rajabacklink
Mengecap Kuliner Tradisional Bali di Ubud Food Festival

Mengecap Kuliner Tradisional Bali di Ubud Food Festival

27 Des 2019
51x
Ditulis oleh : Admin

Makanan lezat yang memuaskan lidah tak melulu berasal dari dapur modern yang dikelola chef ternama. Berbagai masakan tradisional yang berasal dari dapur rumahan pun tak kalah membuat penikmatnya takluk.

Setiap malam selama tiga hari penyelenggaraan Ubud Food Festival, digelar pasar malam yang berlangsung di bagian depan Taman Baca, Jalan Raya Sanggingan. Di sana, beberapa gerobak berbaris rapi. Penjajanya dengan sigap melayani antrean orang yang datang dengan perut lapar.

Beberapa di antaranya menyajikan hidangan khas Bali, misalnya jaja (kue) laklak. Kue tradisional Bali itu berbentuk seperti kue lumpur dengan bahan dasar tepung beras. Warna hijau yang dimiliki berasal dari daun pandan dan daun suji.

Banyak orang yang menyebutnya ’’surabi” ala Bali. Jaja laklak disajikan bersama parutan kelapa dan disiram dengan kuah gula aren yang direbus bersama potongan nangka.

Bersama jaja laklak, juga hadir potongan gatep kukus yang juga bisa disantap bersama parutan kelapa dan kuah gula aren. Gatep atau biasa disebut gayam adalah sejenis buah yang tumbuh di sekitar Bali. Ketika dihancurkan dan dikukus di dalam daun pisang, lalu dipotong, gatep memiliki cita rasa seperti kue lupis. Di Bali, gatep sering dijadikan jajanan kampung yang dulu banyak diburu.

Selain camilan tersebut, juga ada nasi bira dengan porsi cukup besar. Bentuknya tak berbeda dengan nasi kuning. Yang membedakan hanya soal rasa. Jika gurih pada nasi kuning didapatkan dari santan cair yang dimasak bersama bulir beras, nasi bira mendapatkan rasa gurih dari parutan kelapa yang diaduk ketika mengukus nasi. Saat menyantapnya, rasa kencur mendominasi sehingga menghangatkan tenggorokan.

Di salah satu gerobak, juga ada tipat belayag. Biasanya, penganan ini disantap saat sarapan. Tipat belayag terdiri atas ketupat dengan bentuk lonjong, sahur (kelapa parut yang digoreng dengan bumbu), sambal goreng, kedelai, daging ayam, dan sayur-sayuran. Kuah kentalnya meleleh di lidah. Dengan harga terjangkau, tipat belayag juga sangat ampuh ’’mengganjal” perut.

Meskipun bisa ditemui di berbagai kota lain di Indonesia, menyantap penganan khas Bali di Bali, terutama di ajang seperti Ubud Food Festival, akan terasa lebih paripurna. Walau bagaimanapun, lidah pelancong yang datang ke Bali juga merindukan rasa autentik masakan tradisional seperti betutu, bubur mengguh, srombotan, lawar, atau sekadar nasi jinggo.

Baca Juga:
Sejarawan Kuliner, Profesi Langka dengan Gaji Hingga Milyaran per Bulan

Sejarawan Kuliner, Profesi Langka dengan Gaji Hingga Milyaran per Bulan

Kuliner      

11 Jan 2020 | 83


Apa menu sarapan Anda hari ini? Nasi goreng? Nasi kuning? Atau roti bakar srikaya? Lalu, mengapa tekstur tahu berbeda dari satu tempat ke tempat lainnya? Mengapa bir disajikan saat sarapan? ...

Denis Bank, Lanskap Cantik di Kota Bandung Jadi Kantor Utama Bank BJB

Denis Bank, Lanskap Cantik di Kota Bandung Jadi Kantor Utama Bank BJB

Wisata      

22 Jan 2020 | 60


Kota Bandung dikenal memiliki lanskap cantik dan kokoh dengan rasa Eropa. Rata-rata bangunan bernilai historis itu dirancang oleh arsitek Belanda. Ada beberapa nama besar yang membangun ...

5 Atlet dari Benua Asia yang Menorehkan Prestasi Dunia

5 Atlet dari Benua Asia yang Menorehkan Prestasi Dunia

Pengetahuan      

1 Jan 2020 | 79


Kawasan Asia yang besar memang memiliki banyak potensi dan prestasi. Olah raga tentu menjadi salah satunya sehingga banyak nama atlet besar yang berasal dari Asia dan memiliki prestasi ...

Ingin Mendapatkan Tubuh Ideal, Coba Tiga Kunci Ini

Ingin Mendapatkan Tubuh Ideal, Coba Tiga Kunci Ini

Kesehatan      

12 Jan 2020 | 83


Untuk mendapatkan tubuh ideal perlu digarisbawahi agar Anda tidak mengurangi makanan pokok. Alasannya, makanan pokok adalah asupan yang wajib dikonsumsi tubuh karena diperlukan oleh tubuh. ...

Arteri Perifer, Penyakit Berbahaya Tetapi Bisa Disembuhkan

Arteri Perifer, Penyakit Berbahaya Tetapi Bisa Disembuhkan

Kesehatan      

1 Jan 2020 | 102


Penyempitan pembuluh darah ke jantung sudah sering kita dengar. Akan tetapi, ada penyakit penyempitan pembuluh darah lain yang sama berbahayanya dan juga memiliki risiko kematian cukup ...

Pilih Veneer Atau Whitening Untuk Memutihkan Gigi

Pilih Veneer Atau Whitening Untuk Memutihkan Gigi

Kecantikan      

2 Jan 2020 | 90


Memutihkan warna gigi sedang jadi tren. Selain gigi yang rapi, gigi putih dan bersih juga banyak diminati karena menjadi salah satu hal penting yang menentukan penampilan ...