
Wanita dianugerahi perasaan yang mendalam, karena memang disiapkan menjadi seorang ibu yang harus memiliki kasih sayang dan perhatian yang mendalam juga. Untuk menghadapi anak-anak, maka perlu perhatian dan kasih sayang untuk menemani kesabaran menghadapi dan mendidik anak-anak.
Akan tetapi kelebihan ini tentu ada kelemahannya. Kelemahannya adalah terkadang perasaan wanita menutui akal sehatnya, perasaanya membuat pertimbangan mengambil keputusan bisa menghalalkan keputusan akal sehat. Dan ini memang harus dipahami karena wanita memang ingin lebih dimengerti.
Ketika wanita sudah jatuh cinta, maka ia sangat cinta sekali dan jika sudah benci maka ia benci sama sekali. ini adalah mayoritas sifat wanita. Karenanya beberapa yang ahli mengenai hal ini mengatakan bahwa wanita memang tidak bisa membagi cinta, karena begitulah tipe cinta wanita.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: " Jika engkau berbuat baik kepada salah seorang diantara mereka (wanita) sepanjang setahun, kemudian melihat sesuatu yang mengecewakan dia akan berkata, " Saya tidak pernah melihat kebaikanmu sedikitpun".
Cinta yang sewajarnya saja.
Perilaku seperti ini tidak bagus yaitu terlalu berlebihan menyikapi cinta dan benci. Hal ini sudah diingatkan oleh Rasulullah shallallahu'alahi wa sallam, beliau bersabda :
"Cintailah orang yang kau cintai sekadarnya saja, bisa jadi suatu hari ia akan menjadi orang yang kau benci. Dan bencilah orang yang benci sekadarnya bisa jadi suatu hari ia menjadi orang yang kau sayangi."
Dari Aslam bahwa Umah bin Khaththab radhiallahu anhu berkata : " Janganlah cintamu menjadikan keterlenaan bagimu, dan jangan pula kebencianmu menjadikan kehancuran bagimu".
Aku (Aslam) berkata, "Bagaimanakah itu?"
Uma berkata, Bila engkau mencintainya maka engkau mencintainya sampai engkau terlena sepeti layaknya seorang anak kecil, dan bila engkau membenci, engkau menginginkan kehancuran baginya."
Penjelsann hadits dijelaskan dalam Fatwa A-Islamiyah "Akan tetapi maksud hadits adalah agar tidak berlebihan dan melampaui batas dalam hal cinta."
Demikianlah kita diperintahkan agar bersikap pertengahan dalam sesuatu hal. Tidak terlalu ekstrim dan tidak terlalu meremehkan juga.
Allah 'Azza wa Jalla berfirman: " Dan demikian pula kami telah menjadikan kamu (umat Islam) umat yang pertengahan dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul menjadi saksi atas perbuatan kamu..{
Strategi Menggunakan Hashtag yang Tepat untuk Meningkatkan Visibilitas Akun Sosial Media Bisnis
21 Apr 2025 | 521
Dalam era digital saat ini, sosial media telah menjadi salah satu alat terpenting untuk mempromosikan bisnis dan menjangkau audiens yang lebih luas. Namun, untuk bisa bersaing dengan ...
Solusi Ajaib Untung Besar dalam Waktu Singkat dengan Strategi DCA
19 Maret 2024 | 1604
Siapa yang tidak menginginkan masa depan bahagia karena memiliki tabungan saat memasuki masa tua. Dalam hal ini investasi menjadi pilihan banyak orang, dengan memiliki investasi itu berarti ...
Tips Ampuh Memilih Kulkas 1 Pintu yang Hemat Energi
15 Agu 2023 | 1369
Kulkas 1 pintu yang hemat energi menjadi salah satu peralatan rumah tangga yang tak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Dalam menjaga makanan dan minuman tetap segar dan tahan ...
Tips Memanfaatkan Media Sosial untuk Menjangkau Pemilih Muda dalam Pemilu
20 Maret 2025 | 505
Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi salah satu alat komunikasi paling efektif, terutama dalam konteks pemilu. Pemilih muda, yang merupakan kelompok demografis terbesar, ...
Meningkatkan Visibilitas Bisnis Anda melalui Promosi Website Dropshipping
16 Mei 2025 | 393
Dalam dunia e-commerce yang semakin kompetitif, memiliki website dropshipping yang menarik saja tidak cukup. Anda memerlukan strategi promosi yang efektif agar bisnis Anda dapat bersaing ...
Tetap Fit di Musim Hujan dengan Mengkonsumsi Buah
10 Sep 2024 | 668
Tentu kita sering berkumpul di dalam satu ruangan saat musim hujan, itu menyebabkan penularan penyakit lebih mudah terjadi, apalagi ditambah dengan daya tahan tubuh yang lemah. Oleh karena ...