Ingin Baterai Smartphone Cepat Penuh Saat Di-Charge? Beginilah Caranya
Oleh Writer, 20 Feb 2020
Di zaman sekarang yang disebut dengan zaman milenial ini, siapa yang tidak mempunyai smartphone? Dari mulai anak usia lima tahun sampai usia lanjut telah menjadi pengguna smartphone. Jaman telah berubah dan rutinitaspun turut berubah. Bila dulu orang panik saat berangkat lupa bawa uang atau dompet, saat ini orang jauh lebih panik saat lupa bawa smartphone. Nyaris 24 jam hidup kita didominasi smartphone, sampai ketika tidurpun banyak yang menempatkan smartphone di sebelah tempat tidurnya, malahan di atas kepala atau di bawah bantalnya. Hebat ya pengaruh dari smartphone ini?
Yup, lantaran pemakaian smartphone yang sebegitu tingginya dan tidak mudah terlepas sedikit saja dari ponsel pintar ini, kadangkala saat tengah diisi daya juga, smartphone ini sering tetap dinyalakan. Saat mengisi daya baterai smartphone, sebagian besar orang selalu mengaktifkan perangkatnya supaya tetap dapat menerima notifikasi atau dimainkan. Berbahayakah hal ini bila dijalankan pada smartphone kita?
Hal ini nyatanya membuat pengisian daya jadi tidak optimal. Yup, bila anda mau baterai smartphone mudah penuh ketika tengah diisi daya, nyatanya terdapat cara supaya baterai smartphone kita lekas terisi penuh. Apakah triknya?
Menurut sumber yang dilansir di laman liputan6.com, disebutkan kalau cara yang dikerjakan supaya baterai smartphone kita dapat segera terisi penuh ialah dengan mengaktifkan mode airplane sembari menghubungkan kabel daya ke aliran listrik.
Lantas pertanyaannya, kenapa dapat mempersingkat pengisian daya baterai? Penjelasannya ialah, kalau saat mode airplane aktif, maka seluruh koneksi seluler, wifi, bluetooth, sampai GPS akan dinon-aktifkan. Dengan begitu, daya baterai tidak terpakai buat melakukan banyak kegiatan kecuali mengisi daya. Hal inilah yang membuat kegiatan pengisian daya akan berlangsung lebih singkat dari umumnya.
Yup gampang kan triknya? Jadi lupakanlah smartphone kita sebentar saja ketika tengah diisi dayanya, fokuskan diri terhadap hal-hal lain yang tidak kalah berguna, seperti bermain dan bercengkerama dengan anak istri dan anggota keluarga yang lain, beribadah, bebenah rumah, memasak, dan masih banyak lagi aktivitas postif yang lain tanpa cemas muncul panggilan masuk atau notifikasi dari beragam account sosial media kita.
Artikel Terkait
Artikel Lainnya