Senam Bayi Membantu Si Kecil Cepat Bisa Berjalan
Oleh Admin, 24 Jan 2020
Seorang ibu bersorak ketika mengetahui anaknya yang berusia sebelas bulan sudah bisa berjalan. Padahal sebulan sebelumnya setiap diajari berjalan sendiri, sulit sekali, misalnya badannya lemas seperti orang mabuk. Benarkah belajar berjalan adalah periode balajar yang paling berat bagi balita? Bagaimana merangsang bayi kita agar cepat bisa berjalan?
Sebenarnya bila fisik bayi sudah siap tak ada kata berat untuk menjalani setiap tahapan perkembangan motorik. Mulai dari tengkurap, mengangkat kepala, duduk dengan bantuan, duduk sendiri, merangkak, berdiri dengan bantuan, berdiri sambil berpegangan benda-benda terdekat, berjalan dengan dititah, dan akhirnya berjalan.
Perkembangan tiap bayi berbeda-beda. Turnbuh kembang bayi tak sama karena dipengaruhi interaksi faktor genetik (keturunan), hormonal, dan lingkungan. Interaksi ini tak sama pada setiap bayi. Karenanya, ada bayi yang baru bisa berjalan selewat umur satu tahun, tapi ada yang sudah bisa berjalan sejak usia 11 bulan.
Pada bayi yang gendut, tak jarang tahap berjalan sendiri ini baru berhasil dilakoni ketika usianya hampir 2 tahun. Makanya banyak yang berpendapat, belajar berjalan merupakan pelajaran terberat bagi seorang bayi.
Latih dengan Senam Bayi
Belajar berjalan memang tak gampang. Meski begitu, sebenarnya orang tua bisa membantunya. Caranya dengan merangsang faktor hormonal dan lingkungan yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang bayi, caranya adalah dengan senam bayi. Senam bayi ini berguna untuk menstimulasi otot-otot bayi, sehingga ia dapat melakukan setiap gerakan yang sudah seharusnya ia lakukan pada usia perkembangan motorik tertentu. Sebab, gerakan-gerakan senam bayi memperkuat otot dan persendian, sehingga bayi kuat menahan tubuhnya sendiri.
Senam juga bisa melancarkan peredaran darah, jantung, meningkatkan koordinasi dan keseimbangan, kewaspadaan, serta mengoptimalkan interaksi sosial antara bayi dan orangtuanya. Agar hasilnya optimal, senam ini sebaiknya dilakukan ketika bayi sedang sehat dan bukan baru selesai makan. Umur ideal untuk memulai adalah ketika bayi berusia 3 bulan.
Metodenya akan berkembang/disesuaikan ketika bayi berumur 6-8 dan 10-12 bulan. Namun pada prinsipnya, seluruh metode senam ini dilakukan untuk mempersiapkan bayi memasuki setiap tahapan perkembangan. Misal, jika bayi biasanya sudah bisa tengkurap saat berumur empat bulan, pada usia tiga bulan bayi dilatih menguatkan otot tengkuk/leher dan tangan, supaya mudah tengkurap.
Selanjutnya ketika bayi berumur enam bulan, bayi dilatih menguatkan otot punggung, mulai dari atas hingga pinggang dan tangan. Tujuannya agar bayi kuat menopang tubuh sehingga bisa duduk kelak.
Terakhir, umur 10-12 bulan, bayi dilatih menguatkan kaki untuk merangsang berjalan. Usahakan agar tapak kakinya menapak mantap di lantai. Dengan persiapan seperti ini, bayi lebih mudah mencapai tahapan berjalan. Sebab dia sudah punya modal.
Artikel Terkait
Artikel Lainnya