
Pemerintah memegang peranan kunci untuk lahirnya pendidikan berkualitas. Pendidikan tidak lepas dari politik, bahkan dapat dikatakan segala kebijakan, baik nasional maupun lokal, tentang pendidikan pada dasarnya merupakan keputusan politik (Levin, 1997 dalam Dedi Supriadi, 2003:4). Dalam memenangi persaingan global perlu upaya kerja keras dari pemerintah untuk mewujudkannya.
Salah satu kunci keberhasilan pendidikan terletak pada keberadaan guru yang profesional dan berkualitas. Saat ini tuntutan masyarakat atas kualitas dan profesionalisme guru cukup kuat, sejalan kesadaran masyarakat akan arti penting pendidikan. Hal ini perlu disikapi secara positif oleh guru untuk terus meningkatkan kualitas diri.
Sejalan dengan itu, Kemendikbud mengusung program guru pembelajar sebab pada dasarnya pengembangan keprofesionalan harus berawal dari guru sendiri. Oleh karena itu, perlu ada kesadaran diri bahwa selama ini guru masih banyak kekurangan diri.
Kurikulum boleh silih berganti, tetapi yang lebih penting dari itu bagaimana guru sebagai pelaksana kurikulum mampu meracik proses pembelajaran di kelas melalui model-model pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Berkaitan dengan itu, salah satu model pembelajaran yang tren di kalangan guru adalah pembelajaran yang menyenangkan, unik, kreatif, inovatif, demokratis, dan inspiratif atau disingkat "MUKIDI”.
Menyenangkan maksudnya guru mestinya belajar dari filosofi Taman Siswa yang diusung Ki Hajar Dewantara bahwa sekolah seperti taman yang menyenangkan bagi para siswanya. Guru harus mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik. Unik maksudnya guru tidak perlu terpenjara oleh teori pembelajaran yang sudah ada. Guru justru harus mampu menciptakan teori pembelajaran yang baru dan unik sesuai dengan situasi serta karakter peserta didiknya.
Sementara yang dimaksud dengan pembelajaran kreatif adalah guru harus kaya akan kreativitas dalam menunaikan tugas serta kewajibannya sebagai pendidik. Guru berperan sebagai pelaksana dan pengembang kurikulum di sekolah. Inovatif maksudnya guru selalu berupaya menciptakan ide-ide baru sebagai hasil inovasi intelektualnya dalam kegiatan pembelajaran.
Model pembelajaran yang demokratis maksudnya guru harus mendudukkan siswa bukan hanya sebagai objek, lebih dari itu seharusnya siswa ditempatkan sebagai subjek dalam pembelajaran. Dengan cara seperti itu, pembelajaran berpusat pada siswa. Pembelajaran yang demokratis akan terlaksana jika pribadi guru bersikap egaliter, mengembangkan kesetaraan antara siswa dan guru sesuai dengan tugas serta fungsinya masing-masing.
Inspiratif artinya guru tidak hanya harus dapat mengajar, tetapi dia juga mesti bisa menjadi sumber inspirasi buat siswanya. Guru inspiratif adalah guru yang memberikan stimulus mental kepada siswa sehingga akan memberikan dampak lebih kuat terhadap pemahaman siswa karena semakin banyak emosi positif yang dirasakan siswa pada saat kegiatan pembelajaran.
Dari semua itu tidak kalah pentingnya, guru harus menjalin komunikasi yang baik dengan peserta didik, bangunlah jembatan hati antara guru dan siswa didiknya. Bila komunikasi sudah terjalin dengan baik akan memungkinkankan terwujudnya pembelajaran yang baik dan berkualitas. Semoga!
Membangun Citra Positif Partai Melalui Website
6 Apr 2025 | 421
Di era digital ini, membangun citra positif sebuah partai politik sangat penting, dan salah satu cara yang paling efektif adalah melalui website. Website bukan hanya sekadar platform ...
Virgin Coconut Oil Efektif untuk Diet
14 Feb 2020 | 1698
Beberapa waktu lalu Virgin Coconut Oil (VCO) jadi amat terkenal karena manfaatnya yang bisa mengurangi berat badan. Mereka yang menjalani diet keto, yakni diet dengan pola makan yang rendah ...
Tips Promosi Bisnis Makanan Lewat Cerita Emosional di Instagram Reels
20 Apr 2025 | 394
Promosi bisnis makanan kini semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan meningkatnya penggunaan media sosial. Salah satu platform yang sedang populer adalah Instagram, ...
Cara Baru Beriklan Dengan Aplikasi Soorvei
1 Okt 2020 | 1539
Total belanja iklan nasional tahun 2018 mencapai 145T, sedangkan tahun 2019 mencapai 181T. Meskipun pada tahun 2020 belanja iklan dipastikan turun karena pandemic covid-19 menarik bahwa ...
Patut Dilirik Nih Tren Sneakers 2022
26 Feb 2022 | 1371
Sneakers selalu jadi fasion yang dicari kaum anak muda. Perputaran tren sneakers pun terjadi setiap tahunnya. Bagi sneakers patut dilirik nih tren hasil kolaborasi sangat popular, ...
Awas! Minuman Ini Memicu Serangan Jantung Mendadak
2 Feb 2022 | 1163
Serangan jantung yang ditandai dengan keringat dingin dan nyeri tajam di dada, dipahami secara luas sebagai akibat dari pilihan gaya hidup yang buruk, yang secara progresif dapat ...