rajatraffic
Kapan Manusia Mulai Minum Susu Dari Binatang, Inilah Sejarahnya

Kapan Manusia Mulai Minum Susu Dari Binatang, Inilah Sejarahnya

14 Des 2019
500x
Ditulis oleh : Admin

Pakar arkeologi dan ahli genetika baru-baru ini coba memberikan jawaban atas pertanyaan Kapan manusia mulai minum susu dari binatang, terutama sapi?

Para ahli menyebutkan bahwa minum susu sapi dimulai oleh manusia sekitar 5.000 tahun lalu. Plak gigi merupakan sumber yang menyatakan kalau mutasi memungkinkan orang dewasa mengkonsumsi atau minum susu sebagai pilihan kuat di dalam genom manusia.

Temuan bahwa konsumsi susu tinggi pada usia dewasa terlihat melalui bukti sisa susu pada kendi atau pot. Hal tersebut mengisyaratkan pekerjaan menghasilkan susu. Hasil penelitian yang telah diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports memberi bukti pertama sejarah susu sapi dikonsumsi manusia melalui reservoir arkeologi gigi dan bentuk mineral plak gigi. Para ilmuwan memakai metode baru berdasarkan spektrometri massa untuk mengenali protein susu kuno, yakni betalaktoglobulin.

Baru-baru ini, tim ilmuwan dari Universitas York, Oklahoma, Copenhagen, serta University College London, menemukan bukti yang mampu menjawab tentang plak gigi pada fosil gigi manusia purba. Hal itu untuk memahami bagaimana dan sejak kapan susu sapi serta produk turunannya dikonsumsi manusia. Mereka menghubungkan bukti konsumsi pada individu dan ternak.

Referensi lain menyebutkan sejarah minum susu sudah terjadi sejak zaman Nabi Ibrahim dan Firaun. Peradaban di Eropa juga menceritakan soal kebiasaan minum susu dari warganya, selain ternak sapi dimanfaatkan kulitnya untuk penghangat badan.

Kebiasaan minum susu sejak itu terus berlangsung secara turun temurun dan menyebar. Tidak terkecuali juga di Indonesia.

Di negeri ini, kebiasaan minum susu dimulai sejak zaman penjajahan. Orang Belanda memperkenalkan susu sapi sebagai kebiasaan minuman mereka, termasuk ke soal pengembangan sapi untuk kebutuhan susunya.

Namun, kebiasan minum susu di negara kita masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara-negara lain di Perhimpunan Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN). Konsumsi susu masyarakat Indonesia rata-rata 12 liter per kapita per tahun. Beberapa negara di ASEAN, konsumsi susunya di atas 20 liter per kapita per tahun. Konsumsi susu negara-negara Barat jauh lebih bayak lagi, empat kali lipat dari kebiasaan masyarakat kita.

Postur tubuh orang Eropa dan Timur Tengah yang tinggi, salah satunya dipengaruhi kebiasaan mereka minum susu setiap hari. Soalnya, susu memiliki zat yang dibutuhkan untuk tulang, termasuk zat yang menunjang saat pertumbuhan manusia.

Cairan putih kental yang berasa manis itu mengandung vitamin dan juga protein tinggi yang sangat dibutuhkan manusia. Kebiasaan minum susu di pagi hari bagi anak-anak akan meningkatkan kualitas gizi dan kecerdasan untuk generasi yang akan datang.

Manfaat minum susu memang cukup besar. Akan tetapi, tradisi untuk minum susu setiap hari di tengah masyarakat kita belum terbiasa dilakukan baik karena faktor ekonomi maupun perilaku.

Dalam hal itu, Gerakan Minum Susu Nusantara yang jatuh setiap 1 Juni mestinya menjadi ajang untuk mengajak masyarakat Indonesia untuk minum susu. Sayangnya, perayaan Hari Susu Nusantara 1 Juni lalu juga hampir tak terdengar.

Pemerintah juga belum fokus untuk mendorong usaha sapi perah sebagai sumber susu sapi. Sebagian besar kebutuhan susu sapi untuk negara kita masih diimpor dari berbagai negara.

Saat ini, keseharian kita masih disibukkan dengan urusan politik pemilihan kepala daerah atau pemilihan-pemilihan lainnya. Sementara penyiapan sumber daya manusia andalnya menjadi kurang. Itu karena kampanye urusan politik kerap kali lebih seksi dibandingkan dengan kampanye minum susu.

Berita Terkait
Baca Juga:
Yuk Berkunjung ke Keraton Ratu Boko, Istana Ayah Lara Jonggrang

Yuk Berkunjung ke Keraton Ratu Boko, Istana Ayah Lara Jonggrang

Wisata      

26 Jan 2020 | 559


Pernahkah Anda mendengar Keraton Ratu Boko? Saat liburan ke Yogyakarta Keraton Ratu Boko bisa menjadi salah satu tujuan kunjungan Anda. Keraton Ratu Boko terletak di sebuah bukit dengan ...

6 Cara Membersihkan Rumah Setelah Banjir

6 Cara Membersihkan Rumah Setelah Banjir

Tips      

27 Jan 2020 | 440


Banjir pada awal tahun 2020 yang menimpa kawasan Jabodetabek saat ini pelan-pelan mulai surut. Walau beberapa titik masih digenangi air tinggi, tetapi kebanyakan wilayah telah mulai ...

6 Cara Alami Memudarkan dan Menghilangkan Bekas Luka, Mudah dan Murah

6 Cara Alami Memudarkan dan Menghilangkan Bekas Luka, Mudah dan Murah

Kecantikan      

11 Feb 2020 | 455


Seluruh orang tentu mempunyai bekas luka di kulit, entah itu yang telah pudar atau yang membekas dengan jelas sampai saat ini dan sulit lenyap. Untuk sebagian orang, bekas luka di area ...

Begitu Banyak Nikmat Maka Nikmat Mana Lagi yang Kau Dustakan?

Begitu Banyak Nikmat Maka Nikmat Mana Lagi yang Kau Dustakan?

Pengetahuan      

14 Apr 2020 | 449


Masih ingatkah saat kita masih kecil dahulu? Ya…masa kecil yang penuh dengan keceriaan penuh kebahagiaan walaupun hanya bisa bermain petak umpet. Alangkah ajaibnya masa kecil kita ...

3 Manfaat Baik Ubi Ungu Ini Perlu Anda Ketahui

3 Manfaat Baik Ubi Ungu Ini Perlu Anda Ketahui

Herbal      

30 Jan 2020 | 534


Ubi ungu merupakan jenis umbi-umbian yang berkembang di dunia di lebih dari 100 negeri. Sebagian besar ubi ungu bisa berkembang secara baik di beberapa negara tropis di benua Asia seperti ...

Krav Maga, Bela Diri ala Tentara Israel Bisa untuk Kebugaran

Krav Maga, Bela Diri ala Tentara Israel Bisa untuk Kebugaran

Pengetahuan      

6 Jan 2020 | 1053


Sekilas gerakan bela diri itu mirip dengan bela diri lainnya. Namun, jika diperhatikan, ada bagian-bagian tubuh tertentu yang lebih jadi sasaran, yakni kepala dan leher. Ilmu bela diri itu ...