Perbedaan Kangkung Darat dan Air Manfaat Kangkung untuk Kesehatan
Oleh Admin, 4 Jun 2021
Apa sih bedanya kangkung darat dan kangkung air? Kangkung darat biasanya daunnya agak panjang, ujung daun meruncing dan warnanya hijau keputih-putihan, bunganya berwarna putih dan tumbuh di tempat yang kering. Tumbuh di tegalan atau sawah yang kering, jika ditanam di tempat yang ada airnya kangkung akan menjadi busuk. Sedangkan kangkung air dengan cirri daun agak pendek ujung daun agak tumpul dan warnanya hijau kelam. Bunga dari kangkung air berwarna putih kekuning-kuningan atau putih kemerah-merahan, kangkung air hidup di tempat yang tentu saja berair seperti di rawa, kolam, sungai atau yang ada airnya tapi tenang.
Hampir semua orang menyukai kangkung, perlu anda ketahui kangkung sangat bermanfaat untuk kebaikan tubuh, mulai dari menjaga kesehatan mata, mencegah diabetes sampai melawan penyakit hati atau liver. Kandungan vitamin A dan vitamin C pada kangkung sangat tinggi. Bahkan dalam secangkir kangkung yang sudah di petik dan disiangi kira-kira 56 gram, Anda bisa memenuhi 70 persennya kebutuhan vitamin A harian dan 51 persen kebutuhan akan vitamin C harian anda.
Kangkung juga kaya akan mineral penting seperti kalium, kalsium, magnesium, zat besi dan zat fosfor. Meskipun kaya akan berbagai nutrisi penting, kangkung adalah sayuran yang rendah kalori. Kangkung yang belum dimasak, secangkir daun kangkung hanya mengandung 11 kalori. Berbagai manfaat kangkung yang jika rutin dikonsumsi maka adalah sebagai berikut :
Menjaga kesehatan mata pasalnya vitmin A mampu melindungi kornea dan lapisan mata dari infeksi bakteri dan virus. Vitamin dalam kangkung bisa meningkatkan produksi cairan sehingga mata tidak menjadi kering.
Sebuah penelitian dalam Research Journal of Pharmaceutical, Biological and Chemical Sciences tahun 2010 menguak bahwa kangkung ternyata berkhasiat sebagai antiradang yang mujarab. Peradangan biasanya ditandai dengan gejala seperti nyeri dan bengkak. Dalam penelitian tersebut diketahui bahwa kangkung ampuh melawan peradangan yang diakibatkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus dan Bacilius subtilis. Bakteri-bakteri tersebut bisa menyebabkan penyakit MRSA, bintitan, serta keracunan makanan.
Mengkonsumsi kangkung dengan rutin dapat mencegah diabetes pada ibu hamil dan bayinya. Kangkung bekerja sebagai antioksidan dan antioksidan tersebut mampu menangkal oksidasi penyebab diabetes pada sel-sel tubuh ibu hamil dan juga janin.
Sejak dahulu kangkung diketahui mujarab untuk melawan kerusakan organ hati. Kangkung juga bisa melindungi organ hati dari kerusakan, luka, dan juga peradangan. Menurut ahli kangkung bisa memicu produksi enzim yang akan membersihkan hati dari racun dan zat sisa yang dapat menyebbkan kerusakan.
Kangkung dapat mencegah dehidrasi karena tingginya kandungan berbagai jenis mineral dalam kangkung, sehingga sayur ini baik untuk mencegah dehidrasi. Mineral seperti kalium dan natrium bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan cairan dan kadar elektrolit dalam tubuh. Maka kangkung bisa mencegah anda dari kehilangan terlalu banyak cairan.
Kangkung juga dapat mengatasi anemia dan mengurangi risiko penyakit kronis yang disebabkan oleh lemahnya sistem kekebalan dalam tubuh anda. Karena kangkung tinggi akan vitamin C yang mampu meningkatkan kekebalan tubuh sekaligus melawan kerusakan sel.
Jadi kapan kita menjaga kesehatan tubuh kalau tidak mulai dari sekarang, makan makanan yang bergizi dan menjaga pola makan sehat. Tentu saja jika kita menyukai sesuatu jangan lantas makan berlebihan, semua harus sesuai dengan kebutuhan saja agar kesehatan tetap terjaga.
Artikel Terkait
Artikel Lainnya