Tips Menyiasati Biaya dan Proses Renovasi Rumah Agar Tidak Membengkak dan Memusingkan

Oleh Admin, 12 Des 2019
Pergeseran tren yang terjadi setiap tahun, meninggalkan satu pekerjaan rumah tersendiri. Bagaimana jadinya kalau konsep desain interior hunian harus mengalami pergantian setiap tahun? Terdengar merepotkan, bukan?

Perubahan tren hunian yang bergerak cepat akan membutuhkan waktu dan biaya yang cukup besar. Lalu, bagaimana cara menyiasati biaya dan proses renovasi rumah agar tidak memakan biaya besar?

Jangan khawatir. Ada beberapa hal yang bisa disiasati untuk menghindari biaya yang membengkak dan proses renovasi yang memusingkan.

Cara yang paling mudah dilakukan adalah dengan mereposisi layout furnitur atau mengganti komponen-komponen ruang yang ringan seperti furnitur dan aksesori ruang yang tidak melekat.

Beberapa furnitur lama bisa dikombinasikan dengan furnitur baru yang lebih ringan dan modem sehingga berkesan eklektik. Akan tetapi, jika ingin hasil yang lebih optimal dan sesuai dengan yang diharapkan, tentunya perlu dikonsultasikan dengan ahli desain interior.

Dari segi warna, tren pada warna juga merupakan salah satu elemen yang mudah sekali bergeser. Warna menjadi salah satu detail konsep yang penting dalam penjabaran tema dan gaya rancangan interior yang dipilih.

Seiring dengan kemajuan teknologi di bidang konstruksi, saat ini sudah memungkinkan produksi warna-warna yang khusus. Warna-warna tersebut kadang bisa terlihat tidak biasa sehingga desain interior dan klien bisa merasa lebih optimal dalam menciptakan suasana ruang yang diinginkan.

Meskipun demikian, apa pun tren wama yang sedang digandrungi, biasanya, pemilihan warna kembali kepada psikologi wama. Karena warna juga berpengaruh pada mood dan perilaku pengguna ruangnya.

Jadi, desain interior, termasuk gubahan bentuk ruang dan furnitur, pemilihan warna, material, dan teksturnya, dapat membentuk suasana ruang yang pada akhirnya memengaruhi perilaku seseorang.

Aplikasi warna sebenarnya tidak hanya bergantung pada cat dinding, melainkan kesatuan elemen pembentuk ruang. Mulai dari lantai, dinding, plafon, furnitur, hingga aksesori pelengkap ruang.

Jadi, tidak mungkin membicarakan atau memilih wama saja tanpa mempertimbangkan pada bentuk yang bagaimana wama tersebut akan diaplikasikan, apa materialnya, dan bagaimana teksturnya. Demikian pula sebaliknya.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

 
Copyright © TigaPagi.com
All rights reserved