rajatv
Demokrat, Berhentilah Meratap

Demokrat, Berhentilah Meratap

18 Sep 2023
2801x
Ditulis oleh : Admin

Move On. Ini nasehat yang tepat buat Demokrat. Dinamika politik mesti dihadapi dengan sikap yang matang. Bukan dengan memelihara kemarahan.

Agus Harimurti Yudhoyono atau populer orang menyebut AHY, adalah anak muda dan kader masa depan Demokrat. Smart, pembawaannya tenang dan punya kharisma. Peluangnya cukup besar untuk menjadi pemimpin bangsa di masa depan. Meski popularitasnya ditopang oleh ayahnya yang seorang presiden, tapi ia mampu membawa diri untuk tampil di panggung politik secara elegan.

Jangan rusak nama AHY dengan kemarahan yang tidak perlu. Selain nama AHY yang akan rusak, elektabilitas partai juga akan makin hancur. Berhenti komentari Anies dan koalisinya. Ini langkah yang tidak taktis.

Demokrat mengusung narasi perubahan. Klop dengan Anies. Jadilah “Koalisi Perubahan”. Takdir belum menyandingkan keduanya. Jangan ditutup kesempatannya. Masih ada pilpres 2029. AHY butuh rekam jejak. AHY butuh pengalaman dengan mengambil peran tertentu di pemerintahan. Lima tahun itu cukup.

Dengan Anies, AHY punya titik temu di “semangat perubahan”. Spirit ini tidak cocok jika Demokrat bergandengan dengan Prabowo maupun Ganjar. Kedua kandidat ini tidak memilih “perubahan” sebagai narasi kempanyenya. Perubahan bukan menjadi program mereka. Jadi, tidak pas jika Demokrat yang kuat narasi perubahannya kemudian bergabung dengan Prabowo atau Ganjar. Apa kata dunia?

Juga harus disadari oleh Demokrat, perubahan itu hanya bisa direalisasikan oleh pengelola negara. Untuk bisa mengelola negara ya harus menang di pilpres. Untuk menang di pilpres ya harus punya tiket.

Di KPP, Demokrat mendesak Nasdem menyetujui Anies-AHY. Nasdem menolak. Kalau dipaksakan, ya gak dapat tiket juga untuk maju. Kalau gak maju, ya gak akan menang. Kalau gak menang, ya gak bisa melakukan perubahan. Syarat untuk melakukan perubahan itu punya tiket untuk ikut pilpres dan menang.

Menyalahkan dan menyerang Nasdem bukan solusi. Jadi solusi kalau Demokrat cari partai lain pengganti Nasdem di KPP. Itu juga Anies tidak mungkin setuju meninggalkan Nasdem. Karena Nasdem adalah partai yang telah begitu banyak berkorban untuk Anies. Di sisi lain juga sulit bagi Demokrat menghadirkan partai lain jika Nasdem exit dari KPP.

Dalam kebuntuan ini, Nasdem bertemu PKB. Lamar Cak Imin sebagai cawapres Anies. Jadilah ini barang. Itulah Dinamika politik. Dalam politik, kebuntuan itu hal biasa. Dan setiap kebuntuan pada akhirnya menciptakan peta baru dalam politik. Gak usah kaget. Gak usah kecewa. Gak usah marah-marah. Apalagi kemarahan yang didramatisir. Sudah bukan waktunya lagi menggunakan strategi “playing the victim”. Gak efektif lagi.

Move On dan kembali ke KPP itu jauh lebih menguntungkan secara politik, dari pada sibuk memproduksi kegaduhan. AHY tidak cocok dibranding dengan strategi kegaduhan.

Berita Terkait
Baca Juga:
Berita Gembira Bagi Orang yang Sabar

Berita Gembira Bagi Orang yang Sabar

Tips      

29 Apr 2020 | 1764


Dalam menjalani hidup kita tidak akan pernah lepas dari segala macam masalah. Setiap manusia yang hidup yang diciptakan Allah SWT memiliki kadar masalahnya sendiri-sendiri, tapi Allah tidak ...

engagement sosmed viral caleg muda

Meningkatkan Engagement Sosmed Viral Caleg Muda

Tips      

21 Jun 2025 | 281


Dalam era digital saat ini, media sosial menjadi salah satu platform terpenting untuk mempromosikan diri, terutama bagi caleg muda yang ingin terpilih dalam pemilihan umum. Salah satu ...

Motorola Flip Razr, Smartphone Lipat Android Terkini Harga 21,7 Jutaan

Motorola Flip Razr, Smartphone Lipat Android Terkini Harga 21,7 Jutaan

Gadget      

16 Jan 2020 | 1624


Motorola adalah salah satu pembuat Smartphone yang cukup terkenal di pasar dunia. Apalagi di era feature phone, Motorola dapat mengambil pangsa pasar yang cukup besar. Dan saat ini Motorola ...

Pilpres Diselenggarakan 21 Februari 2024 Mendatang, DPR segera Tetapkan

Pilpres Diselenggarakan 21 Februari 2024 Mendatang, DPR segera Tetapkan

Tips      

27 Agu 2021 | 1857


Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan, pihaknya akan segera menetapkan jadwal pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang dalam waktu dekat ini. Bersama Kementerian Dalam ...

Ingin Mendapatkan Tubuh Ideal, Coba Tiga Kunci Ini

Ingin Mendapatkan Tubuh Ideal, Coba Tiga Kunci Ini

Kesehatan      

12 Jan 2020 | 1661


Untuk mendapatkan tubuh ideal perlu digarisbawahi agar Anda tidak mengurangi makanan pokok. Alasannya, makanan pokok adalah asupan yang wajib dikonsumsi tubuh karena diperlukan oleh tubuh. ...

pesantren al-masoem

Studi Banding Pembelajaran Agama Islam di Pesantren Modern dan Tradisional: Kasus Al-Masoem

Pendidikan      

11 Jul 2024 | 681


Pesantren telah lama menjadi lembaga pendidikan tradisional Islam di Indonesia. Namun, dengan perkembangan zaman, pesantren modern pun mulai muncul di berbagai kota, termasuk di Bandung. ...