
Masjid Raya Al-Maksum atau dikenal dengan Masjid Raya Medan terletak di Jalan Sisingamangaraja, Medan, masih satu kawasan dengan Istana Maimun. Pada awalnya Masjid Raya Al-Maksum dirancang oleh Arsitek Belanda Van Erp yang juga merancang Istana Maimun, kemudian proses selanjutnya dikerjakan oleh JA Tingdeman. Van Erp ketika itu dipanggil ke Pulau Jawa oleh pemerintah Hindia Belanda untuk bergabung dalam proses restorasi Candi Borobudur di Jawa Tengah.
Sebagian bahan bangunan masjid diimpor dari Eropa dan Cina. Misalnya saja lampu gantung langsung diimpor dari Prancis, kaca patri dari China, dan marmer untuk hiasan didatangkan dari Italia dan Jerman. Meski usia masjid sudah lebih dari satu abad, bangunan serta berbagai ornamennya masih utuh dan kokoh.
Masjid peninggalan Kerajaan Islam Melayu Deli tersebut hingga kini masih menjadi kebanggaan umat Islam Medan dan Sumut. Bahkan, menjadi salah satu keunikan sejarah Islam masyarakat Melayu di Sumatra, bahkan di Malaysia.
Masjid yang menjadi identitas Kota Medan ini, memang bukan sekadar bangunan antik bersejarah, tetapi juga menyimpan keunikan tersendiri mulai dari bentuk bangunan, gaya arsitektur, kubah, menara, pilar utama hingga ornamen-ornamen kaligrafi yang menghiasi tiap bagian bangunan. Masjid ini dirancang dengan perpaduan gaya arsitektur Timur Tengah, India, dan Eropa abad ke-18.
Al-Maksum merupakan salah satu peninggalan Sultan Ma’moen Al-Rasyid Perkasa Alam -- penguasa ke-9 Kerajaan Melayu Deli. Berkuasa antara tahun 1873-1924. Masjid Raya Al-Maksum berdiri di atas lahan seluas 18.000 meter persegi yang mampu menampung sekitar 1.500 jemaah.
Masjid bernuansa warna putih kebiru-biruan tersebut pertama kali digunakan pada hari Jumat, tanggal 25 Syaban 1329 H atau tanggal 10 September 1909. Perlu waktu tiga tahun untuk membangunnya. Betapa makmurnya Medan pada abad ke-19.
Biar Postingan Nggak Cuma Dilihat, Tapi Juga Dibagikan!
8 Apr 2025 | 323
Dalam era digital yang semakin berkembang, penting bagi setiap konten untuk tidak hanya dilihat, tetapi juga dibagikan oleh audiens. Baik itu postingan di blog, video di YouTube, atau ...
Menyongsong Pilkada 2029: Peran Strategis Buzzer Pilkada di WhatsApp dan Dukungan dari Rajakomen.com
18 Mei 2025 | 282
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2029 diperkirakan akan menjadi momen penting dalam peta politik Indonesia. Dengan banyaknya calon potensial yang akan bertarung, strategi menyasar pemilih ...
Begitu Banyak Nikmat Maka Nikmat Mana Lagi yang Kau Dustakan?
14 Apr 2020 | 1554
Masih ingatkah saat kita masih kecil dahulu? Ya…masa kecil yang penuh dengan keceriaan penuh kebahagiaan walaupun hanya bisa bermain petak umpet. Alangkah ajaibnya masa kecil kita ...
15 Agu 2024 | 614
Dalam konteks pendidikan di boarding school atau sekolah Islam di Bandung, peran guru sangatlah vital dalam meningkatkan kesadaran nasionalisme siswa melalui kegiatan 17 Agustus. Salah satu ...
5 Pertimbangan Memilih Gaun Pengantin
2 Jan 2020 | 1601
Pernikahan adalah hari spesial bagi sepasang calon pengantin yang akan menjalankannya. Ketika rencana itu diucapkan untuk pertama kalinya, salah satu hal langsung melesat dalam pikiran dan ...
Tenun Etnik dari NTT yang Memikat Hati, Kenali Tenun yang Asli
14 Des 2019 | 2349
Indonesia begitu kuat dalam kebudayaan. Demikian pula dengan kain-kain etnik nusantaranya yang sangat beragam. Semua motif kain nusantara punya arti yang bagus, juga memiliki ciri dalam ...