RajaKomen
kejadian bencana

Digitalisasi Penanggulangan Bencana: SITABA Kabupaten Langkat

12 Jul 2025
741x
Ditulis oleh : Admin

Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, merupakan wilayah dengan kerawanan bencana yang tinggi, banjir tahunan, tanah longsor saat musim hujan, serta kebakaran lahan. Kejadian bencana ini memerlukan repons cepat dan data akurat.

Menyikapi kondisi tersebut, BPBD Langkat meluncurkan inovasi digital berupa platform bernama SITABA (Sistem Informasi Tanggap Bencana), yang bisa diakses lewat alamat https://ekinerja.langkatkab.go.id/sitaba/.

Platform ini dirancang untuk menyajikan informasi real-time tentang kejadian bencana di setiap wilayah kapubaten, mulai dari kronologi, lokasi, tingkat kerusakan, hingga status penanganan. Dampaknya, percepatan koordinasi dan kejelasan peran bagi patugas serta masyarakat.

Fitur Unggulan SITABA

SITABA menyajikan berbagai modul penting yang menjadikannya platform komprehensif:

  • Laporan Bencana Aktual

Menampilkan data terbaru berupa tanggal, jenis bencana (tanah longsor, banjir, kebakaran lahan), lokasi, daerah kecamatan, dampak, dan status penanganan. Misalnya, pada 25 Mei 2025 terjadi longsor di Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, dengan dua rumah rusak dan satu jalan tertutup.

  • Peta Interaktif

Data geolokasi visual ditampilkan pada peta digital, memudahkan pemahaman masyarakat dan petugas logistik atau evakuasi, fitur ini menjadi kekuatan utama SITABA dibandingkan sistem konvensional.

  • Pelaporan Masyarakat

Warga bisa langsung melaporkan kejadian lewat portal SITABA, lengkap dengan waktu, lokasi, dan bukti dokumentasi seperti foto serta koordinat GPS.

  • Posko dan Tim Tanggap Darurat

Informasi mengenai posko siaga, lokasi, jam operasional, hingga personel pendukung tersedia di platform, membantu respons cepat bersama instansi lain.

  • Kontak Darurat Terpadu

Memuat nomor penting seperti BPBD, rumah sakit rujukan, pemadam, dan polisi, sehingga masyarakat tidak perlu mencari informasi di tempat lain saat situasi darurat.

  • Edukasi Bencana

Platform menyediakan materi kampanye dan informasi kesiapsiagaan berupa infografis dan pansuan ringkas, misalnya evakuasi mandiri dan tertolongan pertama, disesuaikan dengan jenis bencana.

Dampak Positif dan Keunggulan

  • Kecepatan Respon

Pada kasus tanah longsor di Desa Telagah (25 Mei 2025), laporan melalui SITABA diterima segera dan memicu evakuasi BPBD dalam hitungan jam. Respons cepat ini terjadi juga saat banjir di kelurahan Hinai. Ambulans dan bantuan logistik tiba kurang dari satu hari setelah laporan diterima.

  • Transparansi Data

Semua pihak bisa memantau status penanganan dengan jelas, apakah proses lewat fase evakuasi, rehabilitasi, atau selesai. Informasi ini mengurangi spekulasi, meningkatkan kepercayaan publik.

  • Kultur Pastisipatif

Dengan fitur pelaporan aktif, masyarakat berubah dari sekadar penerima layanan menjadi pelapor dan bagian dari sistem tanggap bencana, sekaligus menumbuhkan kesadaran dan literasi kebencanaan.

  • Efisiensi Koordinasi Antar-instansi

Data real-time dari SITABA memudahkan instansi seperti BPDB, PMI, TNI/Polri, kebakaran hutan, bahkan media berita untuk menyusun respon terkoordinasi lebih cepat dan strategis.

Bandingkan dengan Metode Konvensional

Sebelum era digitalisasi, pelaporan bencana di Langkat sering tertunda karena prosedur manual dan birokrasi. Orang harus menyampaikan ke kecamatan atau via telepon sehingga data lambat masuk. SITABA menjembatani hal ini dengan palporan langsung, pemetaan otomatis, dan respons seketika.

Tantangan dan Kesempatan Pengembangan Selanjutnya

SITIBA tentu bukan solusi sempurna. Beberapa isu yang masih harus diatasi:

  • Keterbatasan Akses Internet

Di pedalaman Langkat, sinyal sering lemah atau tidak tersedia. Solusinya: optimasi aplikasi agar ringan dan bisa berjalan minimal, serta kolaborasi dengan operator untuk memperluas jangkauan jaringan.

