Lakukan 4 Hal Ini untuk Miss V Sehat

Oleh Admin, 8 Jan 2020
Miss V yang berada di dalam tubuh memang memerlukan perhatian sejak dari bagian luarnya. Bahkan, sering kali, apa yang keluar dari dalam menunjukkan apakah Miss V dalam keadaan sehat atau tidak.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan berkaitan dengan perawatan Miss V. Simak beberapa hal di bawah ini.

Perhatikan lendir yang keluar

Miss V adalah organ yang memang memiliki lendir sehingga keberadaan cairan itu adalah hal wajar. Lendir biasanya keluar ketika masa subur dan atau ketika menjelang menstruasi setiap bulan. Yang perlu diperhatikan seksama apakah lendir itu berbau atau tidak, membasahi celana dalam karena jumlahnya yang berlebih atau tidak, serta berwarna kuning kehijauan atau tidak. Kalau seluruh jawabannya tidak, itu adalah lendir yang wajar yang memang diproduksi oleh hormon. Namun, bila hal-hal itu tampak, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk melihat apakah ada infeksi atau peradangan.

Jangan sering menggunakan cairan pembersih

Miss V memiliki kondisi keasaman dan bakteri yang justru sesuai untuk Miss V yang sehat. Bila terlalu sering menggunakan cairan pembersih Miss V, kondisi itu akan berubah dan justru menjadi mudah terkena infeksi. Cairan pembersih tidak boleh digunakan setiap hari. Jika ingin memakainya karena tengah mengalami keputihan, cairan itu belum pasti menjadi penyembuhnya. Cairan itu barangkali dapat mengurangi baunya sementara, namun tidak menyembuhkan keputihannya. Lebih baik, ketika merasa keputihannya sudah tidak wajar, segeralah ke dokter.

Sering mengganti pantyliner

Wanita yang menghabiskan banyak waktunya di luar rumah, kerapkali memakai pantyliner. Hal itu bagus karena menyebabkan celana dalam selalu kering. Tetapi, pantyliner tersebut tidak boleh dibiarkan terlampau lama dan mesti diganti tiap-tiap 3 sampai 4 jam. Seperti bayi dengan popoknya yang mesti rutin diganti, pantyliner yang terlampau lama digunakan menjadikan lembap dan mengakibatkan iritasi. Area luar Miss V  harus kering dan bersih supaya tidak iritasi dan membuat jamur berkembang.

Vaksin HPV

Untuk kesehatan dan pencegahan kanker serviks, setiap perempuan, dan bahkan laki-laki, sebaiknya melakukan vaksinasi HPV. Waktu terbaik adalah sejak sedini mungkin sampai 26 tahun.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

 
Copyright © TigaPagi.com
All rights reserved