Carica, Manisan Pepaya Gunung Khas Dieng yang Enak dan Menyegarkan
Oleh Admin, 13 Des 2019
Jangan tinggalkan Dieng tanpa membawa manisan carica. Ya, carica adalah buah khas daerah pegunungan, seperti halnya kawasan Dieng. Bentuknya mirip pepaya, tetapi ukurannya mini, dengan berat satu buahnya rata-rata 200 gram. Carica dikenal juga dengan sebutan pepaya gunung. Namun, dari segi rasa, buah pepaya lebih top. Carica matang tak semanis pepaya matang. Namun kalau dijadikan manisan, enak dan menyegarkan.
Di Dataran Tinggi Dieng, carica umumnya dibuat manisan basah, irisan carica dikemas dalam rendaman air gula (sirup). Ada dua macam air gula, yang asli tanpa campuran (warnanya kekuningan) dan yang dicampur dengan sirup terung belanda sehingga sirupnya berwarna merah.
Harga manisan carica bersirup (200 ml) sekitar Rp 2.000-Rp 2.500 per buah. Biasanya, manisan yang sudah dikemas dimasukkan ke dalam dus atau dibungkus plastik yang isinya enam gelas.
Manisan tersebut cenderung awet, bisa tahan enambulan tanpa dimasukkan lemari pendingin. Hal itu dimungkinkan karena setelah carica dimasak dan dikemas dalam gelas plastik masih melalui tahap penggodokan dalam air mendidih.
Carica tak hanya enak dijadikan manisan, penduduk Dieng pun mengolahnya dalam berbagai bentuk sajian. Misalnya, dijadikan keripik yang renyah atau dodol.
Yang juga menarik, ternyata carica memiliki manfaat kesehatan. Berdasarkan Wikipedia, seperti halnya pepaya, salah satu manfaat carica adalah mampu melancarkan pencernaan karena carica mengandung banyak serat. Selain itu, carica mengandung vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C, enzim papain, dan kalsium yang tentunya bermanfaat bagi tubuh kita. Zat papain juga digunakan dalam berbagai industri makanan dan farmasi. Di Dieng, pepaya gunung masih merupakan konsumsi lokal dan dibuat minumanawetan dalam kaleng tetapi masih dalam jumlah terbatas.
Selain carica, Dataran Tinggi Dieng juga terkenal dengan kentangnya. Kentang Dieng biasanya bagus untuk dibuat keripik/kentang goreng. Oleh karena itu, selain carica, di tempat penjualan oleh-oleh kita akan banyak sekali menemukan produk makanan berbahan dasar kentang, semisal keripik kentang penyet.
Dieng sejak dahulu memang dikenal sebagai tempat dengan suasana penuh mistis tetapi indah dan menantang untuk dikunjungi.
Artikel Terkait
Artikel Lainnya