rajabacklink
Bakso, Olahan Daging Bulat Kecil dari Tiongkok untuk Dunia

Bakso, Olahan Daging Bulat Kecil dari Tiongkok untuk Dunia

8 Jan 2020
90x
Ditulis oleh : Admin

Hidangan bakso saat ini dapat dengan mudah ditemukan di berbagai negara di dunia. Tentunya, dengan modifikasi bahan dan cara penyajian yang beraneka ragam. Akan tetapi, bakso merupakan hidangan yang awalnya berasal dari Tiongkok.

Pada awal abad ke-17 semasa Dinasti Ming di Fuzhou, terdapat anak bernama Meng Bo yang tinggal di salah satu desa kecil. Suatu hari, sang ibu yang sudah mulai renta tak dapat lagi memakan daging, karena gigi yang keropos. Padahal, daging merupakan makanan favorit sang ibu.

Meng Bo berinisiatif untuk memodifikasi daging. Sepanjang malam, Meng Bo memikirkan cara mengolah daging yang keras agar dapat dinikmati dengan baik oleh sang ibu. Sampai akhirnya, ia terinspirasi untuk menumbuknya, karena melihat seorang tetangga yang menumbuk beras ketan untuk dijadikan kue mochi.

Meng Bo lalu mengolah daging tersebut. Setelah empuk, ia membentuknya seperti bulatan-bulatan kecil agar ibunya mudah menyantapnya. Dari aroma rebusan olahan daging itu, juga tercium aroma yang sangat lezat. Ibunya merasa penasaran dengan aroma kaldu dari daging yang dibuat oleh Meng Bo itu dan ingin merasai makanan yang mempunyai aroma sedap tersebut.

Setelah olahan daging matang, Meng Bo menyajikan olahan tersebut kepada ibunya. Sang ibu merasa gembira karena tak hanya lezat, tetapi adonan tersebut juga mudah ia makan.

Nama bakso terdiri atas dua suku kata, yaitu "bak" yang berarti daging babi, dan "so" yang berarti kuah. Di dataran Tiongkok pada saat itu, masyarakat memang menggunakan daging babi untuk membuat bakso. Akan tetapi, ada pula yang menyebutkan bahwa dalam bahasa Hokkien, bak-so berarti "daging giling" secara harfiah.

Keberadaan bakso lalu terdengar oleh penduduk di luar Fuzhou hingga akhirnya ke seluruh dataran Tiongkok dan luar negeri.

Berita Terkait
Baca Juga:
Carica, Manisan Pepaya Gunung Khas Dieng yang Enak dan Menyegarkan

Carica, Manisan Pepaya Gunung Khas Dieng yang Enak dan Menyegarkan

Kuliner      

13 Des 2019 | 63


Jangan tinggalkan Dieng tanpa membawa manisan carica. Ya, carica adalah buah khas daerah pegunungan, seperti halnya kawasan Dieng. Bentuknya mirip pepaya, tetapi ukurannya mini, dengan ...

Realme X2 Pro Dipersenjatai Chipset Terkenal, Kamera Tangguh, dan Layar Mutakhir

Realme X2 Pro Dipersenjatai Chipset Terkenal, Kamera Tangguh, dan Layar Mutakhir

Gadget      

10 Jan 2020 | 91


Ponsel pintar saat ini kian mudah dijangkau, dan banyak pembuat HP yang bersaing memberikan teknologi terbaik dengan harga yang terjangkau. Hal ini menjadikan Realme mempersembahkan ponsel ...

The Eastern Express, Primadona Wisata Kereta Api di Turki

The Eastern Express, Primadona Wisata Kereta Api di Turki

Wisata      

1 Jan 2020 | 15


Hingga satu dekade lalu, orang akan lebih memilih menggunakan pesawat terbang selama satu jam lebih dibandingkan menumpang kereta api selama 24 jam untuk menempuh perjalanan sekitar 1.350 ...

Apa dan Bagaimana Kehamilan Ektopik Bisa Terjadi

Apa dan Bagaimana Kehamilan Ektopik Bisa Terjadi

Kesehatan      

14 Jan 2020 | 116


Hamil ektopik atau hamil di luar kandungan merupakan kehamilan yang letaknya di luar rongga rahim atau bukan di tempat yang sebenarnya. Kehamilan ini paling sering terjadi pada lokasi ...

Yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Berkaitan dengan Perawatan Alis

Yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Berkaitan dengan Perawatan Alis

Kecantikan      

5 Jan 2020 | 114


Layaknya beauty item yang lain, banyak pula mitos dan fakta yang bertebaran mengenai alis. Agar tak menjadi korban mode, ada beberapa hal yang sebaiknya menjadi acuan saat merapikan atau ...

Kampung Daun, Tempat Wisata Favorit yang Homey dan Romantis

Kampung Daun, Tempat Wisata Favorit yang Homey dan Romantis

Wisata      

9 Des 2019 | 144


"Selamat datang di kampung kami, - Kampung Daun". Sapaan akrab menyambut kita saat memasuki area Kampung Daun Culture Gallery & Cafe. Suasana kampung yang penuh keramahan, ...