Pahala Melimpah Bagi Muslimah yang Tinggal di Rumah
Oleh Admin, 17 Nov 2023
Diantara perintah Allah kepada wanita muslimah adalah perintah untuk tinggal dan menetap di rumah-rumah mereka. Sebuah perintah yang banyak mengandung hikmah dan maslahat. Tidak hanya bagi wanita itu sendiri, namun juga mengandung kemaslahatan bagi umat.
Perintah dari Dzat Yang Maha Hikmah
Wahai saudariku muslimah, renungkanlah firman dari Rabbmu berikut ini. Rabb yang telah menciptakanmu, yang paling tahu tentang kemaslahatan bagimu.
Allah ‘Azza wa jalla berfirman : “Dan hendaklah kamu tetap tinggal di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu. Dan dririkanlah Shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Seseungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai ahlul bait, dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (Al Ahzab:33).
Tanggung Jawab Terbesar bagi Wanita adalah Rumah Tangganya
Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam: “Kamu sekalian adalah pemimpin, dan kamu sekalian bertanggung jawab atas orang yang dipimpinnya. Seorang Amir (raja) adalah pemimpin, seorang suami pun pemimpin atas keluarganya, dan istri juga pemimpin bagi rumah suaminya dan anak-anaknya. KAmu sekalian adalah pemimpin dan kamu sekalian akan dimintya pertanggungjawabannya atas kepimpinannya.” (Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 893, 5188, 5200), Muslim (no. 1829), Ahmad (II/5, 54, 111) dari Ibnu ‘Umar radhi-yallaahu ‘anhuma. Lafazh ini milik al-Bukhari).
Tinggal di Rumah adalah Fitrah Muslimah
Islam adalah agama yang adil. Allah menciptakan bentuk fisik dan tabiat wanita berbeda dengan pria.
Allah Ta’ala berfirman “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wnita), dank arena mereka (laki-laki)telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang ta’at kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada. Oleh karena Allah telah memelihara (mereka).” (QS An-Nisa:34)
Mendidik Generasi Shalih dan Shalihah
Sebagaimana nasihat Luqman kepada anaknya, “Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, ketika ia memberi pelajaran kepadanya, “Wahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezhaliman yang besar.” (Luqman:13)
Allah ‘Azza wa Jalla memerintahkan kita untuk tetap sabar dalam menunaikan kewajiban ini, termasuk sabar dalam mengingatkan keluarga kita untuk tetap menegakkannya.
“Dan perintahkanlah keluargamu melaksanakan shalat dan sabar dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rizki kepdamu, Kami-lah yang memberi rizki kepadamu. Dan akibat (yang baik di akhirat) adalah bagi orang yang bertaqwa.” (Thaahaa:132)
Peran Besar Wanita Walaupun Tetap Tinggal di Rumahnya
Dengan tetap tinggal di rumah, bukan berarti wanita tidak bisa ikut andil dalam perbaikan umat. Posisi wanita sebagai istri atau ibu rumah tangga memiliki arti yang sangat penting bagi perbaikan masyarakatnya (Kelurganya)
Hal ini dilakukan di dalam rumah-rumah kalian dan janganlah bertabarruj (berpenampilan) sebagaimana penampilannya orng-orang jahiliyah yang pertama.” (Al Ahzab:33)
Ibadah Wanita di Dalam Rumah
Dengan berdiam di rumah, bukan berarti wanita tidak bisa melaksanakan aktivitas ibadah. Banyak ibadah yang bisa dilakukan di rumah seperti shalat, puasa, membaca A’ Qur’an, berdzikir, dan ibadah-ibadah lainnya. Bahkan Sebaik-baik shalat bagi wanita adalah di rumahnya.
Dari Ummu Salamah, Rasulullah shallallahu’alahi wa sallam bersabda : “Sebaik-baik masjid bagi para wanita adalah diam di rumah-rumah mereka.” (HR. Ahmad 6297)
Shalat wanita dirumah adalah pengamalan dari perintah Allah agar wanita diam di rumah. Namun demikian, jika wanita ingin melaksanakan shalat berjamaah di masjid selama memperhatikan aturan seperti menutup aurat dan tidak memakai harum-haruman, maka janganlah dilarang. Dari Salim bin Abdullah bin Umar bahwasannya Abdullah bin Umar berkata : “ Aku mendengar Raulullah shallallahu a’laihi wa sallam bersabda: “Janganlah kalian menghalangi istri-istri kalian untuk ke msjid. Jika mereka meminta izin pada kalian maka izinkanlahd dia(HR.Muslim:442)
Bahkan dengan tetap tinggal di rumahnya, wanita bisa mendapatkan pahala yang banyak aktivitas hariannya di dalam rumah bisa bernilai pahala yang berlimpah.
Adab Keluar Rumah bagi Muslimah
Saudariku muslimah, walaupun syariat menetapkan engkau harus tinggal ditrumah, namun bisa ada kebutuhan, dibolehkan bagi wanita untuk keluar rumah dengan memperhtikan adab-adab berikut ini :
Memakai hijab syar’I yang menutup aurat
Jangan memakai wangi-wangian
Berjalan dengan sopan
Hendaklah keluar rumah dengan seizin suami
Jika bepergian jauh harus bersama mahram
Menjaga pandangan dan merendahkan suara
Referensi : Artikel muslim.or.id ; almanhaj.od.id
Artikel Terkait
Artikel Lainnya