Tren Gaun Pernikahan, Gaya Victorian yang Anggun dan Mewah Tetap Diminati

Oleh Admin, 24 Des 2019
Hari pernikahan adalah hari yang paling ditunggu-tunggu setiap pasangan. Harapan terhadap kesempurnaan hari sakral ini terkadang membuat setiap pasangan memikirkan hingga ke bagian detail, sekecil apa pun. Nah, selain kesiapan jiwa dan raga, apa yang paling penting disiapkan di hari pernikahan? Busana pernikahan yang memikat sudah pasti menjadi jawabannya!

Setiap tahun, tren busana pernikahan selalu berganti. Model klasik bergaya Victorian agaknya akan kembali berjaya dan tetap diminati banyak orang karena kesan klasik yang ditimbulkan. Aura anggun sekaligus mewah yang dipancarkan ketika busana ini memeluk tubuh, seringkali membuat calon pengantin jatuh hati dan tak mau berpaling.

Chi khas gaun pengantin bergaya Victorian di antaranya, gaunnya yang membentuk ball gown, bak ratu-ratu Inggris zaman dahulu. Warnanya yang putih kadang broken white, juga menonjolkan pinggang serta pinggul sang pengantin wanita.

Dengan mengenakan busana pernikahan bergaya Victorian, pengantin bisa benar-benar tampil bak putri bangsawan, tentunya dengan memperhatikan konsep pernikahan dan bentuk tubuh.

Warna putih

Beberapa tahun terakhir, gaun pernikahan mulai muncul dengan beberapa spektrum warna cerah, selain putih.  Namun warna putih agaknya tetap paling banyak diminati karena melambangkan kepolosan dan kemurnian hati seorang perempuan.

Dilansir dari laman Marieclaire, pada 176 tahun yang lalu, warna merah justru menjadi warna yang populer dan umum digunakan sebagai warna baju pernikahan. Kala itu, warna merah melambangkan romantisme cinta yang abadi. Selain merah mawar atau merah burgundi, warna kuning gading sempat tren menjadi warna yang dipilih untuk baju pernikahan.

Hingga 1558, Ratu Mary dari Skotlandia memilih gaun warna putih untuk pernikahannya. Tak ayal, ia pun menjadi bahan pergunjingan saat itu karena warna putih kala itu masih identik dengan warna berkabung. Sampai beberapa tahun kemudian sang suami meninggal dunia, orang-orang kala itu pun meyakini bahwa itu sebuah kutukan karena sang Ratu memilih warna berkabung dalam pernikahannya.

Di era kekuasaan Ratu Victoria Inggris, sang ratu mulai mengajarkan untuk mengesampingkan segala takhayul dan sukses memopulerkan kembali gaun warna putih sebagai tren baru. Di tahun 1840, Ratu Victoria pun mengenakan gaun putih dalam pernikahan dengan Albert. Tak diduga, masyarakat kala itu pun sudah mulai berpikiran maju dan baju pengantin Ratu Victoria pun langsung menjadi trendsetter baru. Berbagai media pun menanggapi positif sehingga tren baju putih mulai menyebar ke penjuru dunia, hingga saat ini.

So, Anda sudah menentukan ingin tampilan seperti apa di hari pernikahan nanti?

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

 
Copyright © TigaPagi.com
All rights reserved