RajaKomen
India Larang Wanita Muslimah Mengenakan Hijab

India Larang Wanita Muslimah Mengenakan Hijab

15 Feb 2022
1214x
Ditulis oleh : Admin

Sebuah kejadian menggemparkan terjadi di Karnataka India Selatan, setelah sejumlah perguruan tinggi setempat melarang wanita yang menggenakan hijab memasuki area sekolah. Pemerintah pusat India membantah keras mengenai adanya peraturan tersebut.

Akan tetapi kabar tersebut sudah menyebar dan mendapatkan reaksi dari salah satu pejabat Amerika Serikat (AS) bernama Rashad Husain. Pria berstatus sebagai Duta untuk Kebebasan Beragama di AS itu menentang dengan keras aturan larangan wanita berhijab masuk perguruan tinggi di India.

“Kebebasan beragama mencakup kemampuan untuk memilih pakaian religius seseorang,” ucap Husain, seperti disadur dari Reuters, Senin (14/2/2022).

“Negara bagian Karnataka di India seharusnya tidak menentukan boleh tidaknya suatu pakaian religius. Larangan jilbab di sekolah melanggar kebebasan beragama, dan menstigmatisasi dan meminggirkan perempuan dan anak perempuan,” dia memaparkan.

Pihak pemerintah India pada Sabtu (12/2/2022) memberikan pernyataan terkait aturan larangan hijab tersebut. Menurut juru bicara Kementerian Urusan Luar Negeri India Arindam Bagchi, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.

“Kerangka dan mekanisme konstitusional kita, serta etos dan pemerintahan demokratis kita, adalah konteks di mana masalah dipertimbangkan dan diselesaikan. Komentar termotivasi tentang masalah internal kami tidak diterima,” ucap Bagchi.

Permasalahan larangan wanita berhijab memasuki sekolah tinggi di India pecah usai sekolompok mahasiswa muslim melakukan protes. Mereka mengaku dilarang masuk perguruan tingginya karena mengenakan hijab.

Situasi semakin memanas lantaran sejumlah perguruan tinggi ikut memberikan dukungan adanya aturan larangan menggenakan hijab di area sekolah. Bahkan aksi itu didukung penuh oleh kelompok sayap kanan Hindu setempat.  (hajinews)

Berita Terkait
Baca Juga:
Tragedi Menghebohkan Publik: Pengacara Sekaligus Conten Creator Calleg Gagal Partai Gerindra Menjadi Tersangka Utama

Tragedi Menghebohkan Publik: Pengacara Sekaligus Conten Creator Calleg Gagal Partai Gerindra Menjadi Tersangka Utama

Lifestyle      

11 Mei 2026 | 94


Kasus tragis dua asisten rumah tangga (ART) atau PRT yang nekat melompat dari lantai 4 sebuah indekos di Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, kembali menghebohkan publik. Salah satu ...

Drakor Makin Eksis dan Digemari Masyarakat Indonesia

Drakor Makin Eksis dan Digemari Masyarakat Indonesia

Hiburan      

14 Jul 2020 | 1598


Bicara soal darkor memang tidak akan ada habisnya, drakor makin eksis saja nih di televisi Indonesia, wajah-wajah actor dan aktrisnya makin akrab di mata pecinta drama korea, tidak hanya ...

PAFI Kota Batauga Meningkatkan Pelayanan Kesehatan yang Lebih Baik Bagi Masyarakat

PAFI Kota Batauga Meningkatkan Pelayanan Kesehatan yang Lebih Baik Bagi Masyarakat

Kesehatan      

6 Jul 2024 | 837


Kesehatan adalah aspek yang penting dalam kehidupan masyarakat, sehingga peran tenaga farmasi sangat penting untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan dengan baik. Ahli Farmasi ...

Prediksi Soal Matematika UTUL UGM 2026 dan Cara Mudah Mengerjakannya

Prediksi Soal Matematika UTUL UGM 2026 dan Cara Mudah Mengerjakannya

Tips      

22 Maret 2025 | 564


Ujian Tulis Universitas Gadjah Mada (UTUL UGM) merupakan salah satu jalur seleksi yang banyak diminati oleh calon mahasiswa. Bagi banyak peserta, matematika menjadi salah satu mata ...

Menangislah karena Ramadhan akan Segera Pergi

Menangislah karena Ramadhan akan Segera Pergi

Tips      

19 Apr 2023 | 892


Segala puji hanya milik Allah Ta’ala, semoga shalawat dan salam selalu tercurah kepada nabi tercinta Rasulullah Shallallahu ‘alaihi  wa sallam, keluarga serta ...

5 Tips Liburan Aman di Negara Tujuan Impianmu di Tengah Wabah Virus Melanda

5 Tips Liburan Aman di Negara Tujuan Impianmu di Tengah Wabah Virus Melanda

Wisata      

8 Apr 2020 | 1337


Dunia kini sedang dilanda kekhawatiran pasca menularnya Virus Corona (Covid-19). Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan virus ini sudah tercatat sampai 30 ribu lebih kasus dan memakan ...