rajabacklink
Ramadhan dan Perbaikan Diri

Ramadhan dan Perbaikan Diri

12 Maret 2024
847x
Ditulis oleh : Admin

Alhamdulillah....ucapan syukur atas semua nikmat yang Allah berikan kepada kita bisa berjumpa dengan Bulan Ramadhan… Perasaan gembira dan rindu meliputi jiwa orang-orang yang beriman. Menantikan malam-malam yang khusyu’ dengan lantunan ayat-ayat al-Qur’an dan dzikir kepada ar-Rahman…

Pembaca yang dimuliakan Allah… Sudah menjadi tabiat dan karakter orang-orang yang beriman untuk merasa senang dengan ketaatan dan merasa sedih dengan kemaksiatan. Sebagaimana aqidah yang dipegang teguh oleh Ahlus Sunnah, bahwa iman itu bertambah dan berkurang. Bertambah dengan sebab ketaatan, dan berkurang dengan sebab kemaksiatan.

Keimanan dengan segala cabangnya adalah bagian tak terpisahkan dalam hidup umat Islam. Sebaliknya, kekafiran dengan segala cabangnya adalah perusak dan pengganggu ketentraman hidup mereka. Maka kedatangan bulan Ramadhan di setiap tahun merupakan penyejuk hati dan penentram perasaan. Dengan kesejukan suasana Ramadhan, umat manusia dilatih untuk mengendalikan berbagai keinginan nafsunya.

Ia ditundukkan, digembleng dan dibina dalam rangka taat dan mendahulukan kecintaan Rabbnya di atas segala-galanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Akan merasakan manisnya iman, orang yang ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai Nabi.” (HR. Muslim)

Keimanan itulah yang menjadi syiar hidup mereka. Mereka hidup dan mati di atasnya, bergerak dan diam karenanya, ruku’ dan sujud dengannya, harap dan takut karenanya, cinta dan benci pun karenanya. Iman itulah yang menggerakkan persendian hidup mereka. Karena itulah, tatkala noda maksiat dan kotoran dosa merusak hati dan pikiran mereka, mereka pun merasa terganggu dan tidak nyaman dengannya. Mereka sangat menyadari bahwa lunturnya nilai-nilai keimanan merupakan bencana bagi kehidupan mereka, di dunia sebelum nanti di akhirat… wal ‘iyadzu billaah…

Jadi tidak heran, jika sahabat Abdullah bin Mas’ud memberikan gambaran dua sikap yang sangat berlainan, antara orang yang menjaga nilai-nilai keimanan dengan orang yang telah terbuai dan terbius dengan racun-racun kekafiran. Beliau berkata, “Seorang mukmin melihat dosa-dosanya seolah-olah dia sedang duduk di bawah sebuah gunung, dia khawatir kalau gunung itu akan runtuh menimpanya. Adapun orang yang fajir/munafik melihat dosa-dosanya seperti lalat saja, yang mampir di atas hidungnya, lantas dengan ringannya dia halau lalat tersebut -dengan tangannya-.” (HR. Bukhari)

Sehingga momentum Ramadhan dengan ibadah puasanya, adalah kesempatan emas bagi orang yang merasa memiliki dosa di hadapan Tuhannya. Karena apabila dosa-dosa itu tidak diampuni, tentulah ia akan membuahkan penyesalan, kesedihan, dan rasa takut kelak di hari pembalasan… Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Inilah ibadah agung yang dinantikan itu… Seorang mukmin, tak akan melewatkan kesempatan emas ini. Baginya, dunia seisinya tidak ada artinya dibandingkan ampunan dan rahmat Allah ta’ala. Inilah kenikmatan hakiki dan kebahagiaan yang sejati. Karena dengan puasa, seorang hamba akan berjuang untuk menjadi sosok yang bertakwa. Dan dengan ketakwaan itulah, seorang manusia akan menjadi mulia dan dicintai oleh Rabb alam semesta.

Ramadhan sudah mulai kita jalankan, dan mari kita untuk menguatkan niat lagi agar kita menjalankan hari-hari di bulan yang mulia ini dengan penuh semangat, semangat membaca alqur'an, semangat bersodakoh, semangat mengerjakan amal-amal kebaikan untuk mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya dari Yang Maha Pemurah.

Dengan membekali diri kita dengan ilmu dan iman, tuk menjalankan bulan yang agung, bulan yang penuh kebaikan, bulan yang menjadi penghibur hati orang-orang yang beriman.  Bulan  yang berlomba-lombanya hati menuju Allah dengan segala amal kebaikan. Allahul musta’aan…

 

Berita Terkait
Baca Juga:
pesantren al-masoem

Kontribusi Pesantren Modern Al Masoem dalam Pendidikan Agama Islam di Indonesia

Pendidikan      

11 Jul 2024 | 887


Pesantren Modern Al Masoem adalah salah satu pesantren modern yang berlokasi di Bandung. Pesantren ini memiliki kontribusi yang sangat penting dalam pendidikan agama Islam di Indonesia, ...

Mengecap Kuliner Tradisional Bali di Ubud Food Festival

Mengecap Kuliner Tradisional Bali di Ubud Food Festival

Kuliner      

27 Des 2019 | 2168


Makanan lezat yang memuaskan lidah tak melulu berasal dari dapur modern yang dikelola chef ternama. Berbagai masakan tradisional yang berasal dari dapur rumahan pun tak kalah membuat ...

Supaya Gaya Gothic Tetap Terlihat Cantik, Ini Caranya!

Supaya Gaya Gothic Tetap Terlihat Cantik, Ini Caranya!

Fashion      

17 Des 2019 | 1521


Gaya make up bertema gothic identik dengan warna hitam. Kelopak mata hitam, alis hitam, bahkan lipstik pun hitam. Kesan yang muncul pun bukan sekadar misterius, tetapi malah ...

Cari Kampus Swasta Akreditasi BAN-PT dengan Jurusan Kekinian & Biaya Kuliah Fleksibel? Ini Rekomendasinya!

Cari Kampus Swasta Akreditasi BAN-PT dengan Jurusan Kekinian & Biaya Kuliah Fleksibel? Ini Rekomendasinya!

Pendidikan      

8 Okt 2025 | 118


Di tengah lanskap pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, keputusan untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi merupakan salah satu investasi paling krusial bagi masa depan. Calon ...

Buka Bersama Gerakan Rakyat UK: Saatnya Diaspora Indonesia di Inggris Raya Bersatu, Bergerak, dan Memberi Dampak Nyata

Buka Bersama Gerakan Rakyat UK: Saatnya Diaspora Indonesia di Inggris Raya Bersatu, Bergerak, dan Memberi Dampak Nyata

Pengetahuan      

3 Maret 2026 | 57


Gerakan Rakyat – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terasa kuat dalam kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Gerakan Rakyat United Kingdom (GR UK) pada Senin ...

Peran Penting Kubah dan Maknanya dalam Pembangunan Masjid

Peran Penting Kubah dan Maknanya dalam Pembangunan Masjid

Lifestyle      

4 Feb 2026 | 279


Kubah menjadi dalah satu elemen arsitektur yang paling mudah dikenali dan memiliki nilai simbolik yang sangat kuat. Sejak dahulu hingga sekarang, kubah tidak hanya berfungsi sebagai penutup ...