bagaimana cara meningkatkan jumlah subscriber. Bagi mereka yang baru memulai di ...

Cara untuk Membuat Wajah Awet Muda (Facelift Alami)

Cara untuk Membuat Wajah Awet Muda (Facelift Alami)

Kecantikan      

7 Jan 2020 | 1686


Ada beragam olah raga yang dapat membuat tubuh tetap kencang walau usia meningkat. Tetapi, bagaimana halnya dengan wajah? Bila Anda duga jawabannya cuma dengan operasi atau dengan ...

Panduan Lengkap Perbedaan SEO White Hat dan Black Hat: Apa yang Harus Anda Pilih?

Panduan Lengkap Perbedaan SEO White Hat dan Black Hat: Apa yang Harus Anda Pilih?

Bisnis      

25 Maret 2025 | 429


Dalam dunia pemasaran digital, strategi optimasi mesin pencari (SEO) menjadi kunci untuk meningkatkan visibilitas dan peringkat situs web. Salah satu aspek penting yang perlu dipahami ...

Pendidikan Berbasis Game: Meresapi Peran Permainan dan Simulasi dalam Pembelajaran Mahasiswa

Pendidikan Berbasis Game: Meresapi Peran Permainan dan Simulasi dalam Pembelajaran Mahasiswa

Pendidikan      

5 Sep 2023 | 1083


Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, konsep "belajar sambil bermain" telah menjadi lebih dari sekadar ungkapan. Permainan dan simulasi edukasi telah muncul sebagai alat ...