RajaKomen
Ramadhan dan Perbaikan Diri

Ramadhan dan Perbaikan Diri

12 Maret 2024
850x
Ditulis oleh : Admin

Alhamdulillah....ucapan syukur atas semua nikmat yang Allah berikan kepada kita bisa berjumpa dengan Bulan Ramadhan… Perasaan gembira dan rindu meliputi jiwa orang-orang yang beriman. Menantikan malam-malam yang khusyu’ dengan lantunan ayat-ayat al-Qur’an dan dzikir kepada ar-Rahman…

Pembaca yang dimuliakan Allah… Sudah menjadi tabiat dan karakter orang-orang yang beriman untuk merasa senang dengan ketaatan dan merasa sedih dengan kemaksiatan. Sebagaimana aqidah yang dipegang teguh oleh Ahlus Sunnah, bahwa iman itu bertambah dan berkurang. Bertambah dengan sebab ketaatan, dan berkurang dengan sebab kemaksiatan.

Keimanan dengan segala cabangnya adalah bagian tak terpisahkan dalam hidup umat Islam. Sebaliknya, kekafiran dengan segala cabangnya adalah perusak dan pengganggu ketentraman hidup mereka. Maka kedatangan bulan Ramadhan di setiap tahun merupakan penyejuk hati dan penentram perasaan. Dengan kesejukan suasana Ramadhan, umat manusia dilatih untuk mengendalikan berbagai keinginan nafsunya.

Ia ditundukkan, digembleng dan dibina dalam rangka taat dan mendahulukan kecintaan Rabbnya di atas segala-galanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Akan merasakan manisnya iman, orang yang ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai Nabi.” (HR. Muslim)

Keimanan itulah yang menjadi syiar hidup mereka. Mereka hidup dan mati di atasnya, bergerak dan diam karenanya, ruku’ dan sujud dengannya, harap dan takut karenanya, cinta dan benci pun karenanya. Iman itulah yang menggerakkan persendian hidup mereka. Karena itulah, tatkala noda maksiat dan kotoran dosa merusak hati dan pikiran mereka, mereka pun merasa terganggu dan tidak nyaman dengannya. Mereka sangat menyadari bahwa lunturnya nilai-nilai keimanan merupakan bencana bagi kehidupan mereka, di dunia sebelum nanti di akhirat… wal ‘iyadzu billaah…

Jadi tidak heran, jika sahabat Abdullah bin Mas’ud memberikan gambaran dua sikap yang sangat berlainan, antara orang yang menjaga nilai-nilai keimanan dengan orang yang telah terbuai dan terbius dengan racun-racun kekafiran. Beliau berkata, “Seorang mukmin melihat dosa-dosanya seolah-olah dia sedang duduk di bawah sebuah gunung, dia khawatir kalau gunung itu akan runtuh menimpanya. Adapun orang yang fajir/munafik melihat dosa-dosanya seperti lalat saja, yang mampir di atas hidungnya, lantas dengan ringannya dia halau lalat tersebut -dengan tangannya-.” (HR. Bukhari)

Sehingga momentum Ramadhan dengan ibadah puasanya, adalah kesempatan emas bagi orang yang merasa memiliki dosa di hadapan Tuhannya. Karena apabila dosa-dosa itu tidak diampuni, tentulah ia akan membuahkan penyesalan, kesedihan, dan rasa takut kelak di hari pembalasan… Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Inilah ibadah agung yang dinantikan itu… Seorang mukmin, tak akan melewatkan kesempatan emas ini. Baginya, dunia seisinya tidak ada artinya dibandingkan ampunan dan rahmat Allah ta’ala. Inilah kenikmatan hakiki dan kebahagiaan yang sejati. Karena dengan puasa, seorang hamba akan berjuang untuk menjadi sosok yang bertakwa. Dan dengan ketakwaan itulah, seorang manusia akan menjadi mulia dan dicintai oleh Rabb alam semesta.

Ramadhan sudah mulai kita jalankan, dan mari kita untuk menguatkan niat lagi agar kita menjalankan hari-hari di bulan yang mulia ini dengan penuh semangat, semangat membaca alqur'an, semangat bersodakoh, semangat mengerjakan amal-amal kebaikan untuk mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya dari Yang Maha Pemurah.

Dengan membekali diri kita dengan ilmu dan iman, tuk menjalankan bulan yang agung, bulan yang penuh kebaikan, bulan yang menjadi penghibur hati orang-orang yang beriman.  Bulan  yang berlomba-lombanya hati menuju Allah dengan segala amal kebaikan. Allahul musta’aan…

 

Berita Terkait
Baca Juga:
Dibalik Kalimat Alhamdulillah

Dibalik Kalimat Alhamdulillah

Tips      

10 Sep 2021 | 1859


Islam memperhatikan masalah “kata” dan “kalimat. Setiap kata memiliki makna dan setiap kalimat memiliki kekuatan. Terbukti dengan banyaknya dzikir yang dianjurkan dibaca ...

Produksi Honda Jazz Dihentikan, Komunitas Jalan Terus

Produksi Honda Jazz Dihentikan, Komunitas Jalan Terus

Lifestyle      

14 Jun 2024 | 490


Kabar mengenai dihentikannya produksi Honda Jazz telah mengejutkan para pecinta mobil hatchback ini. Sejak 2001, Honda Jazz telah menjadi salah satu pilihan populer di pasar otomotif ...

5 Buah yang Baik untuk Kesehatan Jantung Kita

5 Buah yang Baik untuk Kesehatan Jantung Kita

Kesehatan      

30 Jan 2020 | 1746


Mengatur pola makan sehat menjadi kunci penting dalam mempertahankan kesehatan jantung. Makanan dengan lemak trans, lemak jenuh dan gula yang tinggi sudah pasti mesti dihindari demi jantung ...

Melihat Sisi Manusiawi Si Manusia Laba-laba dalam Spider-Man: Homecoming

Melihat Sisi Manusiawi Si Manusia Laba-laba dalam Spider-Man: Homecoming

Hiburan      

26 Des 2019 | 2087


Pertarungan tim pahlawan super The Avengers dengan makhluk bernama Ultron di Sokovia menyisakan persoalan. Adrian Toomes (Michael Keaton) memungut benda dari serpihan teknologi Ultron, ...

Apa Saja Sih Manfaat Riset Pasar Bagi Sebuah Bisnis?

Apa Saja Sih Manfaat Riset Pasar Bagi Sebuah Bisnis?

Tips      

14 Jun 2024 | 641


Riset pasar merupakan langkah penting bagi setiap bisnis dalam upaya memahami kebutuhan dan preferensi konsumen. Dengan melakukan riset pasar secara menyeluruh, bisnis dapat lebih memahami ...

pesantren al-masoem

Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi di SMA Islam Al Masoem Bandung

Pendidikan      

8 Jul 2024 | 707


SMA Islam Al Masoem Bandung merupakan salah satu SMA boarding di Bandung yang menawarkan konsep pendidikan pesantren modern di Bandung. Dengan mengintegrasikan pendidikan agama Islam dan ...