
Harga pangan dalam satu pekan terakhir, 2-9 Desember 2022, terpantau mulai naik untuk beragam jenis, seperti beras, kedelai, daging ayam, telur ayam, cabai, hingga bawang merah.
Berdasarkan data harga di Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, cabai rawit merah mengalami kenaikan signifikan sebesar 11 persen atau Rp5.300 dari Rp48.200 menjadi Rp53.500 per kilogram (kg).
Harga cabai merah keriting juga naik Rp1.700 (4,91 persen) menjadi Rp36.300 per kg, sedangkan harga cabai merah besar naik Rp1.200 (3,37 persen) menjadi Rp36.800 per kg.
Selain cabai, beras kembali mengalami kenaikan seiring menjelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru). Harga beras premium naik Rp100 menjadi Rp13.000 per kg, sementara beras medium tetap di angka Rp11.000/kg.
Gula pasir yang sebelumnya bertengger di Rp14.300 per kg dalam beberapa bulan terakhir, pada pekan ini naik Rp100 menjadi Rp14.400/kg.
Kedelai impor juga naik Rp100, genap menjadi Rp15.000 per kg. Daging ayam perlahan mulai naik Rp100 menjadi Rp34.900 per kg, sementara harga telur ayam setiap harinya terus naik hingga hari ini mencapai Rp30.800/kg.
Bahan pokok dan penting terakhir yang terpantau mengalami kenaikan, yaitu bawang merah dari Rp37.100 menjadi Rp37.400 per kg, sedangkan bawang putih justru turun dari Rp26.100 menjadi Rp25.900 per kg.
Menjelang Nataru, harga tepung terigu dan daging sapi terpantau stabil masing-masing di harga Rp13.100/kg dan Rp136.600/kg.
Sementara itu, seluruh jenis minyak goreng terpantau dalam kondisi stabil pada pekan ini. Minyak goreng curah berada di angka Rp14.100/liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp16.400 per liter, minyak goreng kemasan premium sebesar Rp21.000/liter, dan Minyakita sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter.
Adapun, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menerangkan, perkembangan harga sejumlah harga komoditas terpantau stabil di pasar tradisional jika dibandingkan bulan lalu.
Meski demikian, beberapa komoditas mengalami kenaikan seperti cabai, bawang merah, dan telur ayam ras.
“Menjelang Natal dan Tahun Baru, Kementerian Perdagangan terus memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bapok. Sejumlah bapok harganya relatif stabil sedangkan cabai, bawang merah, dan telur ayam ras mengalami kenaikan yang masih wajar,” ujar Wamendag Jerry dikutip dalam keterangan resmi, Minggu (11/12/2022).
Keunggulan Kolam Renang Boarding School di Bandung untuk Pembinaan Atlet Muda
15 Okt 2024 | 778
Boarding School tingkat SMA saat ini semakin menjamur di Indonesia sebagai pilihan orang tua untuk memberikan pendidikan yang komprehensif bagi anak-anak mereka. Salah satu boarding school ...
Destinasi Terbaik untuk Petualangan Off-Road Seru di Pulau Dewata
14 Sep 2025 | 160
Bali tidak hanya terkenal dengan pantainya yang indah, bangunan pura yang sakral, atau budayanya yang begitu kaya. Pulau ini ternyata menyimpan sisi petualangan yang menantang adrenalin, ...
Cara Membuat Cheese Stick Yang Enak Dan Super Creamy
9 Jun 2020 | 2285
Menjelang Hari Raya dan hari besar sangat tepat nih, mengetahui cara membuat cheese stick bisa menambah referensi jajanan anda. Lebaran ditengah wabah pandemi virus covid 19 atau yang kita ...
Mengenal Internet Marketing dan Keuntungannya
8 Jul 2024 | 622
Mengenal Internet Marketing Internet marketing merupakan strategi pemasaran yang menggunakan platform online untuk mempromosikan dan menjual produk atau layanan. Dengan perkembangan ...
Kenali Penyebab Kesemutan dan Kebas, Jangan Anggap Remeh
6 Des 2022 | 1276
Mungkin sebagian orang pernah mengalami kesemutan dan kebas, tetapi ada yang menganggap remeh hal tersebut, jadi jangan remehkan rasa kebas dan kesemutan itu karena bisa jadi penyebabnya ...
PAFI Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan di Indonesia
4 Jul 2024 | 936
Ahli Farmasi Indonesia sudah ada sejak di Proklamasikan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Mereka telah berjuang bahu membahu dengan semua golongan ...