Saat Bayi di NICU, Ini Yang Harus Para Ibu Lakukan
Oleh Admin, 15 Jan 2020
Ada berbagai alasan yang mendasari bayi yang baru lahir harus dirawat di NICU (Neonatal Intensive Care Unit). Orangtua terkadang harus bersedih hati karena harus terpisah lebih lama dengan sang buah hati.
Akan tetapi, ada hal-hal yang bisa diusahakan oleh orangtua agar bayi bisa segera sehat dan diperbolehkan pulang ke rumah bersama orangtua. Selain faktor peralatan, faktor nutrisi juga memegang peranan penting.
Air susu ibu (ASI) adalah hal yang bisa diberikan kepada sang buah hati untuk mempercepat kesembuhannya. Terlebih, pada beberapa minggu terakhir kehamilan sampai saatnya melahirkan, kolostrum telah dihasilkan oleh tubuh ibu. Kolostrum merupakan cairan yang memiliki warna kekuningan yang muncul pertama kali sebelum keluarnya ASI. Komposisi gizi kolostrum sangat kaya nutrisi, sangat dibutuhkan untuk mendukung kesehatan bayi.
Jika bayi belum bisa menyusui langsung karena berbagai alasan, bayi tetap harus mendapatkan ASI yang diperah dari sang ibu. Misalnya, melalui pipanasogatric (pipa masuk melalui hidung langsung ke lambung) atau orogastric (pipa melalui mulut ke lambung). Jika mulut bayi sudah mulai bisa mencecap, ASI bisa diberikan melalui cawan atau botol sebagai tahapan sebelum bayi dapat menyusui secara langsung.
Akan tetapi, ada pula kasus yang menyebabkan berbagai kendala lain seperti gangguan perkembangan saluran pencernaan, ketidakmampuan berkepanjangan untuk minum langsung, gangguan pada saluran cerna, hingga infeksi nosokomial, dan infeksi lainnya.
Jika masih sulit dilakukan, ASI atau kolostrum bisa dioleskan ke mukosa mulut bayi. Harapannya, kolostrum dan komponen lain dari ASI bisa diserap bayi melalui membran mukosa.
Kolostrum sangat penting diberikan kepada bayi karena juga mengandung zat antibodi. Harus tetap diberikan dengan berbagai macam cara yang memungkinkan, bahkan pada bayi prematur sekalipun.
Artikel Terkait
Artikel Lainnya