Sekam yang Dianggap Limbah Ternyata Memiliki Potensi Sebagai Biomassa

Oleh Admin, 20 Jan 2024
Sekam adalah salah satu media tanam  yang populer di masyarakat, media sekam padi memiliki dua jenis yaitu sekam mentah dan sekam bakar. Sekam mentah adalah produk samping dari penggilingan beras atau proses pengolahan padi. Sekam mentah ini adalah lapisan keras yang melindungi biji beras di dalam bulir padi.

Sekam mentah adalah jenis biomassa yang dapat memiliki berbagai manfaat dalam berbagai aplikasi. Sekam sebagai sumber energi terbarukan yang dapat digunakan untuk menghasilkan panas, listrik, atau energi lainnya.

Sedangkan sekam bakar adalah hasil dari pembakaran sekam padi dalam kuali atau di atas tungku pembakaran dalam jangka waktu tertentu sampai sekam berwarna hitam.

Proses pembakaran sekam padi ini menghasilkan energi panas yang dapat dimanfaatkan sebagai pemanasan udara atau air, serta dapat digunakan untuk menggerakkan turbin listrik.

Perbedaan Sekam Mentah dan Sekam Bakar

Walaupun sekam mentah dan sekam bakar memiliki perbedaan, sebanarnya kedua sekam tersebut sama-sama bermanfaat tergantung penggunannya. Perbedaan antara sekam mentah dan bakar sendiri terdapat pada unsur-unsur hara yang ada di dalamnya.

Perbedaan sekam mentah dan sekam bakar selanjutnya adalah mengenai proses pengolahannya. Bisa dikatakan kalau sekam bakar cukup sulit pada saat dilakukan pembakarannya, karena harus tepat agar tidak menjadi abu.

Sekam mentah memiliki karakteristik yang beda, jika sudah menjadi arang maka akan semakin ringan. Selain itu, arang sekamnya juga kasar sehingga memiliki banyak pori, artinya sirkulasi semakin tinggi.

Sekam mentah perlu adanya perhatian terhadap cuaca atau kadar air karena sekam mentah bisa sangat kering atau bahkan membusuk jika terlalu lembab.

Jadi perbedaannya terletak pada kandungan nutrisi nutrisi. Setelah proses pembakaran, sekam akan mengandung Zn atau seng yang dapat membantu tanaman cepat tumbuh. Selain itu, sekam bakar lebih steril karena sekam mentah masih mengandung berbagai penyakit dan jamur.



Keunggulan dan Kandungan Sekam Mentah dan Sekam Bakar

Sekam mentah adalah sumber energi terbarukan yang dapat digunakan untuk menghasilkan panas, listrik, atau energi lainnya. Sekam mentah dapat digunakan sebagai bahan bakar biomassa yang dapat mengurangi emisi gas rumah kaca. Sekam mentah juga dapat digunakan dalam proses fermentasi untuk menghasilkan biogas.

Kandungan sekam mentah adalah selulosa, hemiselulosa, lignin, CO2 dan CH4.

Pemanfaatan sekam bakar biomassa membantu mengurangi limbah pertanian, memanfaatkan sumber daya yang sebelumnya terbuang, dan berkontribusi pada praktik berkelanjutan dalam energi. Selain itu, berkontribusi pada upaya global untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Kalori yang ada pada sekam bakar berjumlah 3268 Kcal/kg.

Kandungan pada sekam bakar yaitu SiO2 (88.92%), c (37.4%), Fe2o3 (1.72%), k2O (2.92%), MgO (0,58%), CaO (1.16%), AI2O3 (2.05%) dan Fe2O3 (1.72%)

Sekam bakar biomassa dapat digunakan sebagai bahan bakar dalam sistem pemanas rumah, pemanasan air, atau dalam pembangkit listrik tenaga biomassa untuk menghasilkan energi listrik.

Kesimpulan

Sekam padi memiliki potensi sebagai biomassa yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Sekam juga dikategorikan sebagai biomassa yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti ahan baku industri, pakan ternak, dan energi atau bahan bakar.

Untuk mengetahui info lebih lanjut mengenai energi biomassa dan salah satunya adalah sekam bakar, Anda bisa klik di https://energibiomassa.com, atau untuk berkonsultasi dengan menghubungi nomor WA 08189988188. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda, terima kasih.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

 
Copyright © TigaPagi.com
All rights reserved