hijab
Menilik Sarapan Dalam Peradaban Manusia

Menilik Sarapan Dalam Peradaban Manusia

11 Jan 2020
2245x
Ditulis oleh : Admin

Kebiasaan sarapan pada pagi hari sangat dipengaruhi konteks sosial budaya dan ekonomi suatu masyarakat. Sepanjang peradaban manusia di Eropa, sarapan baru dikenal luas sebagai kebiasaan yang umum baru sejak zaman revolusi industri. Sebelum itu, sarapan tidak terlalu dikenal sebagai kebiasaan wajib sebelum memulai aktivitas di pagi hari.

Contohnya, bangsa Romawi tidak mengenal sarapan. Menurut sejarawan kuliner, Caroline Yeldham, mereka hanya makan sekali pada siang hari. Dengan cara itu, bangsa Romawi percaya bahwa tubuhnya menjadi lebih sehat. Selain itu, ada juga perasaan tabu bahwa makan lebih dari sekali sehari itu tergolong kerakusan yang dilarang agama. Hal ini menjadi gaya hidup cukup lama setelah itu.

Kebiasaan sarapan itu susah ditemui pada Abad Pertengahan. Setiap keluarga hampir tidak memiliki makanan di pagi hari. Diduga karena itulah muncul istilah breakfast dalam kosakata bahasa Inggris, yang berarti break the night’s fast atau berbuka puasa ynag berlangsung semalaman.

Koki asal Inggris, Clarissa Dickson Wright berpendapat bahwa kebiasaan sarapan mulai banyak ditemukan pada abad ke-17. Setelah restorasi Charles II, Kerajaan Inggris mulai punya ruangan khusus sarapan yang kemudian ditiru oleh para keluarga bangsawan. Jenis makanan yang paling banyak disajikan di saat sarapan, yaitu telur dadar yang dinikmati sembari menyeduh kopi atau teh.

Jenis penganan yang disajikan saat sarapan kian bervariasi setelah muncul tren berburu di kalangan keluarga kerajaan dan bangsawan. Biasanya, kegiatan berburu ini bisa berlangsung berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Sebelum melakukan kegiatan itu di pagi hari, para bangsawan sarapan terlebih dahulu dengan menu yang jauh lebih bervariasi. Di kalangan tentara, kebiasaan sarapan mulai diwajibkan setelah abad ke-18. Untuk menjaga kondisi tubuh pasukan agar tetap prima, raja mewajibkan tentara agar makan tiga kali sehari.

 

Revolusi Industri

Kebiasaan sarapan dipercaya makin populer dan bahkan menjadi gaya hidup setelah revolusi industri di Inggris pada pertengahan abad ke-19. Revolusi industri memicu berdirinya pabrik-pabrik dan menyeret sebagian besar umat manusia untuk menjadi buruh di pabrik-pabrik tersebut. Dengan jam kerja yang dimulai pukul 5 pagi dan berakhir pukul 8 malam, sarapan menjadi sangat vital bagi para buruh. Oleh karena itu, kebiasaan sarapan saat itu berlangsung pada pukul 3 atau 4 pagi sebelum para buruh itu berangkat kerja ke pabrik.

Beberapa jenis makanan yang sering disajikan dalam sarapan saat itu antara lain roti, daging sapi tua (mutton), sup, dan bir. Walau bekerja siang-malam, para buruh saat itu tidak mampu membeli daging sapi berkualitas baik atau teh. Saat itu, harga teh di Inggris lebih mahal dibandingkan dengan bir. Oleh karena itu, bir lebih banyak disajikan saat sarapan, termasuk sarapan untuk anak-anak.

Disiplin kerja ala pabrik yang lahir pada peradaban industri membentuk kebiasaan sarapan seperti yang kita lakukan saat ini. Hingga kini, ungkapan untuk memulai sarapan sebelum memulai aktivitas masih berlaku dan diterima di mana pun. Dengan alasan menjaga kesehatan dan menambah produktivitas, hampir semua orang memiliki kebiasaan sarapan.

Berita Terkait
Baca Juga:
Tips Memanfaatkan Twitter untuk Menjangkau Pemilih Muda dalam Pilpres

Tips Memanfaatkan Twitter untuk Menjangkau Pemilih Muda dalam Pilpres

Tips      

24 Feb 2025 | 480


Dalam era digital saat ini, sosial media telah menjadi alat yang sangat kuat dalam dunia politik. Platform-platform seperti Twitter memberikan kesempatan bagi para calon pemimpin untuk ...

Pentingnya SEO untuk Bisnis Kecil dan Menengah di Era Digital

Pentingnya SEO untuk Bisnis Kecil dan Menengah di Era Digital

Tips      

26 Maret 2025 | 235


Di era digital saat ini, keberadaan bisnis online bukan hanya sebuah pilihan, tetapi sudah menjadi sebuah kebutuhan. Untuk bisnis kecil dan menengah (UKM), kemunculan platform digital ...

5 Keuntungan Memiliki Kulit Sawo Matang, Jangan Minder dengan yang Berkulit Putih

5 Keuntungan Memiliki Kulit Sawo Matang, Jangan Minder dengan yang Berkulit Putih

Kesehatan      

20 Feb 2020 | 2540


Selama ini kita selalu dijejali oleh doktrin dengan standar kecantikan seorang wanita menurut warna kulitnya yang putih bersih. Terlebih lagi tidak jarang produk kecantikan yang bermunculan ...

Tingkatkan Engagement Kampanye Sosial Media dengan Desain Poster Eksklusif dari Rajaframe.com

Tingkatkan Engagement Kampanye Sosial Media dengan Desain Poster Eksklusif dari Rajaframe.com

Bisnis      

26 Maret 2025 | 372


Dalam era digital yang terus berkembang, media sosial menjadi salah satu platform terpenting untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Namun, untuk benar-benar memaksimalkan potensi ...

Perumahan Hijau yang Nyaman Harga Murah Cocok untuk Pasangan Milenia

Perumahan Hijau yang Nyaman Harga Murah Cocok untuk Pasangan Milenia

Tips      

13 Nov 2021 | 1984


Buat anda pasangan muda yang masih bingung memilih perumahan yang cocok untuk menjadi hunian keluarga kecilnya  jangan sampai salah memilih. Intiland adalah pengembang property ...

Seberapa Besar Kepercayaan Publik pada Janji Prabowo akan Perkuat KPK?

Seberapa Besar Kepercayaan Publik pada Janji Prabowo akan Perkuat KPK?

Pengetahuan      

13 Feb 2024 | 760


Isu penindakan tindak pidana korupsi menjadi salah satu topik yang dibahas dalam debat calon presiden yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Selasa, 12 Desember 2023. Penyelesaian ...