
Jika kita melihat orang-orang yang tinggal di perkotaan, itu hanya segelintir orang saja yang mempunyai kebun atau lahan khusus untuk bisa bercocok taman. Sangat berbeda dengan orang yang tinggal di pedesaan yang justru kebanyakan memiliki lahan khusus untuk bisa bercocok tanam, terutama bisa menanam tanaman obat.
Selain membuat pekarangan rumah menjadi asri, dengan adanya tanaman obat di sekitar rumah akan sangat membantu saat kita tiba-tiba membutuhkan, jadi tidak harus repot-repot pergi kepasar.
Apa Itu Tanaman Obat?
Tanaman obat-obatan tidak hanya berupa tumbuhan daun hijau saja, melainkan ada pula yang berupa buah-buahan serta beberapa tanaman bunga tertentu yang bisa dijadikan obat herbal.
Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk mengetahui tumbuhan yang mana saja yang termasuk tanaman obat serta khasiatnya. Namun, sebelum kita membahasbahas lebih dalam tentang manfaat obat alami, ada baiknya jika terlebih dahulu kita mengetahui definisi tanaman obat itu sendiri.
Menurut WHO tanaman obat merupakan tanaman yang digunakan untuk pengobatan. Tidak hanya itu, World Health Organization juga mendefinisikan tanaman obat sebagai bahan asli yang digunakan untuk pembuatan obat herbal.
Di mana, biasanya tanaman obat-obatan ini dimanfaatkan untuk pengobatan sebagai alternatif di samping penggunaan obat-obatan kimia. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir efek samping yang bisa saja ditimbulkan oleh obat-obatan kimia tersebut.
Jenis-Jenis Tanaman Obat
Tanaman obat ada banyak macamnya, mulai dari tanaman obat berupa buah, daun, bunga, dan rempah-rempah. Berikut ini ulasan jenis-jenis tanaman obat yang dapat kami rangkum
A. Tanaman obat buah
Siapa sangka ada beberapa buah yang dapat dijadikan sebagai obat-obatan, seperti:
Pepaya
Pepaya merupakan buah yang terkenal dapat membantu melancarkan pencernaan karena serat tinggi yang dimilikinya. Selain buahnya, daun pepaya juga bisa digunakan menyembuhkan beberapa penyakit, di antaranya
Alpukat
Alpukat terkenal karena memiliki banyak banyak kandungan baik seperti vitamin C, vitamin B, kalsium, lemak baik, fosfor, dan zat besi. Kandungan lemak baik inilah yang bermanfaat untuk sistem kardiovaskular.
Tidak hanya itu, mengonsumsi alpukat juga dapat membantu meminimalisir inflamasi pada dinding perut serta sistem pencernaan.
B. Tanaman Obat Bunga
Ada beberapa bunga yang menjadi tanaman obat dengan segudang khasiat, seperti:
Bunga Matahari
Khasiat bunga matahari, di antaranya yakni dapat menjaga kesehatan kulit,dapat mencegah osteoporosis, diabetes, dan membantu untuk proses diet.
Kemuning
Tanaman hias satu ini ternyata mempunyai 60 kandungan senyawa minyak atsiri pada bagian daunnya. Adapun kandungan lain seperti alkaloid indol,alkaloid Tanin, Saponin, flavonoid, gloksida jantung, dan kumarin. Di mana dari kandungan tersebut kemuning berkhasiat membantu menghindari terjadinya koagulasi atau pembekuan darah.
C. Tanaman Obat Rempah
Selain buah dan bunga, ada beberapa tanaman obat dari rempah-rempah yang memang sudah dikenal khasiatnya sejak dulu, diantaranya
Jahe
Jahe biasanya dikonsumsi untuk menghangatkan tubuh. Namun, selain itu khasiat jahe lainnya seperti mengatasi gangguan pencernaan, meredakan nyeri haid, vertigo, dan mengobati infeksi saluran pernapasan.
Kencur
Kencur merupakan tanaman obat yang memiliki segudang khasiat, seperti membantu nafsu makan serta stamina, mengobati flu, diare, radang lambung, batuk berdahak, sakit kepala, dan nyeri haid.
D. Tanaman Obat Daun
Ada beberapa jenis tanaman obat berupa daun yang perlu Anda ketahui, seperti:
Daun Sirih
Tahukah Anda bahwa antioksidan tannin pada daun sirih dapat mempercepat respon tubuh untuk membekukan darah dan menyembuhkan luka. Selain itu, menurut beberapa penelitian daun sirih memiliki banyak manfaat untuk kesehatan seperti antidiabetes, anti asma,anti bakteri, menurunkan kolesterol hingga mampu mengobati tukak lambung.
Seledri
Seledri memang memiliki aroma yang kurang sedap. Namun, dipercaya memiliki banyak manfaat seperti dapat membantu diabetes, rematik, asma, serta menurunkan tekanan darah.
Dari beberapa jenis tanaman obat yang dirangkum di atas, ada beberapa tanaman obat yang dapat di tanam di pot kecil, sementara yang lainnya ditanam di lahan yang luas.
Namun, sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan tanaman obat herbal di atas, ada baiknya jika Anda konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Selain itu, pastikan jika Anda tidak memiliki alergi terhadap tanaman obat-obatan.
7 Cara Mendukung Mikrobioma untuk Kesehatan Kulit
20 Jan 2020 | 1942
Istilah bakteri baik mungkin sudah sering kita dengar bila berkaitan dengan kesehatan usus. Akan tetapi, bakteri baik ternyata juga sangat penting bagi kesehatan kulit. Ya, bakteri baik ...
Top Up Paypal Makin Mudah dengan PayPee, Intip Yuk Keunggulannya
13 Mei 2026 | 280
Di era digital seperti sekarang ini, kebutuhan transaksi online semakin meningkat. Banyak orang yang menggunakan PalPay untuk berbagai keperluan, mulai dari belanja internasional, ...
Keamanan dan Efektivitas RajaKomen.com: Apa yang Harus Anda Ketahui?
26 Maret 2025 | 610
Di era digital saat ini, engagement di media sosial menjadi faktor penting dalam menentukan kesuksesan sebuah bisnis atau personal brand. Banyak yang mencari cara untuk meningkatkan ...
Buah yang Dianjurkan untuk Ibu Hamil
9 Agu 2022 | 1324
Saat hamil asam folat memiliki kandungan penting untuk perkembanga si buah hati. Terlebih bagi ibu hamil mengkonsumsi vitamin dan asam folat serta berkonsultasi secara rutin ke dokter ...
Kunjungan Industri dan Study Tour di SMP Islam Al Masoem Bandung
19 Jun 2024 | 779
SMP Islam Al Masoem, sebagai salah satu SMP di Bandung, memiliki program unggulan berupa kunjungan industri dan study tour yang menjadi bagian integral dalam pengembangan kurikulum. ...
Mempersiapkan Sukses dengan Tryout Online Kimia UTBK
17 Jun 2025 | 299
Menjelang Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), banyak siswa yang mulai sibuk mempersiapkan diri. Salah satu cara yang efektif untuk mengukur seberapa siap kamu menghadapi ujian adalah ...