  • Literasi Digital Masyarakat

,eski ringan, antarmuka tetap butuh pemahaman dasar penggunaan website. BPBD perlu perkuat program edukasi lewat lokakarya, video, atau sosialisasi ke desa-desa.

  • Fitur Mobile dan Notifikasi

Versi saat ini berbasis web, pengembangan aplikasi mobile dengan notifikasi real-time bisa meningkatkan efektivitas saat tanggap darurat.

  • Interaktivitas Pelaporan

Menambahkan fitur interaktif seperti chat bot, sistem rating posko, atau laporan tambahan pasca bencana dapat membuat SITABA lebih responsif dan user-friendly.

  • Menjadi Model Nasional

Dengan integrasi teknologi dan partisipasi masyarakat, SITABA Langkat menjadi salah satu sistem digital kebencanaan percontohan tingkat kabupaten. Kalau dikembangkan lebih lanjut, termasuk integrasi lintas instansi seperti Dinas Sosial atau Kementrian PURP, ini bisa menjadi model sistem tanggap bencana terpadu di seluruh Indonesia.

Kesimpulan

Invoasi SITABA di Kabupaten Langkat memperlihatkan bahwa teknologi informasi bisa menjadi alat utama dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan respons bencana.

  • Secara singkat, keunggulannya meliputi:
  • Pelaporan real-time oleh masyarakat pengguna
  • Visualisasi peta interaktif untuk analisis lokasi
  • Respons cepat dan koordinasi terpadu antar institusi
  • Transparansi informasi sehingga publik tahu status penanganan
  • Fasilitas edukasi bencana yang membangun kesadaran masyarakat

SITABA bukan sekadar website, ia mewakili komitmen pemerintah dalam reformasi pelayanan publik digital dan proteksi warga di tengah ancaman bencana. Dengan websitenya https://ekinerja.langkatkab.go.id/sitaba/. Platform ini memiliki potensi besar untuk tumbuh menjadi sistem tanggap bencana nasional berbasis daerah.

Berita Terkait
Baca Juga:
SEO Lokal vs SEO Global: Perbedaan, Keunggulan, dan Pilihan Terbaik untuk Bisnis Anda

SEO Lokal vs SEO Global: Perbedaan, Keunggulan, dan Pilihan Terbaik untuk Bisnis Anda

Bisnis      

25 Maret 2025 | 356


Dalam dunia digital marketing, para pelaku usaha seringkali dihadapkan pada pilihan antara SEO Lokal dan SEO Global. Keduanya memiliki karakteristik dan tujuan yang berbeda, sehingga ...

Masjid Al-Maksum, Pesona Abad ke-19 dari Peninggalan Kerajaan Islam Melayu Deli

Masjid Al-Maksum, Pesona Abad ke-19 dari Peninggalan Kerajaan Islam Melayu Deli

Wisata      

18 Jan 2020 | 2806


Masjid Raya Al-Maksum atau dikenal dengan Masjid Raya Medan terletak di Jalan Sisingamangaraja, Medan, masih satu kawasan dengan Istana Maimun. Pada awalnya Masjid Raya Al-Maksum dirancang ...

iPhone 11 Smartphone dengan Inovasi Canggih dan Harga Terjangkau

iPhone 11 Smartphone dengan Inovasi Canggih dan Harga Terjangkau

Gadget      

6 Sep 2024 | 4685


iPhone 11 adalah salah satu model smartphone yang mendapatkan perhatian besar dari Apple dan penggunanya di seluruh dunia. Menghadirkan berbagai pembaruan dan inovasi, iPhone 11 menawarkan ...

PNS

Jangan Buang Waktu! Ini Tips Efisien Tryout CPNS di Tryout.id Agar Hasil Maksimal

Pendidikan      

1 Mei 2025 | 321


Mempersiapkan ujian seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Dengan persaingan yang ketat, dibutuhkan strategi yang tepat untuk memiliki ...

Cara Praktis Meningkatkan Dampak Kampanye Sosial Media dengan Rajaframe.com

Cara Praktis Meningkatkan Dampak Kampanye Sosial Media dengan Rajaframe.com

Bisnis      

26 Maret 2025 | 353


Di era digital saat ini, sosial media telah menjadi alat yang sangat powerful untuk menyebarkan pesan-pesan kampanye. Meningkatkan Dampak Kampanye Sosial Media adalah langkah penting bagi ...

Cara untuk Membuat Wajah Awet Muda (Facelift Alami)

Cara untuk Membuat Wajah Awet Muda (Facelift Alami)

Kecantikan      

7 Jan 2020 | 1563


Ada beragam olah raga yang dapat membuat tubuh tetap kencang walau usia meningkat. Tetapi, bagaimana halnya dengan wajah? Bila Anda duga jawabannya cuma dengan operasi atau dengan ...