Waktu Terbaik Berjemur Di Bawah Cahaya Matahari, Jam Berapa?
Oleh Writer, 12 Apr 2020
Tak semua orang menyenangi cahaya matahari sebab alasan panas maupun kuatir hitam. Tetapi kenalkah anda, salah satu kegiatan gratis, gampang dan bisa menyajikan banyak manfaat kesehatan ialah berjemur di bawah cahaya matahari.
Cahaya matahari merupakan sumber penghasil vitamin D terbaik. Vitamin D ini sendiri amat bermanfaat untuk kesehatan seperti menguatkan kesehatan tulang, menambah imunitas tubuh, mengobati penyakit kulit sampai menekan depresi.
Tetapi, yang kerap jadi pertanyaan ialah jam berapa saat terbaik berjemur di bawah cahaya matahari?
World health oragnization (who) membagi indeks uv di angka 1 hingga 10. Angka 1 adalah kandungan uv sangat rendah yakni di antara jam 09. 00 – 10. 00 pagi. Sebaliknya angka 10 merupakan kandungan uv sangat tinggi yakni di atas jam 10. 00 pagi.
Saat indeks UV rendah, maka resiko bahaya pancaran cahaya UV terbilang kecil sehingga aman untuk kulit. Pada jam itu (09. 00-10. 00 pagi), anda membutuhkan waktu kira-kira 15 menit buat berjemur supaya tubuh memproduksi vitamin D. Sebaliknya bila indeks UV tengah tinggi (di atas jam 10. 00 pagi), anda tak dianjurkan buat berjemur terlalu lama, cukup 5 menit saja, sebab resiko bahaya pancaran cahaya UV terbilang besar. Hal itu bisa menyulut penyakit kanker kulit, melanoma, penuaan dini, kerusakan mata sampai gangguan sistem imunitas tubuh.
WHO pun menyatakan kalau cahaya UV matahari sangat kuat yakni di antara jam 10. 00 pagi hingga 14. 00 siang sehingga penting dibatasi terpapar pancaran cahaya matahari di jam itu.
Walhasil, mulai kini berjemurlah di bawah cahaya matahari tiap-tiap jam 09. 00 – 10. 00 pagi guna memperoleh manfaat vitamin d secara maksimal dan pastikan selamanya memakai lotion dengan sedikitnya kandungan spf 24 supaya kulit selalu ada dalam keadaan aman.
Artikel Terkait
Artikel Lainnya